TRIBUNNEWSDEPOK.COM, BOGOR – Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Bogor kembali melanjutkan aksi nyata dalam mengedukasi publik terkait dunia jurnalistik.
Kali ini, program rutin Safari Jurnalis ke-3 Tahun 2026 sukses diselenggarakan di Kantor Kecamatan Sukajaya, Kabupaten Bogor, pada Kamis (4/6/2026).
Acara ini disambut antusias oleh berbagai elemen lokal. Terlihat hadir dalam agenda tersebut mulai dari unsur Forkopimcam Kecamatan Sukajaya, jajaran kepala desa, tokoh agama, tokoh pemuda, hingga masyarakat luas yang ingin memperdalam literasi mengenai industri media.
Baca juga: Perkuat Sinergi, PWI Kabupaten Bogor Gelar Safari Jurnalistik di Gunung Putri
Ketua PWI Kabupaten Bogor, Dedy Firdaus, menjelaskan bahwa Safari Jurnalis merupakan program rutin organisasi yang bertujuan mempererat hubungan antara insan pers, pemerintah, dan masyarakat sekaligus meningkatkan pemahaman tentang dunia jurnalistik.
Jejak Safari Jurnalis PWI Bogor Sepanjang 2026
Dedy memaparkan bahwa Kecamatan Sukajaya menjadi titik ketiga dari rangkaian safari yang mereka canangkan sepanjang tahun ini.
Pergerakan edukasi ini terus bergulir dari satu wilayah ke wilayah lain di Kabupaten Bogor.
“Ini adalah lokasi ke-3 Safari Jurnalis PWI Kabupaten Bogor tahun 2026, yang mana sebelumnya sudah kita laksanakan di Kecamatan Gunung Putri dan Kecamatan Cibinong. Alhamdulillah hari ini bisa kita laksanakan di Kecamatan Sukajaya,” ujar Dedy Firdaus.
Dedy juga menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Pemerintah Kecamatan Sukajaya yang telah memfasilitasi acara ini. PWI menegaskan komitmennya untuk membantu pembangunan daerah lewat keterbukaan informasi yang sehat.
“PWI Kabupaten Bogor siap berkolaborasi dengan seluruh stakeholder yang ada di Kecamatan Sukajaya untuk bersama-sama membangun komunikasi dan penyebaran informasi yang positif kepada masyarakat,” tambahnya.
Promosi Potensi Lokal
Merespons kehadiran para jurnalis, Pelaksana Tugas (Plt) Camat Sukajaya, Herman, memberikan apresiasi besar atas edukasi yang diberikan kepada jajaran aparatur pemerintahan tingkat kecamatan dan desa.
Di era digital saat ini, pemahaman jurnalistik dinilai sangat krusial agar masyarakat tidak mudah termakan arus informasi palsu atau hoaks.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada PWI Kabupaten Bogor atas pemahaman terkait jurnalistik yang diberikan kepada para stakeholder di Kecamatan Sukajaya,” ungkap Herman.
Lebih dari sekadar edukasi, Herman berharap sinergi ini membuka keran komunikasi yang lebih luas untuk mengenalkan kekayaan Sukajaya ke tingkat nasional.
Melalui publikasi media yang akurat, berbagai program pembangunan serta potensi unggulan daerah diharapkan dapat tersampaikan secara optimal kepada masyarakat Kabupaten Bogor maupun khalayak yang lebih luas.
Beberapa potensi unggulan di Kecamatan Sukajaya yang siap diangkat bersama pers antara lain sektor ariwisata, pertanian dan perkebunan, kebudayaan lokal hingga Program Pemberdayaan Masyarakat (PPM).