Terminal Teluk Lamong Sambut MV WANTAI: Perkuat Konektivitas Baru Surabaya-Tiongkok
Cak Sur June 04, 2026 02:05 PM

SURYA.CO.ID, SURABAYA - PT Terminal Teluk Lamong (TTL) secara resmi memperkuat jaringan konektivitas pelayaran internasionalnya dengan menyambut pelayaran perdana (maiden voyage) kapal petikemas MV WANTAI/WANT001.

Kapal yang dioperasikan oleh maskapai pelayaran global X-Press Feeders tersebut, bersandar dengan mulus di Terminal Petikemas (TPK) Teluk Lamong, Surabaya, Jawa Timur (Jatim) pada Senin (1/6/2026) pukul 22.30 WIB.

Kehadiran MV WANTAI merupakan bagian dari rute baru South China Java Express (SCJX), Service yang akan melayani rute internasional ini secara rutin setiap pekan.

Terminal Head TPK Teluk Lamong, Capt Pierre Rochel T, menjelaskan bahwa rute baru ini menjadi langkah strategis untuk memangkas waktu pengiriman logistik ekspor dan impor dari Jawa Timur menuju pasar global.

"Kehadiran layanan ini menjadi layanan internasional baru kedua yang masuk ke TPK Teluk Lamong sepanjang tahun 2026, dan semakin memperkuat akses perdagangan langsung (direct call) antara Surabaya dengan sejumlah pelabuhan utama di Tiongkok Selatan," ujar Capt Pierre Rochel T, Kamis (4/6/2026).

Spesifikasi MV WANTAI dan Bongkar Muat Perdana

Sebagai kapal petikemas modern, MV WANTAI yang berbendera Liberia ini memiliki spesifikasi operasional yang cukup masif, antara lain:

  • Panjang Kapal (LOA): 210 meter
  • Lebar (Beam): 32 meter
  • Bobot Mati (DWT): 38.250 ton
  • Kapasitas Angkut Maksimal: 2.902 TEUs

Pada kunjungan perdananya di TPK Teluk Lamong, kapal raksasa ini berhasil melakukan aktivitas bongkar muat sebanyak 1.250 TEUs dengan efisien, menunjukkan kesiapan infrastruktur bongkar muat yang dimiliki pelabuhan.

Rute Layanan SCJX dan Dampak Ekonomi

Layanan SCJX yang dihadirkan oleh X-Press Feeders ini memiliki rute rotasi yang strategis, meliputi:

Jakarta – Surabaya – Yantian – Xiamen (OGT) – Xiamen (HTN) – Nansha

Dengan adanya rute ini, para pelaku usaha di Indonesia, khususnya di kawasan Jawa Timur dan Indonesia Timur, mendapatkan jalur logistik yang lebih kompetitif dan efisien untuk mengirimkan komoditas unggulan langsung menuju kawasan industri utama di Tiongkok Selatan.

Capt Pierre menambahkan, bertambahnya layanan reguler berskala global ini merupakan bukti nyata dari meningkatnya kepercayaan dunia internasional terhadap standar pelayanan di TPK Teluk Lamong.

“Kehadiran layanan SCJX memberikan alternatif konektivitas yang semakin kompetitif bagi para eksportir dan importir. Kami berkomitmen untuk terus menjaga produktivitas, keandalan operasional, serta kepastian pelayanan guna mendukung kebutuhan pelanggan,” tuturnya.

Apresiasi Standar Hijau dari Nakhoda Kapal

Selain keunggulan operasional, aspek keberlanjutan lingkungan yang diterapkan oleh TPK Teluk Lamong juga mendapat pujian langsung dari kapten kapal MV WANTAI, Captain Wang Yongfu.

"Teluk Lamong memberikan kesan yang sangat baik bagi kami. Lingkungannya bersih, operasionalnya tertata, dan konsep green port yang diterapkan sangat terlihat," puji Captain Wang Yongfu secara terpisah.

Sebagai pionir terminal petikemas semi-otomatis pertama di Indonesia yang mengusung konsep ramah lingkungan (green port), TPK Teluk Lamong terus berkomitmen menghadirkan layanan pelabuhan modern yang tidak hanya efisien dan andal, tetapi juga berkelanjutan demi menekan emisi karbon di sektor maritim.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.