Tarian Penutup Cristiano Ronaldo di Piala Dunia, Akhir Perdebatan GOAT dengan Lionel Messi
Wahyu Gilang Putranto June 04, 2026 10:26 PM

 

TRIBUNNEWS.COM - Sosok Cristiano Ronaldo diprediksi akan menjadi salah satu pemain bintang yang menjalani last dance di Piala Dunia 2026.

Sejak pertama kali debut di Piala Dunia 2006, Ronaldo telah bermain sebanyak 22 kali bersama Portugal di turnamen tersebut.

Catatan 8 gol dan 2 assist menjadi kontribusi positif Ronaldo selama membela negaranya di ajang empat tahunan ini.

Sayangnya, Ronaldo belum pernah mampu membawa Portugal menjadi juara Piala Dunia dalam lima edisi yang telah dilakoni.

Alih-alih menjadi juara, pencapaian terbesar Ronaldo bersama Portugal di Piala Dunia ialah babak semifinal tahun 2006.

Sisanya, Portugal yang diperkuat Ronaldo kerapkali mengalami crash sebelum melaju jauh di fase gugur turnamen.

Termasuk edisi Piala Dunia 2022 yang berlangsung di Qatar, di mana langkah Portugal dijegal Maroko pada babak perempat final.

Sundulan Youssef En-Nesyri pada menit ke-42 menjadi satu-satunya gol penentu kemenangan Maroko, yang mengakhiri mimpi Ronaldo sekaligus Portugal di Piala Dunia edisi sebelumnya.

Kini tepat di Piala Dunia 2026, Ronaldo punya kesempatan terakhir untuk mewujudkan impian terakhirnya, memenangkan gelar turnamen ini.

TIMNAS PORTUGAL - Timnas Portugal pada Piala Dunia 2026 tergabung di Grup K bersama Kongo, Uzbekistan, dan Kolombia.
TIMNAS PORTUGAL - Timnas Portugal pada Piala Dunia 2026 tergabung di Grup K bersama Kongo, Uzbekistan, dan Kolombia. (Tribunnews.com via ChatGPT)

Jika menengok ke belakang, tepatnya ketika Ronaldo sedang diwawancara oleh Piers Morgan pada November 2025 lalu.

Ronaldo pernah mengatakan warisan yang telah ia ukir di dunia sepak bola, tidak akan ternodai, sekalipun dirinya tidak memenangkan Piala Dunia dalam kariernya.

Eks pemain Manchester United itu berpandangan memenangkan gelar Piala Dunia yang turnamennya hanya menggelar laga kurang dari sepuluh pertandingan terasa tidak adil.

Jika dikaitkan dengan status pesepakbola yang dianggap sebagai salah satu terbaik dunia maupun sepanjang masa.

"Jika anda bertanya kepada saya, Cristiano apakah memenangkan Piala Dunia adalah mimpi? Tidak, itu bukan mimpi," kata Ronaldo dalam podcast tersebut.

"Memenangkan Piala Dunia tidak akan mengubah nama saya dalam sejarah sepak bola, saya tidak akan berbohong,"

"Mungkin orang-orang akan berkata, Cristiano akan menjadi yang terhebat jika dia memenangkan Piala Dunia, saya tidak setuju, karena saya sudah memenangkan tiga gelar bersama Portugal,"

"Tentu saja anda ingin juara, karena ketika berkompetisi, anda ingin menang, tapi jujur bagi saya, itu tidak akan mengubah cara saya melihat berbagai hal terutama dalam hal sepak bola,"

"Untuk mendefinisikan apakah saya salah satu yang terbaik dalam sejarah? Apakah hanya cukup memenangkan satu kompetisi? 6 laga, 7 laga, apakah adil? Itu tidak adil," tukasnya.

Apa yang dikatakan Ronaldo mungkin bakal menimbulkan pro dan kontra.

Baca juga: Menjemput Trofi Piala Dunia yang Dirindukan: Bukan Cuma Ronaldo, Skuad Emas Portugal Berujung Juara?

Hanya saja, jika melihat apa yang sudah diukir Ronaldo sepanjang kariernya sebagai pesepakbola profesional.

Tak ada yang menyangkal, jika Ronaldo layak dianggap sebagai salah satu pemain terhebat yang pernah ada di dunia sepak bola.

Bagaimana tidak, berbagai capaian, rekor dan prestasi, baik di level klub maupun timnas, sudah hampir dilahap pemain berjuluk CR7 tersebut.

Di level klub, Ronaldo telah menjuarai kompetisi liga domestik, bersama klub yang pernah ia bela.

Saat memperkuat Sporting CP, gelar Piala Super Portugal pernah dipersembahkan Ronaldo pada tahun 2003.

Ketika pindah ke Manchester United, nama Ronaldo kian harum, karena di klub inilah, kariernya semakin diperhitungkan.

Raihan 12 trofi mampu diraih Ronaldo selama membela Manchester United.

Termasuk satu trofi Liga Champions, tiga gelar Liga Inggris, dua trofi Piala Carabao, satu trofi Piala FA, satu trofi Piala Dunia Antarklub dan satu trofi Community Shield.

Karier Ronaldo makin meroket saat ia memperkuat Real Madrid selama hampir sembilan tahun lamanya.

Yang paling mengesankan ialah saat ia menjadi juara Liga Champions sebanyak empat kali, bersama Real Madrid.

Ronaldo juga terhitung pernah memenangkan dua gelar Liga Spanyol, dua Copa Del Rey, dan dua Piala Super Eropa.

Pemain yang kini berusia 40 tahun itu juga pernah juara Piala Super Eropa (2x) dan Piala Dunia Antarklub (3x) bersama El Real.

Catatan gol Ronaldo bersama Real Madrid pun sangat fenomenal yakni 450 gol dan 131 assist dari 438 pertandingan.

Setelahnya, Ronaldo menikmati karier dengan pindah ke Juventus, Manchester United, sebelum akhirnya menetap di Al Nassr.

Terbaru, gelar Liga Arab Saudi yang selama ini diidamkan, akhirnya mampu dimenangkan Ronaldo bersama Al Nassr musim ini.

Ketika memperkuat Portugal di level internasional, Ronaldo juga sudah memenangkan tiga gelar yakni Euro (1x) dan UEFA Nations League (2x).

Alhasil jika ditotal, jumlah gelar yang dimenangkan rival abadi dari Lionel Messi itu yakni 36 trofi, baik di level klub dan internasional.

Prestasi Ronaldo kian mewah, karena ia sudah pernah memenangkan Ballon dOr sebanyak lima kali sepanjang kariernya.

Hanya saja, jika melihat warisan luar biasa tersebut, satu-satunya trofi bergengsi yang belum pernah dimenangkan Ronaldo ialah Piala Dunia.

Fakta itulah yang kerapkali membuat perdebatan GOAT antara Ronaldo dan Lionel Messi terasa tidak pernah habis untuk diperdebatkan.

Hal ini karena Messi sendiri sudah hampir menamatkan sepak bola dunia, termasuk telah memenangkan gelar Piala Dunia pada edisi 2022 lalu.

Alhasil, seandainya Ronaldo tidak bisa mengakhiri kariernya tanpa meraih gelar Piala Dunia.

Perdebatan status GOAT antara Ronaldo dengan Messi, jelas akan lebih condong ke La Pulga, karena perbedaan gelar Piala Dunia tersebut.

Sekarang atau Tidak, Pertaruhan Warisan Ronaldo di Piala Dunia 2026

Menyikapi perdebatan antara Messi dan Ronaldo yang tidak pernah ada habisnya.

Pendapat menarik disampaikan Bayu Ajianto, selaku Football Enthusiast sekaligus anggota Red Devils Jersey Collector (RDJC).

Bayu Ajianto yang juga merupakan penggemar Manchester United khususnya Cristiano Ronaldo berpandangan Piala Dunia 2026 akan menjadi pertaruhan penting bagi idolanya tersebut.

Berbekal skuad generasi emas Portugal, Bayu Ajianto merasa Ronaldo tentu ingin rekan setimnya bisa membantu Portugal memenangkan gelar perdana di ajang Piala Dunia.

"Istilah now or never bisa jadi tepat untuk menggambarkan sosok Cristiano Ronaldo di Piala Dunia 2026," kata Bayu Ajianto saat dihubungi Tribunnews, Kamis (4/6/2026) hari ini.

"Dirinya sadar betul bahwa timnas Portugal kini diisi pemain penting di setiap klubnya,"

"Jelas tidak ada alasan lagi untuk semua rekan Ronaldo untuk tidak berjuang sekeras mungkin demi pahlawan negara mereka, GOAT Cristiano," tambahnya.

Di Piala Dunia 2026, Portugal diketahui akan bersaing dengan Kongo, Uzbekistan dan Kolombia di Grup K.

Laga perdana yang dilakoni Portugal akan tersaji pada Kamis (18/6/2026) jam 00.00 WIB.

(Tribunnews.com/Dwi Setiawan)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.