FLO DKI Jakarta Harap Kepemimpinan Syafrin Liputo Perkuat Pelayanan dan Pembangunan di Jaksel
Feryanto Hadi June 02, 2026 08:33 PM

 

JAKARTA, WARTAKOTALIVE.COM – Ketua Forum Lintas Ormas (FLO) DKI Jakarta, Juaini Yusuf, menyambut positif serah terima jabatan (sertijab) Wali Kota Jakarta Selatan dari M Anwar kepada Syafrin Liputo yang berlangsung pada hari ini.

Menurut Juani, pergantian kepemimpinan merupakan bagian dari dinamika pemerintahan yang harus dimaknai sebagai momentum untuk melanjutkan berbagai program pembangunan sekaligus menghadirkan inovasi demi meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.

Ia mengapresiasi kontribusi yang telah diberikan M Anwar selama memimpin Jakarta Selatan.

Berbagai program pembangunan, penataan wilayah, hingga pelayanan publik yang telah berjalan diharapkan dapat menjadi fondasi bagi kepemimpinan berikutnya.

"Kami mengucapkan terima kasih kepada Bapak M Anwar atas dedikasi dan pengabdiannya selama memimpin Jakarta Selatan. Banyak capaian yang telah dirasakan masyarakat dan tentu menjadi modal penting untuk pembangunan ke depan," kata Juaini Yusuf, Selasa (2/6/2026).

Juaini juga menyampaikan ucapan selamat kepada Syafrin Liputo yang resmi mengemban amanah sebagai Wali Kota Jakarta Selatan.

Menurutnya, Jakarta Selatan merupakan wilayah yang memiliki karakteristik masyarakat yang beragam serta tantangan pembangunan yang kompleks.

Karena itu, diperlukan kepemimpinan yang mampu merangkul seluruh elemen masyarakat dan menjaga sinergi dengan berbagai pihak.

"Jakarta Selatan adalah wilayah yang terus berkembang. Dibutuhkan kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, tokoh agama, tokoh pemuda, organisasi kemasyarakatan, dan seluruh pemangku kepentingan agar pembangunan berjalan optimal," ujarnya.

Sebagai organisasi yang menaungi berbagai elemen masyarakat, FLO DKI Jakarta menyatakan siap mendukung program-program pemerintah yang berorientasi pada kepentingan warga.

Juaini berharap kepemimpinan Syafrin Liputo dapat memperkuat kualitas pelayanan publik, mempercepat penyelesaian persoalan lingkungan, meningkatkan pemberdayaan masyarakat, serta menjaga kondusivitas wilayah.

Ia juga menilai pembangunan tidak hanya diukur dari infrastruktur, tetapi juga dari kemampuan pemerintah menghadirkan rasa aman, nyaman, dan kebersamaan di tengah masyarakat.

"Harapan kami, Jakarta Selatan semakin maju, semakin tertata, dan semakin humanis. Masyarakat harus merasakan langsung manfaat dari setiap program pemerintah yang dijalankan," katanya.

Juani mengajak seluruh warga Jakarta Selatan untuk mendukung kepemimpinan baru dengan menjaga persatuan, memperkuat semangat gotong royong, serta aktif berpartisipasi dalam pembangunan lingkungan masing-masing.

"Mari kita jadikan momentum sertijab ini sebagai awal yang baik untuk bersama-sama membangun Jakarta Selatan yang lebih maju, aman, nyaman, dan sejahtera bagi seluruh masyarakat," tuturnya.

Menurut Juani, keberhasilan pembangunan daerah tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah semata, melainkan membutuhkan dukungan dan keterlibatan seluruh elemen masyarakat.

"Dengan kebersamaan dan kolaborasi yang baik, kami optimistis Jakarta Selatan akan terus berkembang menjadi wilayah yang semakin membanggakan bagi warganya maupun bagi DKI Jakarta secara keseluruhan," pungkasnya.

Empat prioritas

Usai acara sertijab, Syafrin Liputo memaparkan empat prioritas utama yang akan menjadi fokus dalam 100 hari kerja pertamanya setelah resmi memimpin Pemerintah Kota (Pemkot) Jakarta Selatan.

Empat program prioritas tersebut meliputi penataan kawasan dan lingkungan, pengendalian banjir, penataan lokasi usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), serta penanganan kemacetan di sejumlah titik wilayah Jakarta Selatan.

Hal itu disampaikan Syafrin usai mengikuti serah terima jabatan (sertijab) dari Wali Kota Jakarta Selatan sebelumnya, Muhamad Anwar, yang memasuki masa purna tugas, di Kantor Wali Kota Jakarta Selatan, Selasa (2/6/2026).

"Tentu, program Bapak Gubernur dalam 100 hari ke depan yang pertama adalah kami akan terus berupaya menyelesaikan hal-hal terkait penataan kawasan dan lingkungan," kata Syafrin di halaman Kantor Wali Kota Jakarta Selatan.

Ia menegaskan, berbagai program pembangunan yang telah berjalan dengan baik akan terus dilanjutkan sesuai arahan Gubernur DKI Jakarta.

"Selanjutnya, sesuai amanah Bapak Gubernur, saya tentu akan terus melanjutkan program-program yang sudah ditetapkan oleh Bapak Gubernur untuk wilayah Jakarta Selatan," ujarnya.

Menurut Syafrin, keberhasilan pembangunan tidak dapat dicapai hanya oleh pemerintah. Karena itu, pihaknya akan mengedepankan kolaborasi melalui pendekatan Pentahelix yang melibatkan unsur pemerintah, akademisi, dunia usaha, komunitas, dan media.

"Hal-hal yang sudah baik akan kita pertahankan, bahkan terus kita tingkatkan. Tentu dalam hal ini kami tidak bisa bekerja sendiri, melainkan harus bekerja secara kolektif kolegial," tuturnya.

Ia menambahkan, seluruh pemangku kepentingan harus bergerak bersama dalam menyelesaikan berbagai persoalan di Jakarta Selatan.

"Jadi, bagaimana seluruh unsur bergerak bersama, dan kemudian kita berupaya menyelesaikan seluruh permasalahan dengan prinsip solusi yang bermanfaat untuk seluruh masyarakat Jakarta Selatan," jelasnya.

Selain penataan kawasan dan lingkungan, Syafrin juga menaruh perhatian pada perbaikan lokasi-lokasi UMKM agar semakin tertata dan mampu mendukung pertumbuhan ekonomi masyarakat.

Di bidang kebencanaan, pengendalian kawasan rawan banjir menjadi salah satu fokus yang akan segera dikoordinasikan dengan organisasi perangkat daerah (OPD) terkait.

"Kami juga memprioritaskan pengendalian kawasan-kawasan yang rawan banjir. Hal ini akan kami koordinasikan dengan OPD terkait mengenai penanganannya," katanya.

Sementara itu, persoalan kemacetan yang masih terjadi di sejumlah ruas jalan Jakarta Selatan juga masuk dalam daftar prioritas. Syafrin mengatakan akan berkoordinasi dengan berbagai pemangku kepentingan guna mencari solusi yang efektif untuk mengurangi kepadatan lalu lintas.

"Prioritas berikutnya adalah target penanganan wilayah-wilayah yang masih padat lalu lintasnya atau titik kemacetan di Jakarta Selatan. Ini juga akan kami koordinasikan bersama seluruh pemangku kepentingan yang ada, sehingga paling tidak kita bisa mengurangi permasalahan tersebut," ujarnya.

Syafrin juga berkomitmen memperkuat komunikasi dengan masyarakat guna mengetahui berbagai persoalan yang dihadapi warga sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan publik.

Pada kesempatan itu, Syafrin turut menyampaikan apresiasi kepada Muhamad Anwar atas dedikasi dan pengabdiannya selama memimpin Jakarta Selatan.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.