TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Perhimpunan Usaha Taman Rekreasi Indonesia (Putri) Kota Samarinda kini memiliki pemimpin baru.
Namanya Saddam Husin, pengelola Taman Salma Shofa. Sosok pengusaha muda yang punya banyak cita-cita di industri pariwisata.
Ia menggantikan bos Rumah Ulin Arya, Sheila Achmad yang dalam 5 tahun masa kepemimpinannya, telah menorehkan banyak pencapaian.
Sedari pagi pada Rabu, 3 Juni 2026, dua puluhan pemilik dan pengelola destinasi wisata telah berkumpul di Aula Utama Kolam Ulin Arya, Jalan PM Noor, Samarinda.
Mereka duduk tenang, menyimak pemaparan tentang marketing pariwisata dari Tiara Bulan, seorang ekspertis komunikasi penjualan usaha hospitality.
Baca juga: Wisata Samarinda Rumah Ulin Arya jadi Lokasi Favorit Liburan Sekolah, Pengunjung Suka Mini Farm
Pelatihan tersebut ditutup pada jam makan siang.
Mendekati jam 2 siang, agenda utama hari itu, yaitu Musyawarah Cabang (Muscab) DPC PUTRI Samarinda dimulai.
Dibuka secara resmi oleh Kabid Pengembangan Pariwisata Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar) Kota Samarinda, Diana P Juliadi.
Kemudian melalui 3 sidang pleno, yakni pembacaan tata tertib, penjabaran laporan pertanggungjawaban (LPJ) dari pengurus inti periode 2022-2026, dan pembacaan rekomendasi program dari destinasi wisata anggota.
Hingga akhirnya pleno pamungkas, yakni pemilihan ketua baru dimulai setelah waktu salat Ashar.
Dalam penyaringan awal, terdapat 5 kandidat ketua yang dicatat presidium. Semuanya merupakan usulan dari anggota lain.
Kelimanya adalah Saddam Husin (Taman Salma Shofa), M. Khoiril (Agrowisata Kebun Ndesa), Venny (Jungle Water World), Resti Amalia (Naureen Mini Garden), dan Adita (Samarinda Theme Park).
Setelah melewati tahapan musyawarah, diputuskan 3 nama menjadi kandidat tetap, yang kemudian dilanjutkan ke pemilihan ketua, sekretaris, dan bendahara. Tiga nama tersebut adalah Saddam, Khoiril, dan Resti.
Hasilnya, Saddam mengantongi 100 persen dukungan dari para pemilik suara. Sementara pada pemilihan sekretaris dan bendahara, Khoiril meraih 60 persen dukungan sehingga berhak atas posisi sekretaris umum.
Sedangkan Resti (40 persen) mengisi posisi bendahara umum.
Penyelenggara acara, Ahmad Agus Arifin mengungkapkan bahwa proses muscab berlangsung lancar dan relatif cepat.
“Seluruh rangkaian muscab, dari seremoni pembukaan sampai penetapan ketua baru hanya memakan waktu 2,5 jam,” tuturnya.
Baca juga: Jelajah Hutan Gunung Guntur Balikpapan, Pacu Jantung di Jalur Cadas, Bonus Panorama Kota Minyak
Terkait dukungan masif untuk Saddam, ia mengaku hal itu bukan sesuatu yang mengejutkan. Mengingat sebelumnya bos Salma Shofa itu merupakan sekretaris umum yang cukup progresif.
Di bursa, nama paling favorit itu duo petahana, Sheila dan Saddam. Keduanya sangat dicintai anggotanya.
"Tapi karena Mbak Sheila memutuskan untuk tidak maju lagi. Otomatis atensi semua anggota tertuju pada Mas Saddam,” tuturnya. (*)