TRIBUNNEWS.COM - Persaingan pemilihan presiden Real Madrid semakin memanas menjelang pemungutan suara yang akan digelar akhir pekan ini.
Penantang petahana Florentino Perez, Enrique Riquelme, membuat gebrakan besar dengan menjanjikan kedatangan bintang Manchester City, Erling Haaland, apabila dirinya terpilih sebagai presiden baru Los Blancos.
Tak hanya Haaland, Riquelme juga berjanji akan memboyong gelandang Manchester City sekaligus peraih Ballon d'Or, Rodri, ke Santiago Bernabeu.
Untuk menunjukkan keseriusannya, Riquelme bahkan akan menandatangani dokumen notaris yang menjamin komitmennya tersebut.
"Jika saya gagal memenuhi janji terkait salah satu dari dua pemain itu, saya akan membayar biaya keanggotaan seluruh anggota Real Madrid untuk musim berikutnya," kata Riquelme, dikutip dari ESPN.
Selain itu, Riquelme juga mengklaim bahwa peluang mendatangkan Haaland cukup terbuka.
Ia menyebut striker Timnas Norwegia itu memiliki klausul tertentu dalam kontraknya dan disebut tertarik bergabung dengan Real Madrid.
"Haaland memiliki klausul pelepasan dan dia ingin datang ke Madrid," ujar Riquelme.
Baca juga: Usai Gaet Pelatih dari Spanyol, Klub Maarten Paes Buru Penghangat Bangku Cadangan Real Madrid
Namun klaim tersebut langsung mendapat bantahan dari pihak Haaland.
Melalui pernyataan yang ditandatangani agen Rafaela Pimenta dan ayah sang pemain, Alfie Haaland, kubu Haaland menegaskan tidak ada kesepakatan apa pun dengan Riquelme terkait transfer ke Real Madrid.
"Menyenangkan untuk didengar, tetapi itu tidak benar," demikian pernyataan pihak Haaland.
"Kami mendoakan yang terbaik untuk kedua kandidat dalam pemilihan di Madrid," lanjutnya.
Bantahan itu muncul karena Haaland baru saja menandatangani kontrak jangka panjang bersama Manchester City hingga 2034.
Selain menjanjikan perekrutan pemain bintang, Riquelme juga memaparkan sejumlah rencana besar untuk masa depan Real Madrid.
Ia ingin menunjuk legenda klub, Raul Gonzalez, sebagai direktur olahraga dan Fernando Hierro untuk memimpin akademi klub.
Riquelme juga menegaskan bahwa Real Madrid akan tetap menjadi klub milik anggota dan menolak segala bentuk privatisasi.
Menurutnya, klub membutuhkan transparansi yang lebih besar setelah lebih dari dua dekade berada di bawah kepemimpinan Florentino Perez.
Meski demikian, jalan Riquelme untuk mewujudkan janjinya tidak akan mudah.
Selain harus memenangkan pemilihan presiden terlebih dahulu, ia juga perlu meyakinkan Manchester City untuk melepas Haaland, yang saat ini masih terikat kontrak jangka panjang dan menjadi salah satu pemain paling berharga di dunia.
Jika berhasil, transfer Haaland berpotensi menjadi salah satu transfer terbesar dalam sejarah sepak bola.
Janji mendatangkan pemain bintang bukan hal baru dalam pemilihan presiden Real Madrid. Pada tahun 2000, Florentino Perez pernah menjanjikan transfer Luis Figo dari Barcelona saat mencalonkan diri sebagai presiden klub.
Perez akhirnya berhasil mewujudkan janjinya dengan mendatangkan Figo dalam salah satu transfer paling kontroversial dalam sejarah sepak bola.
Kini, strategi serupa digunakan Enrique Riquelme yang menantang Perez dalam pemilihan presiden Real Madrid.
Ketertarikan Madrid terhadap Erling Haaland juga bukan rahasia. Klub asal ibu kota Spanyol itu sudah lama mengincar striker Manchester City tersebut, tetapi belum pernah berhasil merekrutnya.
Riquelme yakin dirinya bisa mewujudkan transfer Haaland ke Santiago Bernabeu. Namun, semua masih bergantung pada hasil pemilihan presiden dan peluang Madrid mencapai kesepakatan dengan sang pemain.
(Tribunnews.com/Hafidh Rizky Pratama)