TRIBUNPONTIANAK.CO.ID- Kecelakaan transportasi air terjadi di perairan Sungai Cina, Kecamatan Pulau Maya Karimata, Kabupaten Kayong Utara, Kalimantan Barat, pada Rabu malam, 3 Juni 2026.
Sebuah perahu motor yang mengangkut penumpang dilaporkan tenggelam setelah mengalami tabrakan dengan perahu motor lain di jalur perairan tersebut.
Meski sempat menimbulkan kepanikan di tengah malam, seluruh penumpang berhasil diselamatkan dalam kondisi selamat berkat proses evakuasi cepat yang dilakukan tim SAR gabungan.
Berdasarkan informasi yang diperoleh, kecelakaan melibatkan perahu motor rute Teluk Nipah menuju Cabang Andok dengan perahu motor lainnya yang melayani jalur Tanjung Nibung menuju Teluk Batang.
Danpos SAR Kayong Utara, Akhyar, menjelaskan bahwa insiden bermula ketika kedua perahu motor bertabrakan di wilayah perairan Sungai Cina.
Akibat benturan tersebut, salah satu perahu mengalami kerusakan cukup parah hingga menyebabkan kebocoran dan akhirnya tenggelam.
• Tragis, Lansia di Sambas Terluka Usai Diserang Saat Mengayuh Sepeda Pulang dari Masjid
Menurut Akhyar, nahkoda perahu sempat berupaya menyelamatkan para penumpang dengan mengarahkan perahu ke tepian sebelum kapal karam sepenuhnya.
Salah seorang penumpang kemudian berhasil meminta bantuan evakuasi kepada petugas SAR setelah kejadian berlangsung.
Mendapatkan laporan tersebut, Kantor SAR Pontianak langsung mengerahkan tim rescue dari Unit Siaga SAR Kayong Utara menuju lokasi kejadian.
Tim SAR diberangkatkan menggunakan Rigid Inflatable Boat (RIB) lengkap dengan peralatan evakuasi, perlengkapan medis, alat navigasi, dan perangkat komunikasi untuk mendukung operasi penyelamatan di tengah perairan malam hari.
Akhyar mengatakan tim rescue bergerak menuju lokasi sekitar pukul 22.26 WIB dan tiba di titik kecelakaan sekitar pukul 23.06 WIB.
Setibanya di lokasi, petugas langsung melakukan evakuasi terhadap seluruh penumpang yang berada di sekitar lokasi kejadian.
Sebanyak delapan penumpang berhasil ditemukan dalam keadaan selamat dan kemudian dievakuasi menuju Pelabuhan Teluk Batang menggunakan RIB milik Unit Siaga SAR Kayong Utara.
Seluruh korban selanjutnya diserahkan kepada keluarga masing-masing setelah dipastikan berada dalam kondisi aman dan tidak mengalami luka serius.
• Cekcok Berujung Maut di Singkawang Timur, Polisi Tetapkan Satu Tersangka
Tim SAR bersama para korban tiba di Pelabuhan Teluk Batang sekitar pukul 23.54 WIB. Setelah seluruh proses penyelamatan dinyatakan selesai, operasi SAR kemudian diusulkan untuk ditutup pada Kamis dini hari, 4 Juni 2026 sekitar pukul 00.10 WIB.
Seluruh unsur gabungan yang terlibat dalam proses evakuasi selanjutnya kembali ke satuan masing-masing setelah memastikan tidak ada korban lain dalam insiden tersebut.
Adapun delapan penumpang yang berhasil selamat dalam kecelakaan kapal tersebut yakni Yunus (60), Endang (52), Ata (55), Rehan (32), Nila Niarti (25), Nazril Hidayat (4), Reno (35), dan Marya.