PENYEBAB Dadan Hindayana Dicopot dari Kepala BGN dan 2 Wakilnya, Diduga Jual-Beli dapur MBG?
Ilham Fazrir Harahap June 03, 2026 12:27 AM

TRIBUN-MEDAN.com - Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) RI, Prasetyo Hadi, membeberkan penyebab mengapa Presiden Prabowo Subianto mencopot Dadan Hindayan dari kepala Badan Gizi Nasional (BGN). 

Presiden mengganti posisi Dadan Hindayana yang tadinya Kepala BGN digantikan oleh wakilnya, Nanik Sudaryati Deyang. 

Dadan Hindayana yang dilantik pada Agustus 2024, beserta dua wakilnya, Lodewyk Pusung dan Soni Sanjaya kini dicopot dari jabatannya, Selasa (2/6/2026).

Adapun posisi wakil kepala kini diisi oleh dua pejabat baru, yakni Agustina Arumsari dan Mayjen Eddy Trenggono.

Baca juga: PRABOWO Copot Kepala BGN Dadan Hindayana Setelah Santap MBG di SMPN 111 Jakarta

Ketika disinggung soal alasan ketiga pimpinan BGN dicopot, Prasetyo Hadi pun memberikan sejumlah catatan. 

Menurutnya, keputusan pencopotan Kepala BGN sudah melalui proses monitoring dan evaluasi selama hampir satu setengah tahun terakhir. 

Namun, memang ada sejumlah pertimbangan, termasuk soal kedisiplinan dalam menjalankan SOP (Standar Operasional Prosedur) tata kelola makanan.

"Tentunya selama 1 setengah tahun melakukan monitoring dan evaluasi, banyak catatan-catatan yang kemudian itu menjadi dasar pertimbangan oleh Bapak Presiden untuk melakukan pergantian ini dengan harapan catatan-catatan tersebut dapat segera untuk kita perbaiki."

Baca juga: Terpaksa Pindah Sekolah saat Naik Kelas , SD Negeri di Simalungun Hanya Miliki Dua Ruang Kelas 

"Ada yang berkenaan dengan masalah kedisiplinan dalam menjalankan SOP."

"Ada yang berkenaan dengan masalah kedisiplinan dalam menjalankan tata kelola termasuk kedisiplinan di dalam menjaga kualitas dari makanan yang seharusnya sudah ditetapkan oleh Badan Gizi Nasional," kata Mensesneg.

Beberapa hal tersebut, lanjut Prasetyo Hadi menjadi dasar pertimbangan dalam 1,5 tahun ini.

Oleh sebab itu, ia berharap tiga pimpinan BGN yang baru dapat menjalankan tugas dan fungsinya dengan sebaik-baiknya.

Dalam kesempatan yang sama, Prasetyo Hadi juga menanggapi pertanyaan mengenai kabar Dadan dicopot karena diduga melakukan jual-beli dapur program makan bergizi gratis (MBG). 

Isu ini pun beredar kuat di kalangan awak media setelah pencopotan tersebut.

Baca juga: Penyambutan Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga dengan Adat Pakpak

Terkait hal tersebut, Prasetyo Hadi mengatakan pihaknya masih melakukan audit internal terkait dugaan Dadan melakukan jual-beli dapur MBG.

“Semua sedang dalam proses audit internal. itu adalah bagian.. Sekali lagi kami sampaikan, bagian dari monitoring dan evaluasi terus menerus yang kita lakukan,” ungkapnya. 

Wakil Ketua Umum Partai Gerindra itu, mengatakan pengusutan ini dilakukan agar BGN dapat melakukan tugasnya dengan baik.

(Tribun-Medan.com)

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.