KDMP Namang Maksimalkan Potensi Lokal, Fokus Garap Sektor Pertanian.
Asmadi Pandapotan Siregar June 04, 2026 04:03 PM

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Ketua Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) Namang, Kabupaten Bangka Tengah, Rahmat Ramdani memastikan pihaknya akan memakasialkan potensi lokal dalam rencana pengembangan koperasi.

Menurut Rahmat, sesuai dengan petunjuk teknis (juknis) dari pemerintah pusat, KDMP Namang bakal membagi sektor usahanya menjadi dua bagian.

Pertama, yakni membuka bisnis ritel dengan menghadirkan total tujuh gerai usaha, mulai dari penyediaan kebutuhan pokok atau sembako, penjualan pupuk, pangkalan gas LPG, hingga fasilitas kesehatan masyarakat berupa apotek dan klinik kesehatan.

Sementara sektor kedua berfokus pada pengembangan komoditas lokal yang disesuaikan dengan potensi besar yang dimiliki oleh Desa Namang.

Ia menerangkan, sektor telah membidik sektor perkebunan kelapa sawit sebagai motor penggerak ekonomi dari KDMP di masa yang akan datang.

Baca juga: KDMP Namang jadi Percontohan Nasional, Pengembangan Usaha Terkendala Modal

"Jadi kami akan mengembangkan mungkin melakukan pembelian ataupun penjualan buah kelapa sawit. Kemudian kami akan melakukan pembelian juga, terkait hasil petani kami, seperti hasil padi, kemudian ada sayur-sayuran, kemudian dan lain-lain," ujar Rahmat.

PEMBANGUNAN KDMP NAMANG -- Progres pembangunan gerai KDMP Namang yang dilakukan oleh PT Agrinas, terpantau hampir rampung dan memasuki proses finishing.
PEMBANGUNAN KDMP NAMANG -- Progres pembangunan gerai KDMP Namang yang dilakukan oleh PT Agrinas, terpantau hampir rampung dan memasuki proses finishing. (Bangkapos.com/Rifqi Nugroho/Rifqi Nugroho)

Akan tetapi secara pribadi, Rahmat mengaku belum bisa memastikan kapan pengembangan usaha tersebut bisa diimplementasikan di lapangan.

Terlebih lagi hingga saat ini, akses permodalan yang telah diajukan oleh pengurus ke pihak perbankan belum disalurkan oleh pemerintah.

"Jadi kami juga belum tau bagaimana ke depannya, terkait usahanya itu. Apakah kami ini diberikan modal itu berupa uang atau langsung kami dikasih berupa barang. Kami belum tahu itu, untuk teknisnya nanti," sebutnya. (Bangkapos.com/Rifqi Nugroho)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.