Laporan Wartawan Tribun-Papua.com, Calvin Louis Erari
TRIBUN-PAPUA.COM, NABIRE - Wakil Menteri Dalam Negeri Ribka Haluk dan Wakil Menteri Pekerjaan Umum Diana Kusumastuti meninjau langsung perkembangan pembangunan Pusat Pemerintahan (Puspem) Provinsi Papua Tengah di kawasan Wanggar, Nabire, pada Rabu (3/6/2026).
Bukan sekadar deretan alat berat atau tumpukan material bangunan yang terlihat, melainkan progres pembangunan Pusat Pemerintahan (Puspem) Provinsi Papua Tengah.
Kunjungan ini bukan sekadar agenda birokrasi, nanum bagi masyarakat setempat, kehadiran para pemimpin ini membawa pesan bahwa perhatian pemerintah pusat begitu nyata untuk tanah Papua.
Didampingi Gubernur Papua Tengah, Meki Nawipa, dan Wakil Gubernur Papua Tengah, Deinas Geley serta jajaran pemerintah provinsi, suasana kunjungan terasa hangat, penuh optimisme akan perubahan yang sedang dirajut
Baca juga: Tribun Network Rayakan Semangat Inovasi Lokal lewat Cita Loka Fest 2026
Saat menatap tegaknya setiap kerangka bangunan yang ada, Ribka tak sekadar melihat beton dan besi.
Bagi dia, ini adalah perwujudan komitmen pemerintah dalam membangun fondasi yang kokoh untuk masa depan masyarakat Papua Tengah.
"Pemerintah daerah sudah menunjukkan konsistensi yang luar biasa," kata Ribka dalam kunjungan tersebut.
Lebih dari sekadar gedung, Ribka juga menekankan pembangunan ini adalah bentuk investasi jangka panjang.
Dia memahami bahwa pembangunan fisik hanyalah sarana, namun tujuan utamanya adalah percepatan kesejahteraan rakyat.
Baca juga: Sambut HUT ke-28, Bank Mandiri Bagikan Paket Makanan Rp1 Lewat QRIS di Jayapura
Infrastruktur yang kini sedang dikerjakan akan menjadi pusat administrasi dan pelayanan publik yang representatif.
"Ini merupakan capaian yang patut diapresiasi karena akan menjadi fondasi bagi kemajuan Papua Tengah ke depan," ujanrya.
Kawasan pusat pemerintahan pemerintahan yang sedang dibangun di Wanggar ini digadang-gadang akan menjadi titik balik kebangkitan daerah.
Dengan adanya pusat pemerintahan yang terintegrasi, koordinasi pembangunan antar wilayah di Papua Tengah akan jauh lebih efektif. Hal ini secara langsung akan memangkas jarak pelayanan yang selama ini sering menjadi tantangan bagi masyarakat di daerah otonom baru.
Baca juga: Demam Piala Dunia 2026 Dongkrak Penjualan Atribut Bola di Timika
Kunjungan ini menjadi pengingat bahwa di balik setiap kebijakan, terdapat keinginan tulus untuk menghadirkan pelayanan yang lebih dekat dan manusiawi bagi masyarakat.
Pembangunan Puspem Papua Tengah bukan hanya tentang bagaimana gedung-gedung indah berdiri, tetapi tentang bagaimana martabat dan kesejahteraan masyarakat Papua Tengah ditingkatkan.(*)