Istana Blak-blakan Bongkar Alasan Prabowo Pilih Nanik Deyang Gantikan Dadan: Sifatnya Sangat Strict!
jonisetiawan June 05, 2026 06:38 AM

 

TRIBUNTRENDS.COM - Perombakan besar di tubuh Badan Gizi Nasional (BGN) menjadi salah satu langkah penting yang diambil Presiden Prabowo Subianto dalam upaya memperkuat pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Di tengah sorotan publik terhadap tata kelola lembaga tersebut, muncul satu nama yang dipercaya mengemban tanggung jawab besar untuk memimpin BGN ke arah yang lebih baik, yakni Nanik S Deyang.

Penunjukan Nanik bukan tanpa alasan. Pemerintah menilai sosok yang sebelumnya menjabat sebagai Wakil Kepala BGN itu memiliki karakter kepemimpinan yang kuat, disiplin, serta memahami secara mendalam berbagai proses kerja yang selama ini berjalan di dalam lembaga tersebut.

Karakter itulah yang diyakini menjadi modal penting untuk melakukan pembenahan menyeluruh setelah pergantian pimpinan BGN.

Baca juga: Kejagung Tolak Sita Ribuan Motor Listrik MBG Meski Nilai Korupsi Dadan Cs Capai Triliunan, Alasannya

Dinilai Tegas dan Disiplin Menjalankan Aturan

Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi menjelaskan bahwa salah satu pertimbangan utama Presiden Prabowo dalam menunjuk Nanik sebagai Kepala BGN adalah sikapnya yang dikenal tegas dalam menjalankan aturan dan prosedur kerja.

"Kalau boleh dibilang sangat strict, sangat tegas terhadap yang kemarin kami sampaikan, kedisiplinan di dalam menjalankan SOP-SOP," ujar Prasetyo dalam jumpa pers di Istana, Jakarta, Kamis (4/6/2026) malam.

Menurut Prasetyo, ketegasan tersebut sangat dibutuhkan dalam upaya memperbaiki tata kelola BGN, terutama setelah pemerintah melakukan evaluasi menyeluruh terhadap kinerja lembaga tersebut selama satu setengah tahun terakhir.

Ia menilai, kepatuhan terhadap standar operasional prosedur merupakan fondasi penting agar seluruh program yang dijalankan BGN dapat berjalan sesuai tujuan dan memberikan manfaat optimal kepada masyarakat.

SOSOK NANIK S. DEYANG - Copot Dadan Hindayana, Presiden Prabowo Subianto tunjuk Nanik S. Deyang sebagai Kepala BGN, dulunya wartawan.
SOSOK NANIK S. DEYANG - Copot Dadan Hindayana, Presiden Prabowo Subianto tunjuk Nanik S. Deyang sebagai Kepala BGN, dulunya wartawan. (Dokumentasi/PT Pertamina)

Dipercaya Mampu Menjaga Kualitas Makanan MBG

Selain dikenal disiplin dalam menjalankan manajemen organisasi, Nanik juga dianggap memiliki komitmen kuat dalam menjaga kualitas makanan yang disalurkan melalui Program Makan Bergizi Gratis.

Aspek kualitas menjadi perhatian serius pemerintah karena program MBG merupakan salah satu program prioritas nasional yang menyasar jutaan penerima manfaat di berbagai daerah.

Dengan pengalaman yang dimiliki selama mendampingi pelaksanaan program tersebut, Nanik diyakini mampu memastikan standar kualitas makanan tetap terjaga sekaligus memperkuat pengawasan di lapangan.

Pemerintah berharap berbagai evaluasi yang selama ini muncul dapat menjadi bahan perbaikan agar program MBG semakin efektif dan tepat sasaran.

Baca juga: Purbaya Akui Adanya Tukar Guling Data dengan BPKP Demi Telusuri Jejak Aliran Dana Korupsi Dadan Cs

Sudah Memahami Seluk-Beluk BGN

Faktor lain yang menjadi pertimbangan Presiden adalah pengalaman Nanik selama menjabat sebagai Wakil Kepala BGN.

Menurut Prasetyo, pengalaman tersebut membuat Nanik telah memahami berbagai mekanisme kerja, tantangan, hingga kebutuhan organisasi yang harus segera dibenahi.

"Beliau kan sudah beberapa saat terakhir, beberapa bulan mengemban amanah sebagai Wakil Kepala Badan Gizi Nasional, sehingga kita meyakini beliau sudah cukup waktu untuk memahami seluruh proses atau kegiatan yang berjalan di Badan Gizi Nasional," kata Prasetyo.

Pemahaman yang mendalam terhadap kondisi internal lembaga dinilai akan mempermudah proses transisi kepemimpinan sekaligus mempercepat langkah-langkah perbaikan yang diperlukan.

Dibantu Dua Wakil Kepala Baru

Dalam menjalankan tugasnya sebagai Kepala BGN, Nanik tidak bekerja sendiri. Pemerintah juga menunjuk dua Wakil Kepala BGN baru untuk memperkuat jajaran kepemimpinan lembaga tersebut.

Keduanya adalah Agustina Arumsari dan Mayjen TNI Trenggono.

Kehadiran dua wakil kepala baru tersebut diharapkan mampu mempercepat proses reformasi internal sekaligus meningkatkan efektivitas pelaksanaan program-program yang menjadi tanggung jawab BGN.

Prasetyo menegaskan bahwa pemerintah ingin proses pembenahan dapat segera dilakukan sehingga berbagai catatan evaluasi yang muncul selama ini bisa segera ditindaklanjuti.

"Jadi itu beberapa dasar pertimbangan untuk kita minta ke beliau, yang kemudian dibantu oleh dua wakil yang baru untuk sesegera mungkin melakukan perbaikan-perbaikan dan pembenahan-pembenahan," imbuh Prasetyo.

Baca juga: Bancakan Dadan dkk Selama di BGN: Motor Listrik, Sepatu, Tablet, hingga TV 75 Inci yang Di-Mark Up

Tantangan Besar Menanti Kepemimpinan Baru

Penunjukan Nanik S Deyang menandai babak baru dalam perjalanan Badan Gizi Nasional. Harapan publik kini tertuju pada kepemimpinan baru yang diharapkan mampu memperkuat tata kelola organisasi, meningkatkan kualitas pelayanan, serta memastikan Program Makan Bergizi Gratis berjalan sesuai tujuan yang telah ditetapkan pemerintah.

Dengan pengalaman, pemahaman internal, dan karakter kepemimpinan yang tegas, Nanik dihadapkan pada tugas besar untuk mengembalikan kepercayaan publik sekaligus memastikan program strategis nasional tersebut dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Indonesia.

***

(TribunTrends/Kompas)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.