Langkah Tegas Prabowo, Lengserkan Dadan Hindayana dari Kepala BGN, Masalah Kualitas Makanan Disorot
Eri Ariyanto June 03, 2026 01:44 AM

TRIBUNNEWSMAKER.COM - Kebijakan tegas kembali diambil oleh Presiden Prabowo Subianto dalam upaya memperkuat kualitas pelayanan publik di sektor pangan nasional.

Langkah tersebut ditandai dengan pencopotan Dadan Hindayana dari jabatannya sebagai Kepala Badan Gizi Nasional (BGN).

Keputusan ini disebut sebagai respons langsung atas sorotan publik terkait standar kualitas makanan yang dinilai belum optimal.

Sejumlah laporan dan evaluasi internal sebelumnya mengungkap adanya keluhan mengenai mutu serta distribusi pangan yang tidak merata.

Kondisi tersebut dinilai berpotensi mengganggu tujuan utama program peningkatan gizi masyarakat yang sedang digencarkan pemerintah.

Prabowo disebut tidak ingin ada kompromi terhadap aspek kualitas, terutama yang berkaitan dengan kebutuhan dasar masyarakat.

Pergantian pucuk pimpinan di BGN ini juga dipandang sebagai upaya pembenahan menyeluruh terhadap sistem pengelolaan gizi nasional.

Pemerintah menegaskan bahwa evaluasi kinerja akan terus dilakukan untuk memastikan setiap program berjalan sesuai standar yang ditetapkan.

Langkah ini sekaligus menjadi sinyal kuat bahwa reformasi di sektor pangan dan gizi akan terus menjadi prioritas utama ke depan.

Baca juga: BGN Tegaskan Prioritas MBG, Sebut Balita dan Ibu Hamil-Menyusui Jadi Sasaran Utama, Siswa Menyusul

Seperti diketahui, Presiden Prabowo Subianto mencopot Dadan Hindayana dari jabatan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) karena sejumlah alasan, kualitas makanan adalah salah satunya.

“Ada yang berkenaan dengan masalah kedisiplinan dalam menjalankan SOP,” kata Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi di Ruang Sidang Kabinet, Istana Merdeka, Jakarta, Selasa (2/6/2026) malam.

Dadan dinilai bermasalah dalam menjalankan standar operasional prosedur dalam pelaksanaan Makan Bergizi Gratis (MBG), program flagship Prabowo.

“Ada yang berkenaan dengan masalah kedisiplinan dalam menjalankan tata kelola,” lanjut Prasetyo menyebut alasan lain pencopotan Dadan dan kawan-kawan.

Alasan selanjutnya berkenaan dengan kualitas makanan.

“Termasuk kedisiplinan di dalam menjaga kualitas dari makanan yang seharusnya sudah ditetapkan oleh Badan Gizi Nasional,” kata Prasetyo.

KABAR MBG - Kepala BGN Dadan Hindayana saat menghadiri pelantikan pengurus gapembi sumbar di Kota Padang,Sunatera Barat, Rabu (22/4/2026).
KABAR MBG - Presiden Prabowo copot Kepala BGN Dadan Hindayana. (KOMPAS.com/Rahmat Panji)

Masalah-masalah itu telah dipantau Prabowo selama 18 bulan belakangan hingga akhirnya Prabowo mengambil keputusan malam ini.

“Tentunya selama satu setengah tahun melakukan monitoring dan evaluasi, banyak catatan-catatan yang kemudian itu menjadi dasar pertimbangan oleh Bapak Presiden untuk melakukan pergantian ini dengan harapan catatan-catatan tersebut dapat segera untuk kita perbaiki,” kata Prasetyo.

Siapa saja yang dicopot Prabowo?

Adapun personalia struktur kepemimpinan lama yang dicopot Prabowo adalah Kepala BGN Dadan Hindayana, Wakil Kepala BGN Irjen Pol Sony Sonjaya, dan Wakil Kepala BGN Mayjen TNI (Purn) Lodewyk Pusung.

“Selama kurang lebih hampir satu setengah tahun melakukan monitoring, melakukan evaluasi, maka pada hari ini, Selasa, tanggal 2 Juni 2026, Bapak Presiden mengambil keputusan untuk melakukan pergantian pimpinan Badan Gizi Nasional,” kata Prasetyo.

Siapa penggantinya?

Begini struktur pimpinan BGN yang baru berdasarkan penjelasan Prasetyo Hadi:

- Kepala BGN: Nanik Sudaryanti Deyang

- Wakil Kepala BGN: Agustina Arumsari

- Wakil Kepala BGN: Mayjen TNI Trenggono

(TribunNewsmaker.com/Kompas.com)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.