Binjai City SC Raih Kemenangan Perdana, Jaga Asa Lolos Grup Liga 4 Piala Presiden 2026
Truly Okto Hasudungan Purba June 03, 2026 12:55 AM

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Binjai City Sport Club berhasil meraih kemenangan perdana pada putaran nasional Liga 4 Piala Presiden 2026 setelah menaklukkan Persipegaf dengan skor meyakinkan 5-1 di Stadion Sultan Agung, Yogyakarta, Selasa (2/6).

Kemenangan besar tersebut menjadi momentum penting bagi wakil Sumatera Utara itu untuk menjaga peluang lolos dari fase Grup G. Setelah gagal meraih hasil maksimal pada laga sebelumnya, Binjai City mampu bangkit dan menunjukkan performa yang jauh lebih efektif saat menghadapi Persipegaf.

Lima gol kemenangan Binjai City dicetak melalui penampilan gemilang Dinan dan Hibul yang masing-masing menyumbangkan dua gol. Sementara satu gol lainnya disumbangkan oleh Reza untuk melengkapi pesta gol tim berjuluk Laskar Rambutan  tersebut.

Sejak awal pertandingan, Binjai City tampil lebih percaya diri dan mampu mengontrol jalannya laga. Para pemain terlihat bermain lebih terorganisir dibandingkan pertandingan sebelumnya. Evaluasi yang dilakukan tim pelatih dan manajemen usai laga pertama terbukti memberikan dampak positif terhadap performa tim di lapangan.

Manajer Binjai City Sport Club, Ferdy Yupa, mengungkapkan kemenangan ini tidak terlepas dari proses evaluasi menyeluruh yang dilakukan tim setelah pertandingan sebelumnya.

Menurut Ferdy, para pemain sempat mengalami kesulitan beradaptasi pada laga perdana sehingga melakukan sejumlah kesalahan yang berujung pada hasil yang kurang memuaskan. Namun, seluruh kekurangan tersebut kemudian dibedah melalui analisis video pertandingan.

"Seperti yang saya sampaikan sebelumnya, kami belajar dari pertandingan pertama. Saat itu pemain memang belum terlalu beradaptasi sehingga ada beberapa kesalahan yang terjadi. Setelah kami evaluasi dan melihat rekaman pertandingan, kami mengetahui di mana letak kekurangan kami dan langsung melakukan perbaikan," ujar Ferdy.

Ia menjelaskan, selain mengevaluasi permainan sendiri, tim pelatih juga mempelajari permainan Persipegaf melalui rekaman pertandingan mereka sebelumnya. Langkah tersebut membantu Binjai City memahami karakter permainan lawan dan menyusun strategi yang lebih tepat.

"Pada pertandingan pertama kami sama-sama belum mengetahui kekuatan lawan. Tetapi setelah itu kami melihat pertandingan Persipegaf dan mempelajari kekuatan mereka. Dari situ kami bisa menentukan strategi dan menempatkan pemain sesuai kelebihan masing-masing, termasuk dalam penerapan penjagaan man to man," katanya.

Hasilnya, Binjai City tampil lebih efektif dan mampu memaksimalkan peluang yang didapat menjadi gol. Kemenangan telak 5-1 pun menjadi bukti keberhasilan tim dalam melakukan pembenahan dalam waktu singkat. 

Baca juga: Piala Presiden 2026 Dikabarkan Mundur, PSMS Medan Punya Peluang Jadi Tuan Rumah

Fokus Laga Berikut

MESKI meraih kemenangan besar, Ferdy menegaskan perjuangan tim masih belum selesai. Binjai City kini harus mengalihkan fokus ke laga berikutnya menghadapi Unaaha FC yang dijadwalkan berlangsung pada Jumat (5/6).

Menurutnya, pertandingan tersebut akan menjadi laga krusial karena kedua tim sama-sama membutuhkan kemenangan untuk menjaga peluang lolos ke fase berikutnya. "Kami akan habis-habisan di pertandingan selanjutnya. Unaaha FC tentu sangat diuntungkan karena berstatus tuan rumah. Kami sudah mulai melihat dan mengevaluasi kekuatan mereka, tetapi saat ini pemain masih fokus recovery. Besok baru kami membahas lebih detail mengenai persiapan pertandingan," ujarnya.

Ferdy menyadari laga melawan Unaaha FC tidak akan berjalan mudah. Dukungan suporter tuan rumah diperkirakan menjadi salah satu faktor yang harus diantisipasi oleh para pemain Binjai City.

Meski demikian, ia tetap optimistis timnya mampu meraih hasil positif. Kemenangan atas Persipegaf disebut telah meningkatkan kepercayaan diri para pemain menjelang pertandingan penting tersebut. "Pada pertandingan berikutnya kami tidak boleh kalah. Kami harus siap dan harus menang. Tim lawan juga pasti mengincar kemenangan untuk lolos. Namun dengan kondisi mental pemain yang sekarang jauh lebih baik, kami tetap optimistis bisa lolos dari fase grup," katanya.

Ferdy menambahkan, secara teknis tidak banyak hal yang perlu diperbaiki dalam tim saat ini. Fokus utama yang harus dijaga adalah mental dan kepercayaan diri pemain agar tetap stabil ketika menghadapi tekanan pertandingan, terutama saat bermain menghadapi tim tuan rumah.

"Sebenarnya tidak banyak yang perlu diperbaiki. Yang paling penting sekarang adalah menjaga mental para pemain. Unaaha memiliki keuntungan dengan dukungan suporter yang akan menjadi pemain ke-12 mereka. Karena itu kami harus siap secara mental dan tetap fokus sepanjang pertandingan," pungkasnya. (cr29/Tribun-Medan.com)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.