Inggris, Argentina, Prancis & 20 Jersey Terbaik di Piala Dunia 2026 - Peringkat Lengkap
Budi Santoso June 04, 2026 08:54 PM

Tinggal satu minggu lagi menuju ajang sepak bola terbesar di dunia, Piala Dunia 2026, yang akan dimulai pada 11 Juni. Jika kamu belum merasakan demam Piala Dunia, cara terbaik untuk memunculkannya adalah dengan melihat deretan jersey terbaik yang akan tampil di Amerika Utara musim panas ini.

Dengan format baru yang menampilkan 48 tim dan beberapa negara memilih untuk memiliki hingga tiga set jersey berbeda, akan ada lebih dari 100 desain seragam yang ditampilkan di Amerika Utara — jumlah yang kemungkinan menjadi rekor tersendiri.

Menjelang pekan pembuka turnamen, GOAL telah menyaring berbagai desain dari yang klasik hingga eksperimental untuk menghadirkan 20 jersey terbaik yang akan menghiasi turnamen musim panas ini.

Berikut daftar lengkapnya — disusun berdasarkan peringkat:

20. Senegal (kandang)

Banyak elemen yang terjadi di sini, tapi kami lebih menyukai itu daripada desain yang membosankan. Jersey kandang Senegal terinspirasi dari bus-bus yang dilukis tangan di ibu kota Dakar, dengan pola abstrak yang mencolok di seluruh permukaan. Sayangnya, PUMA memilih untuk menurunkan intensitas warnanya.

19. Aljazair (tandang)

Logo klasik 'Trefoil' dari adidas Originals kembali menghiasi jersey tandang mereka, menghadirkan nuansa retro yang kental. Jersey tandang Aljazair menampilkan garis bayangan halus, kombinasi hijau tua di bagian lengan, serta aksen merah yang menonjol. Penempatan nomor yang sedikit tidak simetris juga menjadi sentuhan menarik.

18. Pantai Gading (kandang)

Pantai Gading selalu tampil mencolok dengan warna oranye khasnya, dan PUMA meningkatkan levelnya untuk Piala Dunia kali ini. Jersey kandang Les Elephants menampilkan motif hewan di atas dasar oranye klasik dengan sentuhan hijau di sisi panelnya — melambangkan semangat persatuan bangsa terhadap sepak bola.

17. Jerman (tandang)

adidas memberikan sesuatu yang berbeda untuk jersey tandang Jerman, negara asal merek tersebut. Desainnya menggunakan warna dasar biru tua dengan aksen 'aqua-blue', memadukan nuansa dari era 1950-an hingga 1980-an. Pola chevron di seluruh tubuh menambah kesan dinamis.

16. Korea Selatan (kandang)

Desain jersey Korea Selatan dari Nike selalu berani, dan edisi 2026 tidak berbeda. Terinspirasi dari lanskap pegunungan dan pola harimau di atas warna merah 'lobal', desain ini menggambarkan kekuatan dan simbol nasional harimau yang siap menerkam lawan di Amerika Utara.

15. Inggris (kandang)

Apakah ini akan menjadi jersey yang membawa Inggris mengakhiri penantian 60 tahun untuk trofi besar di sepak bola putra? Nike menghadirkan nuansa retro yang kuat melalui desain yang terinspirasi dari jersey ikonik Umbro tahun 2000. Motif halus Three Lions muncul di seluruh kain, dengan nomor merah mencolok serta detail di kerah dan ujung lengan.

14. Kanada (kandang)

Sebagai salah satu tuan rumah, Kanada tampil memukau di kandang dengan jersey baru rancangan Nike. Desainnya menonjolkan simbol nasional, daun maple, yang diperbesar di bagian tengah dengan gradasi warna merah gelap di sekitarnya.

13. Yordania (ketiga)

Benar, beberapa negara memang memiliki jersey ketiga di Piala Dunia kali ini. Jersey ketiga Yordania dari Kelme tampil elegan dengan dasar hitam polos dan motif bunga halus di sebagian besar permukaannya. Semoga saja kita bisa melihatnya dipakai di lapangan.

12. Kongo (kandang)

Umbro tidak main-main dalam mendesain jersey kandang Republik Demokratik Kongo, yang kembali ke Piala Dunia untuk pertama kalinya sejak 1974 (saat masih bernama Zaire). Dengan warna biru dominan dan aksen pada kerah serta lengan, bagian dada menampilkan pola kuat yang terinspirasi dari kekuatan dan kelincahan macan tutul.

11. Spanyol (kandang)

Jersey kandang Spanyol dari adidas terlihat sederhana namun elegan, dengan warna biru tua pada bagian lengan yang kembali untuk pertama kalinya sejak awal 2000-an. Juara Eropa ini siap mendominasi dunia dengan desain yang dihiasi garis kuning tipis yang mencerminkan warna bendera nasional.

10. Qatar (kandang)

Mungkin tidak banyak yang menyangka, tapi kombinasi warna dan pola zig-zag halus pada jersey kandang Qatar menjadikannya layak masuk peringkat 10 besar. Warna marun khas dipadukan dengan trim putih sederhana dan motif vertikal di tengah yang terinspirasi dari bendera nasional.

9. Argentina (kandang)

adidas jarang gagal membuat jersey Argentina, dan edisi 2026 ini melanjutkan tradisi sukses tersebut. Desainnya tetap setia pada tiga garis vertikal biru langit khas, dengan logo 'Three Stripes' dan detail hitam. Sederhana namun menawan.

8. Argentina (tandang)

Dalam upaya mempertahankan gelar juara, jersey tandang Argentina tampil menakjubkan. Didominasi warna hitam dengan pola biru berputar yang terinspirasi dari seni tradisional negara tersebut, ditambah detail bunga dan tanaman menjalar yang memperkaya tampilan.

7. Kroasia (tandang)

Biasanya jersey kandang berwarna merah-putih yang jadi sorotan, namun Nike menciptakan karya modern dengan jersey tandang Kroasia. Desainnya menampilkan pola kotak-kotak khas di sisi dengan dua nuansa biru, sementara bagian tengah dibiarkan polos untuk logo dan nomor.

6. Swedia (tandang)

Swedia mungkin tampil sederhana di jersey kandang, tetapi versi tandangnya luar biasa. Desainnya berwarna biru tua dengan pola gelombang yang terinspirasi dari musik dan budaya Skandinavia era 1960-an dan 70-an — seperti ABBA. Salah satu jersey paling menawan di turnamen ini.

5. Prancis (kandang)

Desain baru Nike untuk tim nasional Prancis mungkin memicu perdebatan, tapi layak diapresiasi karena berani berbeda. Dengan kerah besar dan pola geometris gradasi, jersey ini memberikan nuansa retro yang belum pernah ditampilkan Nike untuk Les Bleus selama 16 tahun terakhir.

4. Jerman (kandang)

adidas menghadirkan nostalgia lewat jersey kandang Jerman yang terinspirasi dari desain akhir 80-an hingga awal 90-an. Warna bendera Jerman membentang di bahu hingga bertemu di tengah dada. Desain ini diharapkan mampu membawa kebangkitan Die Nationalmannschaft setelah beberapa turnamen mengecewakan.

3. Curaçao (tandang)

Negara terkecil yang lolos ke Piala Dunia, Curaçao, tampil berani dengan jersey tandang adidas. Menggunakan logo retro 'Trefoil', warna dasar kuning pucat berpadu dengan aksen biru tua serta tiga garis merah, hijau, dan oranye yang menarik perhatian.

2. Jepang (kandang)

Sepertinya tidak pernah ada desain buruk dalam kolaborasi adidas dan tim nasional Jepang, dan tahun ini pun sama. Terinspirasi dari template 'Teamgeist' pertengahan 2000-an, desain retro ini menampilkan grafis abstrak yang menggambarkan kabut di cakrawala saat laut bertemu langit — simbol keindahan alam Jepang.

1. Meksiko (kandang)

Apakah ini jersey yang akan mematahkan kutukan 'Quinto Partido'? Sebagai tuan rumah, Meksiko berharap bisa melangkah lebih jauh dari babak 16 besar seperti tahun 1970 dan 1986. Jersey kandang adidas mereka menampilkan motif tradisional dalam warna hijau tua di atas dasar hijau muda, yang menurut adidas merepresentasikan energi dan kebanggaan bangsa yang hidup dari sepak bola.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.