Warga Peunayong, Banda Aceh digemparkan dengan penemuan sesosok mayat laki-laki tanpa identitas di toilet Masjid Peunayong, Selasa (2/6/2026) sore sekitar pukul 17.00 WIB.
Penemuan ini bermula dari bau menyengat yang tercium di sekitar area masjid, sehingga pengurus memutuskan mendobrak pintu toilet.
Di dalam toilet, ditemukan seorang pria dalam posisi tersungkur di lantai WC jongkok dengan luka parah di kepala akibat benturan dinding beton.
Menurut personel Pusdalops BPBA, Fauzan, korban diduga terjatuh saat buang air besar (BAB).
“Ada bekas kucuran darah yang cukup banyak di kepala korban,” ujarnya.
Korban diperkirakan berusia sekitar 50 tahun, dan tidak membawa identitas apapun.
Dari kondisi tubuh yang sudah membengkak dan kulit terkelupas, diperkirakan ia meninggal tiga hingga empat hari sebelum ditemukan.
Wajah korban sulit dikenali karena tertutup darah yang telah mengering.
Pengurus masjid segera melaporkan kejadian tersebut kepada Keuchik Peunayong dan diteruskan ke Polsek Kuta Alam.
Tim Inafis bersama aparat kepolisian langsung mendatangi lokasi untuk melakukan olah TKP.
Tak lama kemudian, ambulans PMI Banda Aceh mengevakuasi jasad korban ke RSUDZA untuk pemeriksaan lebih lanjut.
Fauzan yang ikut mengangkat jasad korban menyebut, kondisi tubuh sudah rusak parah saat ditemukan.
“Kondisinya sudah mulai membengkak, kulit terkelupas, wajah sulit dikenali,” katanya.
Hingga kini, pihak kepolisian masih menyelidiki kasus ini untuk mengungkap identitas korban serta memastikan penyebab kematian.
Penemuan mayat misterius ini menimbulkan keprihatinan warga sekitar.
Masjid Peunayong yang biasanya ramai kini menjadi lokasi penuh tanda tanya.
Aparat berharap masyarakat yang merasa kehilangan anggota keluarga segera melapor agar identitas korban bisa diketahui.
Kasus ini menegaskan pentingnya kewaspadaan di ruang publik, termasuk rumah ibadah.
Pihak Kepolisian berkomitmen menindaklanjuti temuan tersebut secara menyeluruh.
Sementara masyarakat diminta tetap tenang dan menunggu hasil penyelidikan resmi.(*)