4 Fakta Perut Ibu Hamil di Medan Ditendang Preman Lalu Suaminya Dianiaya: Perut Korban Kini Nyeri
Rr Dewi Kartika H June 04, 2026 06:11 PM

TRIBUNJAKARTA.COM -  Video seorang ibu hamil ditendang preman berpistol viral di media sosial. 

Kejadian itu terjadi di Jalan Pasar VII, Kecamatan Medan Tembung, Kota Medan pada Rabu (3/6/2026). 

Dalam video berdurasi singkat itu, terlihat ada percekcokan antara dua pria dengan pengendara pria yang membonceng istrinya sedang hamil. 

Tampak, pria yang mengenakan celana loreng dengan emosi menendang perut ibu hamil itu. 

Adapun pria satu lagi memukul wajah suami korban yang sedang di atas motor. 

Warga sempat berupaya melerai namun wajah suami korban berkali-kali dipukul hingga helm yang dikenakannya terlepas. 

Pria celana loreng pun mengambil pistol untuk mengancam sembari mengusir korban. 

"Preman kampung tendang perut ibu hamil di terowongan Tembung," demikian narasi akun yang mengunggah video tersebut.

1. Korban Berhenti Karena Ada Tawuran

Polrestabes Medan mengungkap kronologi dua pria yang menganiaya pasangan suami istri di terowongan Tembung, Kabupaten Deli Serdang, Provinsi Sumatera Utara. 

Kasat Reskrim Polrestabes Medan AKBP Adrian Lubis mengatakan korban Manongap Purba (34) bersama sang istri yang sedang hamil,  Mulana Kartina Nainggolan (30) mengendarai satu sepeda motor hendak melewati terowongan di bawah rel kereta api. 

"Ada tawuran di terowongan itu, jadi macet. Kedua pelaku ini jadi 'Pak Ogah' yang atur-atur jalan biar lancar kan," ucap Adrian.

"Terus si korban bersama istrinya disuruh maju. Tapi, korban bilang takut maju karena istrinya posisi lagi hamil," ucapnya. 

Akhirnya cekcok mulut terjadi. Istri korban pun mengeluarkan ponsel yang membuat pelaku Zulpikar (37) takut aksinya direkam lalu diviralkan. 

"Akhirnya pelaku melakukan penendangan ke ibu hamil. Terus pelaku satu lagi menganiaya si suami," ujar Adrian. 

Kemudian, pelaku Zulpikar mengambil pistol airgun untuk mengusir kedua korban.

2. Pelaku Ditangkap

Kanit Resmob Polrestabes Medan Iptu Bimo Setiadi mengatakan, peristiwa itu terjadi sekitar pukul 18.30 WIB. 

Setelah menerima informasi, polisi langsung mendatangi lokasi dan melakukan pengejaran terhadap para pelaku. 

Hasilnya, pada malam harinya sekitar pukul 23.00 WIB, polisi menangkap dua pelaku berinisial Zulpikar dan Zulyarham (46). 

"Pelaku ditangkap sekitar lokasi. Keduanya mengakui telah memukul korban," kata Bimo kepada Kompas.com melalui sambungan telepon, Kamis (4/6/2026).

3. Pengakuan Korban

Manongap Purba mengatakan, kala itu, dia baru saja menjemput istrinya, yang bekerja di koperasi swasta, di daerah Bandar Setia dan hendak pulang ke kediamannya di Perumnas Mandala. 

"Nah, pas dekat terowongan Tembung itu  kami lihat ada tawuran," kata Manongap kepada Kompas.com melalui saluran telepon pada Kamis (4/6/2026). 

Ia bersama sang istri yang sedang mengandung hampir genap dua bulan takut melintas karena adanya aksi saling lempar batu. Manongap akhirnya meminggirkan sepeda motornya. 

"Datang lah preman setempat situ disuruh kami maju. Ya aku engga mau. Istriku bilang, kalau kena kami lemparan batunya kek mana, posisinya lagi hamil juga," ucapnya. 

Lalu, pelaku bernama Zulyarham menghampirinya lalu tiba-tiba  memukul Manongap. 

Melihat itu, sang istri terkejut dan turun dari sepeda motor. 

"Terus datang lah satu lagi pelaku (bernama Zulpikar (37) langsung ditendang perut istriku," sebutnya. 

Tak berhenti di situ, Zulpikar juga mengambil pistol untuk mengancam serta menyuruh korban pergi.

Dengan berat hati, Manongap pun melewati terowongan itu. 

"Istriku juga sudah ketakutan terpaksa lah kami lewati. Ya syukur gak ada kena lemparan batu itu," ucapnya. 

4. Perut Ibu Hamil Sakit

Manongap mendapati istrinya mengeluh karena merasa nyeri di bagian perut. 

Oleh karena itu, saat ini dia bersama istrinya sedang mengecek kondisi janin ke RSUD Pirngadi. 

"Ini lah istri lagi cek USG. Semoga baik-baik saja," katanya. 

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.