Laporan Wartawan Tribun-Papua.com, Melky Dogopia
NABIRE – Suasana euforia menjelang ajang Piala Dunia 2026 mulai terasa di Kabupaten Nabire, Provinsi Papua Tengah. Antusiasme masyarakat terhadap pesta sepak bola terbesar dunia ini membawa keberkahan tersendiri bagi para pedagang musiman yang berjualan di sepanjang Jalan Yos Sudarso, Kelurahan Oyehe, Distrik Nabire.
Menariknya, dari total 48 negara peserta Piala Dunia tahun ini, para pedagang mengungkapkan bahwa hanya ada lima negara yang menjadi favorit dan paling banyak dicari oleh pembeli lokal.
Lima negara yang atributnya berupa bendera serta jersey paling laris, baik dibeli maupun sekadar ditanyakan harganya, yaitu Argentina, Prancis, Senegal, Brasil, dan Portugal.
Hal tersebut diungkapkan sejumlah pedagang musiman saat ditemui di sepanjang Jalan Yos Sudarso, Nabire, pada Kamis (4/6/2026) siang.
Salah satu pedagang musiman, Dino Wali, mengatakan dirinya mulai membuka lapak sejak 24 Mei 2026 lalu.
“Namanya juga pedagang musiman, karena ada momen Piala Dunia 2026, jadi saya buka jualan ini,” ujar Dino.
“Sejak saya mulai berjualan akhir Mei sampai sekarang, jersey dan bendera dari negara Argentina, Prancis, Senegal, Brasil, dan Portugal paling banyak dicari,” tambahnya.
Selain kelima negara tersebut, Dino juga menyebut ada beberapa negara lain yang turut diminati meski tidak sebanyak yang utama.
“Ada juga yang menanyakan atribut negara Belanda, Jerman, Kroasia, Inggris, dan Spanyol. Walau tidak seramai yang lima negara itu, tapi tetap ada yang mencari,” jelasnya.
Bendera Argentina dan Brasil Jadi Favorit Pembeli
Senada dengan Dino, pedagang musiman lainnya bernama Sawan yang khusus menjual bendera berbagai ukuran juga merasakan lonjakan permintaan selama momen empat tahunan ini.
Sejak membuka lapak pada 28 Mei 2026, Sawan menyebut bahwa bendera Argentina, Prancis, Spanyol, Brasil, dan Senegal menjadi yang paling banyak dibeli.
“Dari yang hanya tanya harga sampai yang benar-benar beli, paling banyak itu untuk negara Argentina, Brasil, Prancis, Spanyol, dan Senegal,” ungkap Sawan.
Sementara itu, untuk bendera negara seperti Kroasia, Belanda, Portugal, Inggris, dan Jerman, Sawan mengatakan peminatnya masih tergolong sedikit.
“Ada juga yang tanya-tanya tentang negara lain, tapi jarang sekali yang jadi membeli,” ujarnya.
Hal senada juga diungkapkan oleh Arifin, pedagang jersey yang sudah berjualan di kawasan yang sama selama sepekan terakhir.
“Saya menjual jersey dari berbagai ukuran, juga bendera dengan harga yang berbeda-beda. Yang paling banyak laku itu dari negara Argentina, Brasil, Prancis, Senegal, dan Spanyol,” kata Arifin.
Harga Jersey dan Bendera Piala Dunia di Nabire
Bagi para penggemar sepak bola di Nabire yang ingin membeli atribut tim favoritnya, berikut daftar harga yang ditawarkan para pedagang:
Walaupun keuntungan harian tidak terlalu besar, para pedagang musiman ini tetap optimistis bahwa pendapatan selama berlangsungnya turnamen Piala Dunia 2026 akan cukup menjanjikan.
Mereka juga berharap agar momentum ini bisa menjadi inspirasi bagi para pemuda dan pelaku usaha lokal di Nabire untuk memanfaatkan peluang ekonomi positif, ketimbang terlibat dalam hal-hal yang merugikan masyarakat.