Patroli Dini Hari di Bekasi, Brimob Polda Metro Jaya Tangkap Pemuda Bersenjata Tajam
Glery Lazuardi June 04, 2026 12:38 PM

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Tim Patra 73 D Satbrimob Polda Metro Jaya mengamankan dua pemuda yang diduga hendak terlibat aksi tawuran di wilayah Bekasi Timur, Kota Bekasi, Kamis (4/6/2026) dini hari.

Kedua pemuda tersebut diamankan saat personel Satbrimob melakukan patroli rutin untuk mengantisipasi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di kawasan Jalan Pulau Jawa Raya, Kelurahan Aren Jaya.

Dari tangan keduanya, polisi menyita sejumlah barang yang diduga akan digunakan untuk tawuran, mulai dari celurit hingga golok.

Saat berpatroli, petugas mendapati sekelompok pemuda berkumpul dengan gerak-gerik mencurigakan.

Petugas kemudian melakukan pemeriksaan karena menduga kelompok tersebut tengah bersiap melakukan tawuran.

Namun saat mengetahui keberadaan polisi, sejumlah pemuda yang berada di lokasi berusaha melarikan diri.

Meski demikian, petugas berhasil mengamankan dua orang yang diduga terlibat dalam rencana aksi tawuran tersebut.

Dari hasil pemeriksaan di lokasi, polisi menemukan satu buah stik golf, satu bilah golok, satu bilah celurit, satu bilah corbek atau senjata tajam modifikasi, serta satu unit telepon genggam.

Telepon genggam tersebut diduga digunakan untuk berkomunikasi dan berkoordinasi dengan kelompok lain.

Dansat Brimob Polda Metro Jaya Kombes Pol Henik Maryanto mengatakan patroli pada jam-jam rawan akan terus ditingkatkan guna mencegah aksi kriminalitas jalanan maupun tawuran.

"Kami bergerak cepat mengantisipasi potensi gesekan di ruang publik, terutama pada jam-jam rawan dini hari. Upaya ini dilakukan untuk memastikan tidak adanya ruang bagi pelaku kejahatan jalanan maupun aksi tawuran yang dapat meresahkan masyarakat," ujar Henik dalam keterangannya, Kamis (4/6/2026).

Setelah diamankan, kedua pemuda beserta barang bukti dibawa ke Polres Metro Bekasi Kota untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

Polisi juga masih melakukan pendalaman guna mengungkap keterlibatan pihak lain yang diduga turut merencanakan aksi tawuran tersebut.

Henik mengimbau para orang tua agar lebih mengawasi aktivitas anak-anak mereka, khususnya pada malam hingga dini hari.

Ia juga meminta masyarakat segera melapor apabila menemukan aktivitas yang berpotensi menimbulkan gangguan kamtibmas.

"Laporkan melalui kantor polisi terdekat atau layanan Call Center Polri 110 agar bisa segera ditindaklanjuti," pungkasnya.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.