Delay 2 Jam, Ratusan Jemaah Haji Kloter 4 Akhirnya Tiba Di Kota Tasikmalaya
ferri amiril June 05, 2026 11:35 AM

 

Laporan Wartawan TribunPriangan.com, Jaenal Abidin 


TRIBUNPRIANGAN.COM, KOTA TASIKMALAYA - Sebanyak 441 jemaah haji asal Kota Tasikmalaya yang tergabung di kelompok terbang (kloter) 04 tiba di Gedung Da'awah Islamiyah (GDI) Kota Tasikmalaya, pada Jumat (5/6/2026) malam.

Adapun untuk ratusan jemaah haji ini tiba Gedung Da'wah Islamiyah (GDI) Kota Tasikmalaya, sekira pukul 22.55 WIB dengan disambut perwakilan keluarga dari masing-masing jemaah.

Proses kedatangan jemaah haji pun dijaga oleh petugas gabungan dari unsur Polri, Satpol PP dan Dishub Kota Tasikmalaya.

Sementara para jemaah yang tiba di Kota Tasikmalaya, nampak terlihat membawa berbagai oleh-oleh khas Arab Saudi, seperti boneka unta yang dikalungkan ke lehernya, air zamzam, makanan hingga lainnya.

Salah seorang jemaah haji, H Nanang Suhara menyampaikan rasa syukurnya usai bisa melaksanakan ibadah dengan lancar selama satu bulan penuh di tanah suci Mekkah.

Baca juga: Hanafi Resmi Dilantik Menjadi Pj Sekda Kota Tasikmalaya, Rangkap 2 Jabatan

"Alhamdulillah kami sudah sampai kembali ke Kota Tasikmalaya dengan selamat full tim kloter 04 KJT. Tidak ada yang tertinggal, semua sehat sehingga bisa kembali ke Kota Tasikmalaya," ungkap Nanang.

Nanang menjelaskan, selama pelaksanaan ibadah haji pelayanan Kemenhaj sangat baik, sehingga berlangsung tertib dan tertata di setiap kloter asal Kota Tasikmalaya.

"Intinya semua aktifitas relatif lancar. Tahun ini tidak ada yang hilang seperti tahun sebelumnya," jelas Nanang.

Namun, momen kebahagian ini sempat ada kejadian yakni para jemaah mengalami delay pesawat yang akan melakukan take off.

Seharusnya pesawat yang ditumpanginya bersama ratusan jemaah haji lainnya terbang pada pukul 18.30 menjadi pukul 20.30 waktu setempat, atau delay dua jam.

"Sempat delay, tapi Alhamdulillah kami sampai dengan selamat meskipun sedikit ada keterlambatan," ungkapnya.

Senada dikatakan, jemaah lain, Sony mengungkapkan, penyelenggaraan ibadah haji 2026 secara keseluruhan lebih baik dibanding tahun sebelumnya. 

Sony menyebut antrean dan kepadatan jemaah tidak sebanyak tahun lalu. Bahkan, tingkat jemaah meninggal dunia tahun ini sangat minim.

"Masukan bagi Kemenhaj kaitan dengan masalah makanan, memang makanan itu berlimpah banyak, cuma ini belum disesuaikan dengan selera Indonesia. Daging aja kayak yang direbus aja tidak ada rempah-rempahnya," kata Sony.(*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.