Cuaca Ekstrem di Sumut Robohkan 12 Tower Transmisi, Pasokan Listrik Sempat Terganggu
Ayu Prasandi June 05, 2026 02:54 PM

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN – Cuaca ekstrem berupa hujan lebat disertai angin kencang yang melanda Sumatera Utara pada Kamis (4/6/2026) malam menyebabkan kerusakan pada 12 tower transmisi listrik milik PT PLN (Persero). 

Kerusakan terjadi pada dua jalur transmisi, yakni Saluran Udara Tegangan Ekstra Tinggi (SUTET) 275 kV Galang–Simangkuk dan Saluran Udara Tegangan Tinggi (SUTT) 150 kV Tebing Tinggi–Sei Rotan.

Manager Komunikasi dan TJSL PLN Unit Induk Distribusi Sumatera Utara, Darma Saputra, mengatakan gangguan terjadi sekitar pukul 20.03 WIB akibat cuaca ekstrem yang melanda wilayah tersebut.

Pada jalur SUTET 275 kV Galang–Simangkuk, tower T18, T19, dan T20 dilaporkan roboh, sementara tower T17 dan T21 mengalami kerusakan berupa bengkok.

CUACA EKSTREM- Petugas PLN melakukan inspeksi dan penanganan darurat di lokasi tower transmisi yang rusak akibat cuaca ekstrem berupa hujan lebat disertai angin kencang di Sumatera Utara, Jumat (5/6/2026). Sebanyak 12 tower transmisi pada jalur SUTET 275 kV Galang–Simangkuk dan SUTT 150 kV Tebing Tinggi–Sei Rotan mengalami kerusakan, sehingga PLN mengerahkan personel dan peralatan untuk mempercepat proses pemulihan sistem kelistrikan. 
CUACA EKSTREM- Petugas PLN melakukan inspeksi dan penanganan darurat di lokasi tower transmisi yang rusak akibat cuaca ekstrem berupa hujan lebat disertai angin kencang di Sumatera Utara, Jumat (5/6/2026). Sebanyak 12 tower transmisi pada jalur SUTET 275 kV Galang–Simangkuk dan SUTT 150 kV Tebing Tinggi–Sei Rotan mengalami kerusakan, sehingga PLN mengerahkan personel dan peralatan untuk mempercepat proses pemulihan sistem kelistrikan.  (IST)

Sementara itu, di jalur SUTT 150 kV Tebing Tinggi–Sei Rotan, tower T77, T78, T79, T80, T81, dan T82 roboh.

Sedangkan tower T76 mengalami kerusakan berupa bengkok.

Akibat gangguan tersebut, sistem kelistrikan di sebagian wilayah Sumatera Utara sempat terdampak.

Namun PLN melakukan manuver sistem dan langkah pemulihan secara intensif sehingga pasokan listrik dapat dipulihkan secara bertahap.

“Melalui manuver sistem dan upaya pemulihan yang dilakukan secara intensif, pasokan listrik berhasil dipulihkan secara bertahap pada pukul 02.38 WIB,” ujar Darma dalam keterangannya, Jumat (5/6/2026).

Saat ini PLN mengerahkan seluruh personel dan peralatan untuk melakukan penanganan darurat.

Salah satu langkah yang dilakukan adalah pemasangan Tower Emergency (TE) guna mempercepat pemulihan jaringan transmisi yang terdampak.

Selama proses perbaikan berlangsung, PLN juga akan menerapkan manajemen beban di sebagian wilayah Sumatera Utara untuk menjaga keandalan sistem kelistrikan dan meminimalkan dampak pemadaman bagi masyarakat.

PLN menyatakan terus berupaya menjaga keandalan pasokan listrik dan akan menyampaikan perkembangan penanganan secara berkala melalui kanal komunikasi resmi perusahaan. 

(cr26/tribun-medan.com)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.