Bukan Hanya Soal Peringkat, Pengangguran di Sulut Turun Bertahap Sejak 2025
Ventrico Nonutu June 03, 2026 10:22 PM

TRIBUNMANADO.CO.ID - Data Badan Pusat Statistik (BPS) yang menempatkan Sulawesi Utara dalam daftar 10 provinsi dengan Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) tertinggi di Indonesia menjadi perbincangan hangat di media sosial.

Berdasarkan hasil Survei Angkatan Kerja Nasional (Sakernas) Februari 2026, TPT Sulawesi Utara tercatat sebesar 5,75 persen.

Angka tersebut menempatkan Sulut sebagai provinsi dengan tingkat pengangguran tertinggi di Pulau Sulawesi dan berada di posisi kesembilan secara nasional.

Meski demikian, Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara meminta masyarakat tidak hanya melihat peringkat semata, tetapi juga memperhatikan tren pergerakan data yang menunjukkan kondisi semakin membaik.

GAJI 13 - Gubernur Sulut Yulius Selvanus Komaling (YSK) memastikan pembayaran gaji ke-13 akan mulai disalurkan pada Kamis (4/6/2026). Gaji ke-13 tersebut akan diterima oleh sebanyak 16.579 penerima yang terdiri dari PNS, PPPK, PPPK Paruh Waktu, hingga anggota DPRD Provinsi Sulawesi Utara.
MEMBAIK - Gubernur Sulawesi Utara Yulius Selvanus Komaling. Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara meminta masyarakat tidak hanya melihat peringkat semata, tetapi juga memperhatikan tren pergerakan data yang menunjukkan kondisi semakin membaik.

Asisten III Sekretariat Daerah Provinsi Sulawesi Utara, Fransiscus Manumpil, mengatakan angka pengangguran di Sulut justru terus mengalami penurunan dalam beberapa periode terakhir.

Menurutnya, TPT Sulut pada Februari 2025 berada di angka 6,03 persen.

Angka tersebut kemudian turun menjadi 5,99 persen pada Agustus 2025, kembali menurun menjadi 5,78 persen pada November 2025, dan mencapai 5,75 persen pada Februari 2026.

"Yang perlu dilihat bukan hanya posisi peringkatnya, tetapi bagaimana arah pergerakan datanya. Fakta menunjukkan angka pengangguran di Sulawesi Utara terus menurun," kata Manumpil.

Ia menjelaskan, tren tersebut menandakan semakin banyak masyarakat yang berhasil terserap ke dunia kerja, meski tantangan ketenagakerjaan masih perlu terus diatasi.

Tak hanya itu, kualitas pekerjaan di Sulawesi Utara juga menunjukkan perbaikan.

KUNJUNGAN - Gubernur Sulawesi Utara Yulius Selvanus Komaling (YSK) menerima kunjungan Kepala Perwakilan Ombudsman RI Provinsi Sulawesi Utara, Meilany F Limpar bersama jajaran, Selasa (19/5/2026), di Wisma Negara Bumi Beringin, Manado. YSK menegaskan komitmennya untuk terus mendorong tata kelola pemerintahan yang bersih serta pelayanan publik yang maksimal bagi warga Sulawesi Utara.
MEMBAIK - Gubernur Sulawesi Utara Yulius Selvanus Komaling. Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara meminta masyarakat tidak hanya melihat peringkat semata, tetapi juga memperhatikan tren pergerakan data yang menunjukkan kondisi semakin membaik.

Data BPS mencatat proporsi pekerja formal kini mencapai 44,46 persen. Sementara itu, angka setengah pengangguran turun menjadi 7,58 persen.

Menurut Manumpil, kondisi tersebut mengindikasikan bahwa kesempatan kerja yang tersedia tidak hanya bertambah dari sisi jumlah, tetapi juga semakin produktif dan memberikan kepastian bagi tenaga kerja.

Di bawah kepemimpinan Gubernur Sulawesi Utara Yulius Selvanus Komaling (YSK), berbagai langkah strategis juga terus dilakukan untuk mendorong penciptaan lapangan kerja baru

Salah satunya melalui pengembalian status internasional Bandara Sam Ratulangi Manado yang membuka kembali akses wisatawan mancanegara ke Sulawesi Utara.

Dampaknya mulai terlihat pada sektor pariwisata. Pada April 2026, jumlah wisatawan mancanegara yang berkunjung ke Sulawesi Utara mencapai 9.006 orang.

Sementara tingkat hunian kamar hotel berbintang meningkat hingga 44,12 persen.

Peningkatan aktivitas pariwisata tersebut dinilai berkontribusi terhadap penyerapan tenaga kerja di berbagai sektor, mulai dari perhotelan, transportasi, restoran, UMKM hingga jasa pendukung lainnya.

Selain pariwisata, peluang penciptaan lapangan kerja juga datang dari sektor pertambangan rakyat.

IMBAU - Gubernur Sulawesi Utara Yulius Selvanus Komaling (YSK). Yulius Selvanus mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem yang melanda sejumlah wilayah di Sulut dalam beberapa hari terakhir.
MEMBAIK - Gubernur Sulawesi Utara Yulius Selvanus Komaling. Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara meminta masyarakat tidak hanya melihat peringkat semata, tetapi juga memperhatikan tren pergerakan data yang menunjukkan kondisi semakin membaik.

Pemerintah Pusat telah menetapkan 63 blok Wilayah Pertambangan Rakyat (WPR) di Sulawesi Utara.

Keberadaan WPR tersebut diyakini mampu membuka ribuan lapangan kerja baru dan menggerakkan berbagai aktivitas ekonomi, mulai dari produksi, distribusi, perdagangan, jasa pendukung hingga pengolahan hasil tambang.

Manumpil menegaskan, Pemprov Sulut tidak menutup mata terhadap fakta bahwa tingkat pengangguran masih relatif tinggi dibanding sejumlah daerah lain.

Namun, pemerintah optimistis berbagai program yang sedang berjalan akan memberikan dampak positif terhadap penyerapan tenaga kerja.

"Data menunjukkan pengangguran terus menurun, pekerja formal meningkat, sektor pariwisata kembali bergairah, dan sektor pertambangan rakyat siap menjadi motor pertumbuhan ekonomi baru," ujarnya.

Ia menambahkan, upaya menekan angka pengangguran membutuhkan kolaborasi seluruh pihak, baik pemerintah, dunia usaha maupun masyarakat.

"Peringkat hanyalah potret sesaat. Yang lebih penting adalah tren dan arah pergerakan. Saat ini Sulawesi Utara sedang berbenah dan terus bergerak menciptakan lebih banyak lapangan kerja bagi masyarakat," pungkasnya.

(TribunManado.co.id/Ren)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.