TRIBUNNEWS.COM - Tunggal Putri Indonesia Putri Kusuma Wardani sukses bangkit dan membalikkan keadaan saat menghadapi wakil Kanada, Michelle Li, pada babak 16 besar Polytron Indonesia Open 2026.
Sempat kalah telak di gim pertama, Putri KW menunjukkan mental kuat untuk menang tiga gim dengan skor 12-21, 21-18, 21-16 dalam pertandingan berdurasi 65 menit di Istora Senayan, Jakarta.
Kemenangan ini membuat Putri KW sukses revans setelah di pertemuan terakhir sempat kalah dari tunggal putri 34 tahun itu.
Di pertemuan terakhirnya, Putri KW kalah dari Michelle Li di babak fase grup Uber Cup 2026 dengan skor 16-21, 21-11, 21-16.
Revans terwujud, tiket perempat final Polytron Indonesia Open 2026 dalam genggaman.
Menjadi satu-satunya tumpuan tunggal putri tuan rumah, Putri KW diharapkan bisa melangkah jauh di hadapan publik Istora.
Jalannya Permainan
Putri Kusuma Wardani membuka pertandingan dengan cukup baik setelah meraih poin pertama lebih dulu. Namun, Michelle Li langsung memberikan respons cepat untuk menyamakan kedudukan.
Setelah skor sempat imbang 2-2, tunggal putri asal Kanada itu mulai menunjukkan dominasinya. Michelle Li mampu mencetak tiga poin beruntun untuk unggul 5-2.
Putri KW sebenarnya sempat mencoba mengejar ketertinggalan, tetapi ia masih kesulitan mengimbangi tempo permainan lawan.
Permainan Putri belum benar-benar berkembang pada gim pertama. Beberapa kali tunggal putri terbaik Indonesia itu justru kehilangan poin akibat kesalahan sendiri.
Dua kali percobaan netting Putri gagal melewati net dan menjadi poin tambahan bagi Michelle Li.
Memasuki interval gim pertama, Michelle Li memimpin 11-8.
Selepas jeda, dominasi Michelle Li semakin terlihat. Permainan agresif dan penempatan bolanya membuat Putri KW kerepotan dan kesulitan mengembangkan serangan.
Bahkan, tiga pukulan Michelle Li sempat menyentuh bibir net sebelum jatuh di area permainan Putri, membuat situasi semakin sulit bagi wakil Indonesia.
Di sisi lain, Putri kembali melakukan kesalahan serupa di depan net. Shuttlecock miliknya beberapa kali gagal menyeberang dan memberikan poin cuma-cuma untuk lawan.
Michelle Li kemudian melesat dengan raihan tujuh poin beruntun hingga unggul jauh 18-9 sebelum akhirnya menutup gim pertama dengan kemenangan telak 21-12.
Memasuki gim kedua, situasi berbalik. Putri KW tampil lebih percaya diri dan mulai mampu mengontrol jalannya pertandingan.
Pada gim kedua ini, justru Michelle Li yang mulai banyak melakukan error sendiri. Beberapa pukulan di garus belakang keluar dari area permainan.
Putri menutup interval gim kedua dengan keunggulan 11-5.
Setelah jeda, Michelle Li yang dipertemuan sebelumnya menang atas Putri KW, perlahan mulai bangkit.
Beberapa kali tunggal putri 34 asal Kanada ini mendapat poin-poin beruntun, yang terakhir empat poin beruntun dan membuat poin menjadi 18-16.
Smesh dari Putri KW mendarat tipis dari dari garis dan dinyatakan keluar, membuat skor hanya terpaut satu poin 18-19.
Setelah itu, giliran Michelle Li yang melakukan kesalahan serve, sekaligus membuat Putri KW mencapai set poin sebelum akhirnya menutup set kedua dengan kemenangan 18-21.
Pada gim penentuan, Putri KW sempat tertinggal 4-8. Namun, ia menunjukkan daya juang luar biasa dengan merebut empat poin beruntun untuk menyamakan skor menjadi 8-8.
Momentum berbalik ke tangan Putri setelah ia kembali menambah empat poin berturut-turut. Total delapan poin tanpa balas membuat Putri berbalik unggul 12-8.
Selepas interval, Putri KW mampu menjaga konsistensi permainan dan tidak memberi kesempatan Michelle Li untuk bangkit.
Keunggulan empat poin terus dipertahankan hingga akhirnya Putri menutup gim ketiga dengan kemenangan 21-16 sekaligus memastikan tiket ke perempat final Polytron Indonesia Open 2026.
(Tribunnews.com/Tio) A