TRIBUNBATAM.id, MEDAN - Video seorang ibu hamil yang ditendang pria diduga preman di kawasan Terowongan Tembung, Kota Medan, Sumatera Utara, viral di media sosial.
Peristiwa itu terjadi pada Rabu (3/6/2026) sekitar pukul 18.30 WIB dan memicu kecaman publik.
Dalam rekaman yang beredar, terlihat seorang pria mengenakan celana loreng menendang perut seorang perempuan yang sedang hamil.
Sementara seorang pria lainnya tampak memukul suami korban yang masih berada di atas sepeda motor.
Peristiwa tersebut bermula ketika Manongap Purba (34) bersama istrinya, Mulana Kartina Nainggolan (30), yang sedang mengandung hampir dua bulan, hendak melintas di terowongan bawah rel kereta api di Kecamatan Medan Tembung.
Saat itu, di lokasi sedang terjadi tawuran sehingga arus lalu lintas tersendat. Dua pria yang berada di lokasi disebut berperan mengatur kendaraan yang melintas.
Kasat Reskrim Polrestabes Medan AKBP Adrian Lubis mengatakan kedua korban diminta untuk tetap melaju melewati lokasi tawuran. Namun, Manongap menolak karena khawatir istrinya yang sedang hamil terkena lemparan batu.
"Ada tawuran di terowongan itu, jadi macet. Kedua pelaku ini jadi 'Pak Ogah' yang atur-atur jalan. Korban tidak mau maju karena istrinya sedang hamil," kata Adrian.
Penolakan tersebut memicu cekcok antara korban dan pelaku.
Saat istri korban mengeluarkan telepon genggam, salah satu pelaku diduga khawatir aksinya direkam dan kemudian viral di media sosial.
Situasi pun memanas. Salah satu pelaku diduga menendang perut korban yang sedang hamil, sementara pelaku lainnya memukul suami korban beberapa kali hingga helm yang dikenakannya terlepas.
Tak hanya itu, salah seorang pelaku juga sempat mengeluarkan pistol airgun dan menggunakannya untuk mengancam korban agar segera meninggalkan lokasi.
Korban akhirnya memilih melintas demi menghindari situasi yang semakin membahayakan.
"Terus datang satu lagi pelaku langsung menendang perut istriku. Setelah itu dia mengambil pistol dan mengancam kami," kata Manongap.
Beberapa saat setelah kejadian, istrinya mulai mengeluhkan nyeri pada bagian perut.
Keluarga kemudian membawa korban ke rumah sakit untuk menjalani pemeriksaan medis dan memastikan kondisi janin dalam keadaan baik.
"Ini istri lagi cek USG. Semoga baik-baik saja," ujar Manongap.
Sementara itu, polisi bergerak cepat setelah menerima laporan dan mengetahui video kejadian beredar luas di media sosial. Pada malam harinya sekitar pukul 23.00 WIB, dua pelaku berinisial Zulpikar (37) dan Zulyarham (46) berhasil diamankan.
Kanit Resmob Polrestabes Medan Iptu Bimo Setiadi mengatakan kedua pelaku ditangkap tidak jauh dari lokasi kejadian dan mengakui telah melakukan penganiayaan terhadap korban.
Saat ini, polisi masih mendalami kasus tersebut untuk proses hukum lebih lanjut.(*)
Sumber: Tribunmedan.com