Babak Baru Kasus Dugaan Penganiayaan Erin, Eks ART Mau Damai dengan Syarat: Kembalikan Hak-hak Saya
Listusista Anggeng Rasmi June 05, 2026 02:44 PM

TRIBUNNEWSMAKER.COM - Perseteruan antara Rien Wartia Trigina dan mantan asisten rumah tangganya, Herawati, perlahan menunjukkan tanda-tanda menuju penyelesaian setelah sebelumnya menjadi perhatian publik.

Konflik yang sempat berujung pada laporan hukum dan saling tuding itu kini mulai memasuki fase yang lebih tenang.

Meski masih menyimpan luka batin dan trauma akibat peristiwa yang dialaminya, Herawati mengaku tidak menutup kemungkinan untuk berdamai.

Sikap tersebut muncul di tengah harapan agar persoalan yang selama ini berlarut-larut dapat diselesaikan tanpa memperpanjang konflik.

Kuasa hukum Herawati, Deolipa Yumara, menilai persoalan tersebut pada dasarnya masih bisa diselesaikan melalui jalan musyawarah dan itikad baik dari kedua belah pihak.

"Saya menganggap ini sebenarnya persoalan yang masih bisa diselesaikan secara baik. Jadi ini artinya adalah kesalahpahaman biasa antara pemberi kerja dengan pekerja," ujar Deolipa Yumara kuasa hukum Herawati di kawasan Kemang, Jakarta Selatan, Kamis (4/6/2025).

Pernyataan itu menjadi sinyal bahwa peluang perdamaian masih terbuka lebar apabila kedua pihak bersedia mencari titik temu.

Herawati pun menyampaikan bahwa dirinya tidak menyimpan keinginan untuk terus memperpanjang perselisihan yang telah menguras tenaga dan emosi tersebut.

Namun, ia menegaskan bahwa perdamaian harus dibarengi dengan langkah nyata berupa pengembalian hak-hak yang menurutnya masih tertahan.

KONFLIK MAJIKAN-ART - Ucapan ART picu amarah Erin, eks istri Andre Taulany ngamuk hingga pukul pakai sapu! (YouTube/Cumi-cumi)

Baca juga: Curhat ART Kabur dari Rumah Erin Usai Diancam Eks Istri Andre Taulany, Panjat Pagar 2 Meter: Takut

"Ya sebenarnya sih bersedia memaafkan, yang penting kan ada iktikad baiknya dari pihak sana, terus ya dikembalikanlah hak-hak saya," kata Herawati.

Wanita yang akrab disapa Hera itu kemudian mengungkap sejumlah barang pribadi dan hak yang hingga kini belum kembali ke tangannya, mulai dari telepon genggam, pakaian, dompet, hingga upah kerja yang disebut belum dibayarkan selama 28 hari.

"Saya mintanya ya haknya saya, kayak handphone, gaji yang 28 hari gitu, sama baju saya, dompet saya kan masih ada di sana semua," tegasnya, menandai bahwa jalan damai masih terbuka asalkan seluruh hak yang ia tuntut dapat dipenuhi.

DUGAAN PENGANIAYAAN - Erin mantan istri Andre Taulany dipolisikan setelah diduga aniaya ART.
DUGAAN PENGANIAYAAN - Erin mantan istri Andre Taulany dipolisikan setelah diduga aniaya ART. (Threads/@niadamanik7 | Instagram @erintaulany)

Baca juga: Curhat Erin, Ngaku Capek Usai Diperiksa Polisi Soal Dugaan Penganiayaan ART: Yang Penting Aman Semua

Peluang Damai

Sementara itu, kuasa hukum Herawati lainnya, Natalius Bangun, menyebut perdamaian hanya dapat terwujud apabila kedua pihak sepakat untuk saling mencabut laporan yang telah dibuat.

Selain itu, hak-hak kliennya juga harus dipenuhi sebagai bagian dari kesepakatan damai.

"Bilamana kemudian perdamaian yang dimaksud dapat disepakati, ya salah satunya tentu saling cabut laporan masing-masing, saling memaafkan, kemudian apa yang menjadi hak klien kami diberikan," ujar Natalius.

Meski membuka peluang berdamai, Herawati mengaku kondisi psikologisnya belum sepenuhnya pulih setelah persoalan tersebut mencuat ke publik.

"Sangat trauma saya. Takutnya dapat majikan yang main tangan lagi. Saya belum siap kerja sekarang. Terus kayak udah malu, kan dia udah main buka-bukaan di media kan tentang kejelekan saya," pungkas Herawati.

(Tribunnewsmaker.com/ Tribunnews.com/ Fauzi Alamsyah)

 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.