Tahu dari Kakak, Curhat Wanita yang Diteror Mantan Pacar di Palembang karena Foto Tanpa Busana
Refly Permana June 02, 2026 10:27 PM

 

SRIPOKU.COM, PALEMBANG – HDP (26) trauma, wanita muda asal Kabupaten OKI ini dihantui rasa takut dan cemas karena foto pribadinya terancam tersebar.

Meski sudah memberikan uang Rp3 juta atas permintaan pelaku berinisial MAH yang merupakan mantan pacarnya, rasa takut itu tetap tidak hilang.

Ia lalu melaporkan peristiwa tersebut ke Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polrestabes Palembang pada Senin (1/6/2026) siang.

"Saya sudah mengalami kerugian sekitar Rp3 juta agar terlapor tidak menyebarluaskan foto pribadi saya," kata HDP.

Baca juga: Foto Tanpa Busana Disebar Mantan Pacar, Wanita Asal OKI Lapor ke Polrestabes Palembang

Peristiwa tersebut terjadi pada 31 Mei 2026, sekitar pukul 15.10 WIB di kawasan Jalan Tengkuruk Permai, Kelurahan 16 Ilir, Kecamatan Ilir Timur I, Palembang.

Selain kerugian materi, korban juga merasa nama baiknya tercemar dan mengalami tekanan psikologis akibat ancaman penyebaran konten pribadi itu.

"Saya merasa dirugikan baik secara materi maupun nama baik. Karena itu saya datang ke Polrestabes Palembang untuk membuat laporan polisi agar kasus ini diproses sesuai hukum yang berlaku," tegasnya.

Kepada petugas, korban mengaku mengalami tekanan dan ancaman setelah terlapor diduga menyebarkan foto dirinya tanpa busana kepada keluarga serta orang-orang terdekatnya melalui aplikasi WhatsApp.

Tidak hanya itu, korban mengaku terlapor juga mengancam akan menyebarluaskan foto tersebut ke media sosial, keluarga, dan teman-temannya apabila ia tidak memberikan sejumlah uang yang diminta.

Baca juga: Foto-foto Jemaah Haji Kloter Pertama Debarkasi Palembang Tiba di Bandara SMB II Palembang

"Pelaku mengancam, jika saya tidak mengirimkan uang, foto-foto itu akan disebarkan lebih luas," kata korban.

Menurut korban, aksi terlapor tidak berhenti sampai di situ.

Pelaku bahkan diduga menghubungi sejumlah anggota keluarga dan teman dekat korban dengan mengatasnamakan dirinya untuk meminta uang.

"Dia juga menghubungi keluarga dan teman-teman saya, lalu meminta sejumlah uang dengan mengatasnamakan saya," katanya.

Sementara itu, KA SPKT Polrestabes Palembang Iptu Sugriwa melalui Pamapta Ipda Tamia Ramadhany membenarkan adanya laporan korban terkait pemerasan dan laporan sudah diterima.

"Laporan akan segera kami teruskan ke Satreskrim Polrestabes Palembang untuk penyelidikan lebih lanjut," tutupnya.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.