SURYA.CO.ID, SURABAYA - PWNU Jatim menegaskan kesiapan penuh untuk mengikuti pelaksanaan Munas dan Konbes NU 2026 yang dikabarkan di Pondok Pesantren Al-Falah Ploso Kediri guna membahas berbagai persoalan strategis keagamaan.
Langkah taktis diambil setelah adanya petunjuk resmi organisasi guna mematangkan usulan tata kelola sebelum forum Muktamar bergulir.
Baca juga: PBNU Pastikan Munas-Konbes Digelar Pertengahan Juni 2026, Tentukan Arah Muktamar ke-35 NU
PWNU Jatim menegaskan masih menunggu arahan lebih jauh terkait pelaksanaan Munas dan Konbes NU 2026 yang dikabarkan bakal berlangsung di Pondok Pesantren Al-Falah Ploso Kediri.
Namun secara umum, PWNU telah siap untuk mengikuti agenda Munas dan Konbes NU mendatang.
Sebagaimana rencana sebelumnya, Munas dan Konbes ini bakal digelar pada Juni ini.
“PWNU Jatim sudah siap,” kata Sekretaris PWNU Jatim, Muhammad Faqih kepada SURYA.CO.ID saat dikonfirmasi dari Surabaya, Kamis (4/6/2026).
Diantaranya adalah usulan materi sudah disetorkan kepada PBNU via digdaya tepat pada tanggal 25 Mei 2026 lalu.
Kemudian, Tim PWNU Jatim yang ditugaskan hadir ke Munas Konbes juga sudah diterbitkan surat tugas.
“Jadi PWNU Jatim sudah ready for participate any time any where,” ungkap Faqih.
Munas dan Konbes merupakan agenda strategis sebelum Muktamar NU.
Lokasi pelaksanaan Munas dan Konbes NU di Pondok Pesantren Al-Falah Ploso Kediri ini sebelumnya terungkap melalui Surat dari Rais Aam PBNU KH Miftachul Akhyar perihal petunjuk dan instruksi terkait pelaksanaan Munas dan Konbes NU.
Dalam surat itu, disebutkan bahwa Munas dan Konbes NU digelar pada 20-21 Juni 2026.
Terkait lokasi, Kiai Miftah melalui surat itu menyampaikan bahwa setelah mempelajari dengan seksama laporan tim sukses lokasi, akhirnya memutuskan Ponpes Al-Falah Ploso sebagai lokasi.
Penentuan Ponpes Al-Falah Ploso Kediri sebagai lokasi ini juga disebut setelah mendapatkan pertimbangan dari aspek ruhaniah.
“Bahwa pilihan dan keputusan itu telah saya komunikasikan kepada yang terhormat Ketua Umum PBNU melalui pesan Whatsapp sejak tanggal 1 Juni 2026,” tulis Kiai Miftah dalam surat yang diteken ini.
Untuk selanjutnya, Kiai Miftah memberikan instruksi kepada panitia baik SC maupun OC untuk segera bekerja all out dan berkoordinasi dengan seluruh pemangku kepentingan untuk menyiapkan pelaksanaan Munas dan Konbes NU.
“Mudah-mudahan ikhtiar kita semua membawa kemaslahatan bagi Nahdlatul Ulama dan keridhaan Allah Swt,” tulisnya.