SMA Hang Tuah Bersyukur dan Bangga, M Zainal Ihsan Lolos Tahap Verifikasi Pakibraka Nasional
Junisah June 04, 2026 08:14 PM

TRIBUNKALTARA.COM, TARAKAN – Selain MAN Tarakan, prestasi membanggakan turut juga ditorehkan pelajar dari SMA Hang Tuah Tarakan. Salah satu siswanya, M Zainal Ihsan, berhasil lolos ke tahap verifikasi calon Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) tingkat nasional setelah melewati rangkaian seleksi di tingkat provinsi Kalimantan Utara dan Kota Tarakan.

Keberhasilan M Zainal Ihsan tersebut disambut penuh rasa syukur dan kebanggaan oleh pihak sekolah. Kepala SMAS Hang Tuah Tarakan, Nur Hidayah yang diwawancarai media, Kamis (4/6/2026).

Saat ditemui, M Zainal Ihsan sedang melaksanakan MCU bersama dua siswa lainnya yang lolos tahap verifikasi.  Ia mengatakan sekolah selama ini memberikan dukungan penuh terhadap seluruh siswa yang ingin mengikuti seleksi Paskibraka, tidak hanya bagi anggota ekstrakurikuler khusus.

"Kalau di SMA Hang Tuah itu memang ada  ekstrakulikuler Paskibraka. Tetapi untuk seleksi Paskibraka setiap tahun kami tidak membatasi hanya anak-anak yang ikut ekskul saja. Siapa saja yang memenuhi syarat dan memiliki keinginan untuk ikut, silakan," ujar Nur Hidayah.

Menurutnya, ekstrakurikuler Paskibraka di sekolah tersebut telah lama terbentuk dan konsisten melahirkan berbagai prestasi, baik dalam kegiatan baris-berbaris maupun lomba ketangkasan baris berbaris (LKBB).

Baca juga: Perjuangan Siswi MAN Tarakan Aurelia Alvini Demi Lolos Verifikasi Paskibraka Nasional, Bidik IPDN

"Alhamdulillah Eksteakulikuler Paskibraka ini sudah lama sekali terbentuk dan memang selalu ada prestasi yang diraih. Dari kegiatan LKBB maupun baris-berbaris, mereka sering mendapatkan juara di luar," kata Nur Hidayah.

Nur Hidayah menegaskan dukungan sekolah terhadap kegiatan Paskibraka sangat besar. Selain menjadi salah satu kegiatan unggulan, pembinaan yang dilakukan juga mendapat dukungan dari unsur TNI Angkatan Laut karena sekolah tersebut berada di bawah naungan Yayasan Hang Tuah.

"Kebetulan kami berada di bawah naungan angkatan, sehingga pembimbingannya juga mendapat dukungan dari Angkatan Laut. Ada pembina yang memang mengawasi dan membimbing anak-anak di sini," jelasnya.

Terkait sosok M Zainal Ihsan, Nur Hidayah menilai siswa tersebut memiliki sejumlah keunggulan yang menjadi modal penting untuk bersaing di tingkat nasional.

"Kebetulan Zainal ini memang secara kesehatan sangat mendukung. Postur tubuhnya juga mendukung. Akademiknya Alhamdulillah di atas rata-rata. Karakternya juga baik dan disiplin," ujarnya.

Ia menambahkan disiplin menjadi salah satu ciri khas yang terus ditanamkan kepada seluruh siswa di SMAS Hang Tuah Tarakan.

"Kalau di SMA Hang Tuah memang ciri khas kami adalah disiplin. Pembinaan karakter menjadi salah satu yang paling besar kami lakukan kepada anak-anak," katanya.

Meski telah lolos ke tahap verifikasi nasional, sekolah tetap melakukan pendampingan terhadap Zainal untuk mempersiapkan tahapan berikutnya.

Nur Hidayah mengungkapkan, berdasarkan hasil evaluasi sementara, beberapa aspek masih perlu dipersiapkan, mulai dari kesehatan hingga kesiapan mental saat menghadapi wawancara.

"Sayaa juga meminta agar ada pendampingan untuk psikologinya, bagaimana cara menjawab pertanyaan dengan baik saat proses verifikasi nanti," ujarnya.

Baca juga: Tiga Pelajar SMA Tarakan Lolos Tahap Verifikasi Paskibraka Tingkat Nasional, Berangkat Juni 2026

Menurutnya, kemampuan komunikasi dan kepercayaan diri menjadi aspek penting yang perlu diperkuat karena peserta akan menghadapi berbagai tahapan seleksi yang cukup ketat.

"Namanya anak-anak mungkin belum banyak pengalaman. Jadi saya minta dibimbing supaya tidak gugup. Tadi saya langsung berkoordinasi dengan guru BK. Kebetulan guru BK kami ada dua orang yang berlatar belakang psikologi. Saya minta anak ini didampingi dan diajarkan bagaimana menjawab pertanyaan dengan baik," tuturnya.

Untuk jadwal keberangkatan ke tahapan berikutnya, Nur Hidayah mengatakan pihak sekolah masih menunggu informasi resmi karena saat ini proses yang berjalan masih berupa pengiriman dan verifikasi berkas.

"Belum ada kepastian keberangkatan. Yang ada saat ini pengiriman berkas dan hasil pemeriksaan kesehatan. Kalau tidak salah batas akhirnya sampai tanggal 15 Juni bulan ini," katanya.

Lebih lanjut, Nur Hidayah mengungkapkan keberhasilan Zainal bukanlah pertama bagi SMA Hang Tuah Tarakan. Selama dirinya mengabdi di sekolah sejak 2005, sudah banyak siswa yang berhasil menembus seleksi Paskibraka tingkat nasional.

"Sejak saya mengajar di sini tahun 2005, sudah banyak anak-anak yang lolos sampai tingkat nasional. Sekitar enam sampai tujuh orang ada. Jadi memang potensi anak-anak di sini sangat besar," ujarnya.

Ia bahkan menegaskan target sekolah setiap tahun bukan hanya meloloskan siswa ke tingkat provinsi, melainkan hingga tingkat nasional.

"Kalau provinsi hampir selalu ada. Bahkan kadang lebih dari satu pasang. Tetapi target kami memang kalau bisa sampai nasional," tegasnya.

Menurut Nur Hidayah, faktor kesehatan dan kondisi fisik menjadi penentu utama dalam seleksi Paskibraka nasional. "Yang paling penting itu fisik dan kesehatan. Kalau soal baris-berbaris gampang dilatih. Psikotes dan pembentukan karakter juga bisa dibimbing. Tetapi kesehatan itu yang paling utama. Semua diperiksa secara detail, termasuk kondisi gigi, mata, dan postur tubuh," katanya.

PELAJAR SMA TARAKAN - Tampak tiga pelajar SMA Tarakan Kalimantan Utara terpilih mengikuti tahap verfikasi Paskiraka Tingjat Nasional.
PELAJAR SMA TARAKAN - Tampak tiga pelajar SMA Tarakan Kalimantan Utara terpilih mengikuti tahap verfikasi Paskiraka Tingjat Nasional. (ISTIMEWA)

SMA Hang Tuah Tarakan sendiri memiliki rekam jejak panjang dalam mencetak siswa berprestasi lolos Paskibraka hingga tingkat nasional.

 Pada tahun 2023, sekolah ini berhasil meloloskan Muhammad Rahmat sebagai anggota Paskibraka tingkat nasional. Sebelumnya, pada tahun 2010 terdapat Kun Prayogi Herlambang yang juga mengharumkan nama sekolah di tingkat nasional. 

"Kemudian pada tahun 2017, Wahyu Brata Kusuma turut menorehkan prestasi yang sama," pungkasnya.

(*)

Penulis: Andi Pausiah

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.