TRIBUNPADANG.COM, PADANG - Seorang warga menemukan jasad pria tewas tergantung di pohon saat hendak pergi ke ladang di kawasan Suayan Randah, Kecamatan Akabiluru, Kabupaten Limapuluh Kota, Selasa (2/6/2026).
Berdasarkan informasi yang dihimpun TribunPadang.com, jasad pria tersebut ditemukan warga sekira pukul 09.00 WIB.
Wali Nagari Suayan, Irwanul Fuad mengatakan jasad pria tersebut diketahui bernama berinisial AP (33).
"Identitas korban berinisial AP, ia kelahiran 1993," kata Irwanul memberikan keterangan.
Kata dia, jasad korban ditemukan oleh warga bernama Sapar saat hendak pergi ke ladang di Suayan Randah.
Kemudian, warga tersebut melihat jasad korban bernama Ari Purnomo sudah tergantung di batang pohon.
Baca juga: Seorang Pria di Akabiluru Limapuluh Kota Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon
"Tadi pagi kurang lebih pukul 09.00 WIB, warga bernama Sapar ingin ke ladang, terus menemukan korban sudah tergantung di pohon," bebernya.
Setelah itu, jasad korban dievakuasi oleh warga ke dalam ambulans untuk dibawa ke rumah duka.
Atas meninggalnya korban, pihak keluarga sudah membuat surat pernyataan dan tidak dilakukan proses otopsi.
"Pihak keluarga sudah menerima kematian korban, tadi sudah dibuat surat dan diberikan ke kepolisian," jelasnya.
Saat ini, korban belum disemayamkan lantaran masih menunggu pihak keluarga yang berada di rantau pulang ke rumah.
"Belum disemayamkan, kemungkinan besok pagi, karena masih menunggu tujuh orang keluarganya dari rantau," sebutnya.
Baca juga: Lewat Pelatihan Teknisi AC di Padang, Harapan Baru Mantan Napiter untuk Reintegrasi Sosial
Penemuan ini beredar di media sosial Instagram @payakumbuhkini dan sudah diposting selama tiga jam lalu, saat dikutip TribunPadang.com pukul 17.58 WIB.
Video tersebut menampilkan warga secara beramai-ramai mengevakuasi jasad pria tersebut menggunakan tandu sederhana dari sebilah kayu.
Jasad pria itu digotong menggunakan kain sarung berwarna kuning, dan warga terlihat mengevakuasi ke dalam ambulans.
Sementara warga lainnya tampan ramai menyaksikan proses evakuasi jasad pria tersebut.
Baca juga: Lewat Pelatihan Teknisi AC di Padang, Harapan Baru Mantan Napiter untuk Reintegrasi Sosial
Selain itu, pihak kepolisian juga datang di lokasi. Sedangkan beberapa warga lainnya juga merekam proses evakuasi.
Camat Akabiluru, Yalbaku Javino membenarkan terkait penemuan jasad pria yang tergantung pada sebuah pohon di Suayan Randah tersebut.
"Benar, kita dapat informasinya memang ada penemuan mayat pria tergantung di Suayan Randah," kata Javino saat dikonfirmasi TribunPadang.com.
Ia menjelaskan, mayat itu ditemukan oleh warga dan sudah dievakuasi. Akan tetapi, untuk informasi lebih lengkapnya ia mengaku belum mengetahuinya.
"Saya baru dapat informasi penemuannya memang hari ini, tidak tahu pukul berapa," ujarnya.
Baca juga: Gerebek Lokasi Tambang Emas Ilegal di Supayang, Polres Solok Bakar Pondok Milik Pelaku
Sedangkan untuk kronologi kejadian, Javino juga belum mendapatkan informasi pastinya.
Hanya saja, pria yang ditemukan tewas tergantung di pohon itu merupakan warga sekitar, namun kartu tanda penduduk (KTP) korban masih terdata di Jakarta.
"Korban warga setempat, tapi KTP miliknya masih terdata di Jakarta. Dia baru pulang dari rantau, tetapi berapa lama di rumah saya tidak tahu pasti," tambahnya.(*)