Paket Pekerjaan Belum Berproses, Pemkab Ketapang Percepat Tahapan Pengadaan Evaluasi Semester I 2026
Madrosid June 03, 2026 10:28 AM

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, KETAPANG – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ketapang menggelar rapat evaluasi Semester I Tahun 2026 dengan fokus utama pada capaian program pembangunan dan progres pengadaan barang dan jasa di lingkungan pemerintah daerah.

Rapat yang berlangsung pada Selasa 2 Juni 2026, itu dipimpin langsung oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Ketapang, Repalianto, dan dihadiri kepala perangkat daerah, pejabat pengelola kegiatan, serta sejumlah pihak terkait lainnya.

Evaluasi tersebut dilakukan untuk mengukur sejauh mana pelaksanaan program dan kegiatan yang telah direncanakan sejak awal tahun berjalan, sekaligus mengidentifikasi berbagai kendala yang masih dihadapi masing-masing perangkat daerah.

Dalam arahannya, Repalianto menegaskan bahwa evaluasi semester pertama memiliki peran strategis sebagai bahan penilaian terhadap capaian kinerja pemerintah daerah selama enam bulan pertama tahun anggaran.

Baca juga: Pesan Menyentuh Bupati Ketapang di Gawai Dayak: Jangan Jadi Penonton di Tanah Warisan Leluhur

Melalui evaluasi ini, pemerintah dapat melihat perkembangan pelaksanaan kegiatan, tingkat pencapaian target program, hingga berbagai hambatan yang berpotensi mengganggu realisasi pembangunan daerah.

"Evaluasi ini sangat penting bagi kita semua. Melalui evaluasi semester pertama, kita dapat melihat sejauh mana progres pelaksanaan kegiatan, hambatan yang dihadapi, serta langkah-langkah yang perlu dilakukan agar target pembangunan daerah dapat tercapai hingga akhir tahun," ujar Repalianto.

Menurutnya, hasil evaluasi juga menjadi dasar dalam menentukan strategi percepatan program agar seluruh target pembangunan yang telah ditetapkan dapat direalisasikan secara maksimal.

Selain membahas capaian program, rapat evaluasi juga menyoroti progres pengadaan barang dan jasa yang dinilai masih memerlukan percepatan di sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD).

Berdasarkan paparan yang disampaikan dalam rapat, masih terdapat beberapa paket pekerjaan yang belum memasuki tahapan pengadaan. Sebagian lainnya masih berada pada tahap administrasi dan persiapan teknis.

Kondisi tersebut menjadi perhatian serius pemerintah daerah karena pengadaan barang dan jasa merupakan salah satu faktor penting dalam mendukung kelancaran pelaksanaan pembangunan dan penyerapan anggaran.

Jika proses pengadaan terlambat, maka pelaksanaan kegiatan pembangunan berpotensi mengalami keterlambatan yang dapat berdampak pada rendahnya realisasi anggaran hingga akhir tahun.

Pemkab Ketapang ingkat pentingnya disipilin jadwal pengadaan barag dan jawa.

Untuk itu, Sekda Ketapang menegaskan seluruh perangkat daerah harus memastikan setiap tahapan pengadaan berjalan sesuai jadwal yang telah ditetapkan.

Ia mengingatkan bahwa keterlambatan proses pengadaan tidak hanya memengaruhi pelaksanaan program, tetapi juga berisiko menghambat pencapaian target pembangunan daerah.

"Kita harus memastikan setiap tahapan berjalan sesuai jadwal. Jangan sampai pengadaan terlambat karena akan berdampak pada pelaksanaan kegiatan dan serapan anggaran di akhir tahun," tegasnya.

Repalianto juga meminta seluruh OPD untuk memperkuat koordinasi dan melakukan langkah-langkah percepatan terhadap paket pekerjaan yang masih tertunda.

Dorong Penyerapan Anggaran

Melalui evaluasi Semester I Tahun 2026 ini, Pemkab Ketapang berharap seluruh perangkat daerah dapat meningkatkan kinerja, memperkuat koordinasi antarinstansi, serta mempercepat penyelesaian proses pengadaan barang dan jasa.

Langkah tersebut dinilai penting untuk memastikan target pembangunan daerah berjalan sesuai rencana, meningkatkan efektivitas serapan anggaran, serta memberikan pelayanan yang optimal kepada masyarakat hingga akhir tahun 2026.

Dengan evaluasi yang dilakukan secara berkala, pemerintah daerah optimistis berbagai program prioritas dapat direalisasikan tepat waktu dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Kabupaten Ketapang.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.