TRIBUNNEWSBOGOR.COM - Penarik becak, Abah Yanto (70) punya harapan tersendiri di momen Hari Jadi Bogor (HJB) ke-544 tahun 2026.
Namun sebagai orang Bogor asli tentunya dia juga berharap Bogor semakin maju ke depannya.
"Ya Bogor makin maju lah," kata Abah Yanto kepada TribunnewsBogor.com, Selasa (1/6/2026).
Di sisi lain, Yanto juga berharap ada perhatian soal penarik becak di Kota Bogor.
Karena semakin hari, penarik becak di Kota Bogor semakin perlahan menghilang.
Hal itu terjadi karena pendapatannya yang kini kian sulit ditambah usianya juga tak lagi muda untuk mengayuh becak.
Dia berharap bisa mendapat bantuan upgrade becak menjadi becak motor.
Sehingga dia bisa mendapatkan peluang pendapatan harian lebih baik dibanding becak tradisional yang sepi peminat.
Yanto mendengar bahwa memang kabarnya bakal ada bantuan Presiden soal becak dengan mesin bertenaga listrik.
"Saya denger kabar katanya Pak Presiden mau ngasih yang pakai motor," kata Yanto warga Cemplang Bogor ini.
Yanto berharap, program pemerintah itu bisa berjalan dan membantunya yang merupakan penarik becak lanjut usia.
"Jadi kalau jauh (bawa penumpang), lewat tanjakan situ bisa tahan," kata Yanto yang jadi penarik becak sejak tahun 1960-an ini.
"Sekarang mah saya juga engap-engapan, untung penumpangnya pada sabar, karena ngelihat saya udah aki-aki," imbuhnya.
Terpantau, Abah Yanto, merupakan salah satu penarik becak yang masih bertahan mangkal di kawasan Simpang Air Mancur, Kota Bogor.
Namun, becak yang mangkal di kawasan Taman Air Mancur ini terpantau tidak banyak.
Menurut Abah Yanto, banyak penarik becak rekannya yang sudah beralih profesi, terkendala usia lanjut, hingga ada yang sudah wafat.
Sehingga penarik becak di kawasan itu yang dulu mencapai puluhan orang, kini hanya tersisa dua orang penarik becak.