BANGKAPOS.COM--Bagi sebagian orang, mendapatkan perhatian dan kasih sayang dari orang yang dicintai bukanlah perkara mudah.
Terlebih jika hubungan sudah mengarah ke jenjang pernikahan, restu keluarga dan calon mertua sering kali menjadi salah satu hal yang paling diharapkan.
Dalam sebuah kajian yang pernah disampaikan oleh Abdul Somad, terdapat amalan doa yang dianjurkan dibaca saat sujud terakhir dalam salat untuk memohon kepada Allah SWT agar hati seseorang dilembutkan dan diberikan kebaikan dalam hubungan yang dijalani.
Menurut Ustaz Abdul Somad, sujud merupakan salah satu posisi paling dekat antara seorang hamba dengan Allah SWT.
Karena itu, momen tersebut menjadi waktu yang sangat baik untuk memperbanyak doa dan menyampaikan berbagai harapan kepada Sang Pencipta.
Ustaz Abdul Somad menjelaskan bahwa seseorang dapat memanjatkan doa khusus ketika berada pada sujud terakhir dalam salat, baik untuk memohon kebaikan dalam hubungan, mendapatkan kasih sayang pasangan, maupun berharap diterima oleh keluarga calon pasangan.
Doa yang dianjurkan berbunyi:
Tulisan Arab
يَا مُقَلِّبَ الْقُلُوبِ ثَبِّتْ قَلْبِي عَلَى دِينِكَ
Latin
Yā Muqallibal-Qulūb, Tsabbit Qalbī ‘Alā Dīnik
Arti
"Wahai Dzat Yang Membolak-balikkan hati, teguhkanlah hatiku di atas agama-Mu."
Dalam praktiknya, sebagian ulama menjelaskan seseorang juga dapat berdoa dengan bahasa yang dipahami setelah membaca doa tersebut, termasuk memohon agar Allah memberikan kelembutan hati, kemudahan hubungan, dan kebaikan bagi pihak yang disebutkan dalam doa.
Menurut penjelasan Ustaz Abdul Somad, sujud merupakan kondisi terbaik seorang hamba ketika berdoa kepada Allah SWT.
Pada saat itulah seorang Muslim dianjurkan memperbanyak permohonan, baik yang berkaitan dengan urusan dunia maupun akhirat.
Karena itu, jika seseorang memiliki hajat tertentu, termasuk berharap hubungan yang baik dengan calon pasangan atau keluarga pasangan, doa dapat dipanjatkan pada momen tersebut dengan penuh keikhlasan.
Selain dibaca dalam salat wajib, Ustaz Abdul Somad juga menganjurkan agar doa tersebut diamalkan setelah melaksanakan salat hajat.
Salat hajat merupakan salah satu ibadah sunnah yang dikerjakan ketika seorang Muslim memiliki kebutuhan atau keinginan tertentu dan berharap pertolongan Allah SWT.
Dalam salat tersebut, seseorang dapat memperbanyak doa serta memohon petunjuk terbaik atas segala urusan yang sedang dihadapi.
Dalam ajaran Islam, doa bukanlah sarana untuk memaksa atau mengendalikan kehendak orang lain.
Doa merupakan bentuk permohonan kepada Allah SWT agar diberikan jalan terbaik, dilembutkan hati, dijaga hubungan, serta dipermudah urusan jika memang membawa kebaikan.
Karena itu, selain berdoa, seorang Muslim juga dianjurkan untuk menjaga akhlak, memperbaiki diri, menghormati orang tua dan calon mertua, serta membangun komunikasi yang baik.
Dengan ikhtiar lahir dan batin yang seimbang, harapannya hubungan yang dijalani dapat berjalan dengan penuh keberkahan dan ridha dari Allah SWT.(*)