TRIBUN-SULBAR.COM, MAMUJU - Seorang jemaah haji asal Polewali Mandar (Polman), Sulawesi Barat, H. Abd Wahab (64), meninggal dunia di Makkah, Arab Saudi.
Jemaah yang tergabung dalam Kelompok Terbang (Kloter) UPG 19 itu dilaporkan wafat akibat penyakit bawaan yang dideritanya.
Ketua Kloter UPG 19, Tauhid, mengungkapkan almarhum memiliki riwayat penyakit diabetes.
Kondisi kesehatannya mendadak menurun setelah kadar gula darahnya melonjak hingga mencapai angka 550.
Baca juga: Ketua Kloter 19 Ungkap Penyebab Jemaah Haji Asal Polman Meninggal Dunia
Baca juga: Kabar Duka: Jemaah Haji Asal Sulbar Wafat di Tanah Suci Makkah
"Tadi malam saya dipanggil oleh teman PKD (Petugas Kesehatan Daerah) bahwa Pak Abdul Wahab lagi drop. Gulanya lagi tinggi, itu 550. Tinggi sekali," ujar Tauhid saat dikonfirmasi, Jumat (5/6/2026).
Sebelum kondisinya memburuk, almarhum sempat menyelesaikan ibadah tawaf bersama jemaah lansia lainnya pada Selasa (2/6/2026).
Saat itu, ia menjalankan ibadah menggunakan fasilitas kursi roda.
Tauhid mengatakan kondisi almarhum masih terlihat sehat dan komunikatif selama menjalani rangkaian ibadah.
Bahkan, sesaat sebelum dilarikan ke rumah sakit pada Kamis malam, almarhum masih sempat berbincang dan bercanda menggunakan bahasa Mandar.
"Saya tanya bagaimana perasaannya, beliau bilang, 'Saya tidak enak perasaan ini, Pak'. Tapi sempat diajak komunikasi, bahkan sempat beliau tertawa-tawa dengan bahasa Mandar," kenang Tauhid.
Namun, akibat kadar gula darah yang sangat tinggi, kadar oksigen dalam tubuh almarhum terus menurun hingga akhirnya tidak sadarkan diri.
Petugas kloter kemudian segera memanggil ambulans untuk membawa almarhum ke rumah sakit.
Setelah tiba di Rumah Sakit King Faisal, Makkah, tim medis langsung memberikan penanganan.
Baca juga: Daftar Hitam Imigrasi Arab Saudi, Jamaah Haji Sulbar Terpaksa Dipulangkan
Namun, sekitar 10 menit setelah berada di Unit Gawat Darurat (UGD), dokter menyatakan H. Abd Wahab telah meninggal dunia.
"Kami cuma bawa tadi malam, kurang lebih 10 menit di ruang UGD. Dokter rumah sakit langsung keluar menyampaikan bahwa beliau sudah meninggal," jelas Tauhid.
Berdasarkan waktu setempat, almarhum mengembuskan napas terakhir pada Kamis (4/6/2026) pukul 23.15 Waktu Arab Saudi (WAS).
Waktu tersebut bertepatan dengan Jumat dini hari waktu Indonesia.
Tauhid menyebut almarhum berpulang dalam keadaan tenang.
"Yang jelas beliau pergi ini, pergi dengan senyuman," pungkasnya. (*)