Diduga Rem Blong, Truk CPO Tabrak Motor di Pasangkayu, Pasutri Dilarikan ke Puskesmas
Nurhadi Hasbi June 03, 2026 02:47 PM

 

TRIBUN-SULBAR.COM, PASANGKAYU - Sebuah truk pengangkut crude palm oil (CPO) diduga mengalami rem blong hingga menabrak sepeda motor yang dikendarai pasangan suami istri di Jalan Poros Desa Karya Bersama, Kecamatan Pasangkayu, Kabupaten Pasangkayu, Sulawesi Barat, Rabu (3/6/2026) sekitar pukul 12.00 WITA.

Akibat kecelakaan tersebut, kedua pengendara motor mengalami luka-luka dan harus dilarikan ke puskesmas untuk mendapatkan penanganan medis.

Berdasarkan informasi yang dihimpun di lokasi kejadian, truk CPO yang melaju dari arah utara menuju selatan menabrak bagian belakang sepeda motor Honda CG berwarna hitam bernomor polisi DC 2972 yang berada di depannya.

Baca juga: Truk CPO Tabrak Motor di Karya Bersama Pasangkayu, Pasutri Terluka Dilarikan ke Puskesmas

Baca juga: Usai Dicopot, Eks Kepala BGN Dadan Hidayana Dikabarkan Dijemput Kejagung Subuh Hari

Benturan keras membuat pengendara motor bersama istrinya terjatuh dan sempat terseret beberapa meter di badan jalan.

Sang istri mengalami luka pada bagian kepala, sedangkan suaminya mengalami luka pada bagian tangan dan sejumlah luka lecet akibat gesekan dengan aspal.

Meski terluka, korban laki-laki masih dalam kondisi sadar saat dievakuasi warga.

"Korbannya masih sadar waktu ditanya warga sebelum dibawa ke puskesmas," ujar Anto, warga yang berada di lokasi kejadian.

Kerusakan Kendaraan dan Dugaan Gangguan Rem

Selain menimbulkan korban luka, kecelakaan tersebut juga menyebabkan kerusakan pada kedua kendaraan yang terlibat.

Bagian depan sepeda motor Honda CG mengalami kerusakan cukup parah. Stang sebelah kiri patah dan sejumlah komponen di bagian depan rusak akibat benturan.

Sementara itu, truk CPO mengalami kerusakan pada lampu depan sebelah kiri yang pecah.

Menurut keterangan sopir truk kepada warga, kecelakaan diduga terjadi akibat gangguan pada sistem pengereman kendaraan.

Sopir mengaku rem truk mendadak tidak berfungsi saat kendaraan sedang melaju sehingga tidak dapat menghindari sepeda motor yang berada di depannya.

"Remnya tidak berfungsi, jadi tidak bisa dikendalikan lagi," kata sopir truk.

Peristiwa tersebut sempat mengundang perhatian warga dan pengguna jalan yang melintas. Arus lalu lintas di sekitar lokasi juga sempat melambat saat proses evakuasi korban berlangsung.

Korban diketahui merupakan warga Kecamatan Baras, Kabupaten Pasangkayu.

Sementara itu, Kanit Lantas Polres Pasangkayu, Ipda Sukri Lona, saat dikonfirmasi mengatakan pihaknya akan menurunkan anggota piket ke lokasi untuk melakukan penanganan dan penyelidikan lebih lanjut.

"Kami akan menurunkan anggota piket ke lokasi untuk melakukan pengecekan dan penanganan," ujar Ipda Sukri Lona.

Polisi masih mengumpulkan keterangan saksi dan memeriksa kondisi kendaraan guna memastikan penyebab pasti kecelakaan tersebut. (*)

Laporan Wartawan Tribun-Sulbar.com, Taufan

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.