Buffon Yakin Portugal Akan Juara Piala Dunia 2026 Berkat Ronaldo dan Kedalaman Tim
Aurora Nightingale June 03, 2026 10:23 PM

Penjaga gawang muda Borneo FC Samarinda, Muhammad Alfharezzi Buffon, secara terbuka menjagokan Portugal sebagai calon kuat juara Piala Dunia 2026.

Pemain yang dikenal dengan sapaan Ezzi ini memiliki alasan tersendiri mengapa dirinya begitu menjagokan Selecao das Quinas, julukan Timnas Portugal. Selain karena sejarah prestasi mereka, kehadiran megabintang Cristiano Ronaldo menjadi faktor utama dukungannya.

Ezzi mengapresiasi keputusan pelatih Portugal, Roberto Martinez, yang tetap memberikan tempat bagi Ronaldo di lini depan. Menurutnya, hal ini menciptakan tonggak sejarah baru dalam dunia sepak bola internasional.

"Saya menjagokan Portugal karena saya mengidolakan Ronaldo. Di usia 41 tahun, ia masih dipercaya memimpin skuad dan mencetak sejarah sebagai pemain yang kembali tampil di Piala Dunia," ujar Ezzi Buffon.

Ia menilai, Portugal yang kini menempati peringkat kelima dalam peringkat FIFA menunjukkan mental juara yang sudah teruji. Hal itu dibuktikan dengan keberhasilan mereka menjuarai Euro 2016 serta dua kali meraih gelar UEFA Nations League, yakni pada 2019 dan 2025.

Dalam fase grup Piala Dunia 2026, Portugal tergabung di Grup K bersama Kongo, Uzbekistan, dan Kolombia. Secara teori, tim asuhan Roberto Martinez diunggulkan untuk melaju lancar ke babak gugur.

Ezzi juga menyoroti kedalaman skuad Portugal, terutama di lini tengah, yang menurutnya menjadi salah satu yang terbaik di dunia saat ini. Ia percaya kombinasi pengalaman dan kualitas individu akan membawa Portugal hingga ke partai final di Amerika Serikat nanti.

"Saya pikir Portugal memiliki barisan gelandang luar biasa. Di bawah arahan Roberto Martinez, peluang ke final terbuka lebar. Lihat saja pilihan pemain yang dipanggil: Bruno Fernandes (Manchester United), Bernardo Silva (Manchester City), Vitinha (Paris Saint-Germain), Joao Neves (Paris Saint-Germain), Ruben Neves (Al Hilal), dan Samuel Costa (Mallorca)," jelasnya.

Piala Dunia 2026 akan digelar mulai 11 Juni hingga 19 Juli di tiga negara tuan rumah: Amerika Serikat, Meksiko, dan Kanada. Turnamen empat tahunan ini bertepatan dengan masa libur kompetisi Super League, setelah Borneo FC menutup musim 2025/2026 sebagai runner-up.

Ezzi mengungkapkan bahwa ia tidak berencana bepergian jauh selama liburan, dan akan menikmati atmosfer Piala Dunia bersama keluarga di kampung halamannya.

"Semoga Portugal bisa menorehkan sejarah dengan menjadi juara dunia. Saya akan menikmati laga-laganya bersama keluarga di Jakarta, mumpung libur dan bisa berkumpul," tutup pemain muda potensial Indonesia itu.

Tentang Timnas Portugal

Portugal menatap Piala Dunia 2026 dengan skuad berimbang yang dipenuhi pengalaman. Cristiano Ronaldo masih menjadi pemimpin sekaligus inspirasi tim.

Skuad asuhan Roberto Martinez ini diperkuat deretan pemain kelas dunia di setiap lini — pertahanan yang solid, lini tengah kreatif dan dinamis, serta lini serang yang memadukan kekuatan fisik dan kemampuan teknis tinggi.

Selecao das Quinas telah membangun tradisi kuat di ajang Piala Dunia. Mereka finis di posisi ketiga pada debutnya dan terus melahirkan generasi berbakat dari masa ke masa. Pemain Portugal juga secara konsisten menjadi pilar di klub-klub elite dunia.

Ronaldo masih menjadi sorotan utama dengan sederet rekor dan pencapaian bersejarah. Sebagai kapten, ia terus menguji pertahanan terbaik dunia dan menjadi simbol ketangguhan tim.

Portugal kini bermimpi realistis untuk meraih trofi Piala Dunia pertamanya. Sebelum menangani Portugal, Roberto Martinez dikenal sukses bersama Belgia, dengan filosofi permainan berbasis penguasaan bola dan transisi cepat. Ia juga berhasil membawa Portugal menjuarai UEFA Nations League 2025, trofi pertamanya sebagai pelatih tim nasional.

Portugal memastikan tempat di putaran final Piala Dunia 2026 setelah menutup kualifikasi zona UEFA dengan kemenangan telak 9-1 atas Armenia, memastikan posisi puncak Grup F. Hasil itu menegaskan potensi menyerang luar biasa Portugal di momen krusial.

Dalam perjalanan kualifikasi tersebut, Cristiano Ronaldo kembali menorehkan sejarah. Dua golnya ke gawang Hungaria menjadikannya pencetak gol terbanyak sepanjang sejarah kualifikasi Piala Dunia.

Sejarah Portugal di Piala Dunia

Konfederasi: UEFA

Prestasi terbaik: Peringkat ketiga (1966)

Piala Dunia terakhir: Qatar 2022 (perempat final)

Penampilan perdana: Inggris 1966 (peringkat ketiga)

Jumlah penampilan: 9 kali (1966, 1986, 2002, 2006, 2010, 2014, 2018, 2022, 2026)

Rekor lolos beruntun: 7 edisi (sejak 2002)

Catatan keseluruhan: 35 pertandingan | 17 menang | 6 imbang | 12 kalah | 61 gol | 41 kebobolan

Piala Dunia Pertama Portugal

Portugal menjalani debutnya pada Piala Dunia 1966 dan langsung mencatatkan prestasi dengan finis di posisi ketiga. Dipimpin oleh legenda seperti Eusébio dan Mário Coluna, mereka memukau dunia lewat permainan penuh determinasi dan teknik tinggi.

Piala Dunia Terakhir Portugal

Pada edisi 2022 di Qatar, Portugal mencapai perempat final di bawah asuhan Fernando Santos. Mereka menang atas Ghana dan Uruguay di fase grup, sebelum kalah tipis 1-2 dari Korea Selatan setelah melakukan rotasi pemain.

Di babak 16 besar, Portugal tampil gemilang dengan kemenangan 6-1 atas Swiss. Namun, langkah mereka terhenti di perempat final setelah kalah 0-1 dari Maroko, yang mencetak sejarah sebagai tim Afrika pertama yang menembus semifinal Piala Dunia.

Momen Paling Berkesan

Kisah Piala Dunia Portugal tak lepas dari edisi 1966, ketika mereka mengejutkan dunia dengan menumbangkan Brasil yang diperkuat Pelé di fase grup. Meski kalah dari Inggris di semifinal, kemenangan atas Uni Soviet untuk merebut posisi ketiga menjadi momen ikonik sepak bola dunia.

Empat dekade kemudian, Portugal kembali mencapai semifinal pada Piala Dunia 2006 di Jerman, setelah meraih kemenangan dramatis atas Belanda dan Inggris, sebelum disingkirkan Prancis di semifinal.

Top Skor Portugal di Piala Dunia

Eusébio menjadi bintang pada Piala Dunia 1966 dengan sembilan gol, salah satu catatan terbaik dalam satu edisi turnamen. Hingga kini, performanya masih dikenang sebagai salah satu penampilan individu paling fenomenal di sejarah Piala Dunia.

Sementara Cristiano Ronaldo menjadi simbol konsistensi dan daya saing. Dalam karier internasional lebih dari dua dekade, ia mencatat 22 penampilan di Piala Dunia dan berpeluang menambahnya pada edisi 2026, yang akan menjadi Piala Dunia keenamnya.

Kemenangan Terbesar Portugal

Kemenangan 6-1 atas Swiss di Qatar 2022 menjadi salah satu yang paling mengesankan. Namun, kemenangan terbesar Portugal di Piala Dunia tercipta pada 2010 di Afrika Selatan, ketika mereka melibas Korea Utara 7-0 di fase grup. Enam pemain berbeda mencetak gol, dengan Tiago menyumbang dua, sementara Ronaldo, Raul Meireles, Simao, Hugo Almeida, dan Liedson masing-masing mencetak satu gol.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.