Jemaah Haji Asal Padang Lawas Utara Wafat di Mekkah, Total 4 Jemaah Sumut Meninggal di Tanah Suci
Ayu Prasandi June 05, 2026 02:54 PM

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN – Kabar duka kembali datang dari Tanah Suci. Seorang jemaah haji asal Kabupaten Padang Lawas Utara, Sumatera Utara, meninggal dunia setelah menjalani perawatan di rumah sakit di Mekkah.

Kasubbag Humas Kanwil Kementerian Haji dan Umrah Provinsi Sumatera Utara, Suci Ramadhani, menyampaikan jemaah yang wafat bernama Nurliana Mara Iman (59), anggota Kloter 09 KNO asal Kabupaten Padang Lawas Utara.

Menurut Suci, almarhumah meninggal dunia pada Kamis (4/6/2026) pukul 14.15 waktu Arab Saudi di Jiwar Care Health Hospital, Mekkah.

Sebelum meninggal dunia, Nurliana diketahui telah melaksanakan tawaf ifadah di sekitar Masjidil Haram. Namun saat berjalan kembali menuju hotel pada Senin (1/6/2026) sekitar pukul 13.40 waktu setempat, kondisinya mendadak memburuk.

“Jemaah mengalami cardiac arrest atau henti jantung ketika berjalan pulang menuju hotel setelah melaksanakan tawaf ifadah. Petugas kesehatan segera melakukan resusitasi jantung paru (RJP) sebelum jemaah dirujuk ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut,” ujar Suci Ramadhani, Kamis (4/6/2026).

Ia menjelaskan, pada 2 Juni 2026 pihak keluarga yang diwakili suami almarhumah telah menandatangani informed consent sebagai persetujuan tindakan medis berupa kateterisasi jantung.

Setelah menjalani tindakan tersebut, tim dokter menyampaikan bahwa kondisi jantung almarhumah mengalami banyak sumbatan sehingga prognosis kesehatannya dinilai buruk.

Meski telah mendapatkan penanganan intensif dari tim medis, kondisi Nurliana terus menurun hingga akhirnya dinyatakan meninggal dunia.

Berdasarkan keterangan medis, penyebab kematian almarhumah adalah cardiogenic shock, yakni kondisi ketika jantung tidak mampu memompa darah secara efektif ke seluruh tubuh akibat gangguan berat pada fungsi jantung.

Dengan meninggalnya Nurliana Mara Iman, jumlah jemaah haji asal Sumatera Utara yang wafat di Tanah Suci selama musim haji 2026 bertambah menjadi empat orang.

Sebelumnya, jemaah asal Kota Medan Kasiani (69) dari Kloter 08 KNO meninggal dunia pada 13 Mei 2026 akibat gangguan pernapasan. Kemudian Isron bin Baitul Nasution dari Kloter 06 KNO asal Kecamatan Panyabungan Barat, Kabupaten Mandailing Natal, wafat pada 27 Mei 2026.

Selanjutnya, Dra. Hj. Nadhirah binti Sirajuddin (66) dari Kloter 02 KNO asal Kabupaten Langkat meninggal dunia pada 29 Mei 2026 akibat penyakit jantung.

Sementara itu, proses pemulangan jemaah haji Debarkasi Medan masih terus berlangsung secara bertahap. Sejumlah kloter telah tiba di Tanah Air dan disambut keluarga di Asrama Haji Medan sebelum diberangkatkan ke daerah masing-masing. 

Kanwil Kementerian Haji dan Umrah Provinsi Sumatera Utara bersama petugas haji terus melakukan pemantauan guna memastikan seluruh proses pemulangan jemaah berjalan aman dan lancar.

(cr26/tribun-medan.com)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.