Laporan Wartawan Serambi Indonesia, Jafaruddin | Aceh Utara
SERAMBINEWS.COM, LHOKSUKON – Puluhan rumah warga di Kecamatan Cot Girek, Kabupaten Aceh Utara, dilaporkan mengalami kerusakan akibat angin kencang disertai hujan deras yang terjadi pada Kamis (4/6/2026) sekitar pukul 16.00 WIB.
Hingga malam hari, petugas masih melakukan pendataan dan rekapitulasi kerusakan untuk dilaporkan kepada Dinas Sosial Kabupaten Aceh Utara.
Cuaca ekstrem tersebut menerjang sejumlah gampong di Kecamatan Cot Girek, di antaranya Gampong Tempel, Alue Leuhob, Alue Drien, Bantan, Gampong Cot Girek, dan beberapa desa lainnya.
Data sementara menunjukkan puluhan rumah warga terdampak dengan kategori rusak berat, rusak sedang, dan rusak ringan.
Namun, jumlah pasti masih menunggu hasil pendataan yang dilakukan aparat kecamatan bersama perangkat gampong dan petugas terkait.
Baca juga: Perbaikan Puluhan Huntara Rusak Diterjang Angin Kencang di Aceh Utara Ditargetkan Tuntas Tujuh Hari
Salah satu rumah yang mengalami kerusakan parah berada di Gampong Tempel, milik Muhammad Amin (32).
Atap rumahnya diterbangkan angin kencang, sementara bagian depan dan belakang bangunan turut rusak akibat terpaan angin.
Di gampong yang sama, rumah milik Tihawa (70), seorang janda lanjut usia, dilaporkan roboh dan tidak lagi layak ditempati.
Akibatnya, ia bersama anak dan cucunya terpaksa mengungsi ke rumah kerabat terdekat.
Camat Cot Girek, Muhammad Kasim, S.Sos., yang turun langsung ke lokasi mengatakan bahwa pendataan masih terus dilakukan.
“Saat ini sedang pendataan, karena yang rusak berat, ringan dan sedang jumlahnya sekitar 30 lebih,” ujarnya, Kamis malam (4/6/2026).
Ia menambahkan, pihak kecamatan telah melaporkan kejadian tersebut kepada Pemerintah Kabupaten Aceh Utara agar warga terdampak segera mendapatkan bantuan darurat.
“Kami masih melakukan pendataan di sejumlah desa yang terdampak. Data kerusakan rumah akan direkap dan disampaikan kepada Dinas Sosial serta instansi terkait untuk penanganan lebih lanjut,” kata Muhammad Kasim.
Menurutnya, kerusakan yang terjadi bervariasi, mulai dari atap rumah yang rusak hingga bangunan yang roboh akibat kuatnya terpaan angin.
Meski menimbulkan kerugian material cukup besar, tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam peristiwa tersebut.
Pemerintah kecamatan mengimbau masyarakat untuk tetap waspada mengingat potensi hujan deras dan angin kencang masih berpeluang terjadi di wilayah Aceh Utara dalam beberapa hari ke depan.