Dicanangkan Sejak 2012, Biaya Pembangunan Dermaga Pelabuhan Tanjung Kalian Mentok Puluhan Miliar
Ardhina Trisila Sakti June 02, 2026 08:40 PM

BANGKAPOS.COM, BANGKA — Pembangunan dermaga 2 atau dermaga baru Pelabuhan Tanjung Kalian Mentok bakal dilakukan groundbreaking atau peletakan batu pertama pada bulan ini.

Direncanakan, groundbreaking dilaksanakan pada pekan kedua bulan Juni 2026 dan dihadiri langsung oleh Gubernur Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Hidayat Arsani.

Dermaga 2 tersebut dibangun dengan spesifikasi mirip dengan dermaga 1, atau dermaga yang ada dan beroperasional saat ini.

GM PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) Pelabuhan Tanjung Kalian Mentok, Agustinus Cahyo mengatakan pembangunan dermaga itu bakal dilakukan di lahan milik ASDP tanpa menggunakan lahan aset Pemda Bangka Barat.

Konstruksi bangunan dimulai pada bagian tengah dermaga perlintasan sehingga nantinya terdapat dua dermaga yang membentuk letter U.

“Kita tidak ada memakai lahan Pemda, nanti dermaga 2 itu berdirinya di atas wilayah ASDP Cabang Bangka (Pelabuhan Tanjung Kalian Mentok-red),” kata Cahyo, Selasa (2/6/2026).

Soal biaya pembangunan dermaga 2, dia menyebut bahwa proyek itu menggunakan APBN dengan nilai anggaran puluhan miliar rupiah.

“Pembangunan ini murni dari ASDP,” ujarnya.

Cahyo mengatakan pembangunan dermaga 2 Pelabuhan Tanjung Kalian Mentok pada dasarnya sudah sejak lama dicanangkan, tepatnya sejak 2012-2013 silam.

Hal itu mengingat karena Pelabuhan seberangnya, yakni Pelabuhan Tanjung Api-Api yang sudah memiliki dua dermaga sejak lama.

“Tahun ini baru terealisasi (pembangunan dermaga 2-red). Perjalanan cukup panjang, 10 tahun lebih dan ini betul-betul menggunakan dana murni dari PT ASDP sendiri,” tuturnya.

Cahyo menyebut, ini merupakan komitmen dari PT ASDP untuk memperlancar aktivitas penyebrangan, termasuk saat musim libur atau mudik lebaran tahun depan.

“Soal nilainya (proyek pembangunan-red) ada di pusat, karena ini kan masuk proyek nasional. Kalau ini saya (setau saya-red), sekitar puluhan miliar,” jelasnya.

Lanjut dia, segala proses pembangunan tersebut telah diselesaikan tahun lalu dan tahun ini tinggal dimulai pengerjaannya.

“Jadi kemarin kan lebaran (Idul Fitri-red) Maret, jadi kami belum berani mengerjakan itu. Jadi kan lebih baik setelah itu pengerjaannya,” imbuhnya.

(Bangkapos.com/Arya Bima Mahendra)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.