Daftar Kekayaan Ronald Arman Kepala Imigrasi Jakarta Barat yang Terjaring OTT KPK, Ini Isi Garasinya
Putra Dewangga Candra Seta June 05, 2026 05:32 PM

 

SURYA.co.id – Nama Ronald Arman Abdullah menjadi sorotan publik setelah Kepala Kantor Imigrasi Jakarta Barat tersebut terjaring dalam Operasi Tangkap Tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada Selasa (2/6/2026) malam.

Ronald diamankan bersama belasan orang lainnya dalam operasi yang dilakukan KPK.

Kasus ini menjadi perhatian karena selain menyangkut dugaan tindak pidana korupsi, publik juga mulai menyoroti laporan harta kekayaan yang pernah disampaikan Ronald melalui Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN).

Juru Bicara KPK Budi Prasetyo membenarkan adanya penangkapan tersebut. Hingga kini, tim penyidik masih melakukan pendalaman dan pengembangan kasus di sejumlah wilayah.

“Salah satunya itu (Kepala Kantor Imigrasi Jakarta Barat). Dalam progresnya, ada belasan orang yang diamankan dalam rangkaian kegiatan peristiwa tertangkap tangan kali ini,” kata Budi Prasetyo, di Gedung Merah Putih, Jakarta, Rabu (3/6/2026), dikutip SURYA.co.id dari Wartakota.

KPK Sita Mobil, Uang Tunai hingga Emas

KENA OTT -  Ronald Arman Abdullah, Kepala Kantor Imigrasi Jakarta Barat yang terjaring dalam Operasi Tangkap Tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), pada Selasa (2/6/2026) malam.
KENA OTT - Ronald Arman Abdullah, Kepala Kantor Imigrasi Jakarta Barat yang terjaring dalam Operasi Tangkap Tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), pada Selasa (2/6/2026) malam. (Kolase Tribunnews/jakartapusat.imigrasi.go.id)

Dalam operasi tersebut, KPK turut mengamankan sejumlah barang bukti yang diduga berkaitan dengan perkara yang sedang diselidiki.

“Dan juga barang bukti yang diamankan ada kendaraan, mobil, motor, dan juga barang bukti dalam bentuk uang tunai, valas ada USD dan SGD, dan juga ada dalam bentuk logam mulia emas,” ujar dia.

Budi menjelaskan, proses penyelidikan masih berlangsung dan tim KPK masih bergerak di sejumlah daerah.

“Saat ini tim beberapa masih bergerak di lapangan, jadi nanti kami akan update terus perkembangannya termasuk juga barang bukti-barang bukti yang diamankan, nanti kami akan update secara detail untuk jumlahnya,” tutur dia.

Sebelumnya, OTT KPK tersebut dikabarkan berkaitan dengan dugaan pemerasan dalam pengurusan izin Tenaga Kerja Asing (TKA). Wakil Ketua KPK Fitroh Rohcahyanto juga membenarkan adanya operasi tangkap tangan tersebut saat dikonfirmasi pada Rabu (3/6/2026).

Baca juga: Sosok Ronald Arman Kepala Imigrasi Jakarta Barat yang Terjaring OTT KPK, Eks Atase Imigrasi Den Haag

Harta Kekayaan Ronald Arman Abdullah Berdasarkan LHKPN

Di tengah proses hukum yang berlangsung, data LHKPN Ronald Arman Abdullah ikut menjadi perhatian publik.

Berdasarkan laporan yang disampaikan pada 22 Februari 2026 saat menjabat sebagai Kepala Kantor Imigrasi Jakarta Barat, Ronald melaporkan total harta kekayaan sebesar Rp2.195.233.000.

Jumlah tersebut merupakan akumulasi seluruh aset yang dimiliki setelah dikurangi utang sebesar Rp40 juta.

Aset Terbesar Berupa Tanah dan Bangunan

Dalam laporan LHKPN, aset terbesar Ronald berasal dari kepemilikan tanah dan bangunan dengan total nilai Rp1,3 miliar.

Rinciannya meliputi:

  • Tanah seluas 222 meter persegi di Kabupaten Belitung senilai Rp100 juta yang diperoleh dari hasil sendiri.
  • Tanah dan bangunan seluas 110 meter persegi/45 meter persegi di Kabupaten Badung, Bali, senilai Rp1,2 miliar yang diperoleh melalui hibah tanpa akta.

Nilai aset properti tersebut mencapai lebih dari separuh total kekayaan yang dilaporkan.

Memiliki Mitsubishi Pajero Sport

Pada kategori alat transportasi dan mesin, Ronald melaporkan satu unit kendaraan roda empat.

Kendaraan tersebut adalah Mitsubishi Pajero Sport 2.5 Exceed (4x2) tahun 2015 dengan nilai taksiran Rp218 juta.

Mobil tersebut dilaporkan diperoleh dari hasil sendiri.

Sementara itu, pada kategori surat berharga maupun harta bergerak lainnya, Ronald tidak melaporkan kepemilikan aset.

Simpan Kas Rp700 Juta

Selain aset properti dan kendaraan, Ronald juga melaporkan kepemilikan kas dan setara kas sebesar Rp700 juta.

Jumlah tersebut menjadi komponen terbesar kedua dalam struktur kekayaannya setelah aset tanah dan bangunan.

Selain itu, terdapat harta lainnya senilai Rp17,233 juta yang turut masuk dalam laporan kekayaan.

Berdasarkan rincian tersebut, total harta sebelum dikurangi utang mencapai Rp2.235.233.000.

Setelah dikurangi kewajiban berupa utang sebesar Rp40 juta, total kekayaan bersih Ronald tercatat Rp2.195.233.000.

Jika melihat komposisi LHKPN yang dilaporkan, kekayaan Ronald Arman Abdullah didominasi oleh aset properti dan kas.

Nilai tanah serta bangunan mencapai sekitar 59 persen dari total kekayaan bersih, sementara kas dan setara kas berkontribusi sekitar 32 persen.

Komposisi tersebut menunjukkan sebagian besar kekayaan Ronald tersimpan dalam bentuk aset jangka panjang dan dana likuid.

Namun demikian, data LHKPN hanya menggambarkan kondisi harta yang dilaporkan pada saat pelaporan dan tidak secara otomatis berkaitan dengan perkara hukum yang saat ini sedang ditangani KPK.

Siapakah Ronald Arman Abdullah? 

Ronald Arman Abdullah menjabat sebagai Kepala Kantor Imigrasi Jakarta Barat sejak Oktober 2025. 

Sebelumnya diamenjabat sebagai Kepala Kantor Imigrasi Kelas I Non TPI Jakarta Pusat pada 2024. 

Ronald juga pernah bertugas sebagai Atase Imigrasi di Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Den Haag pada 2021. 

Saat itu dia menggantikan Fahrul Novry Azman. 

Ronald diketahui memiliki latar belakang pendidikan yang relevan dengan bidang tugasnya.

Ia menempuh pendidikan Diploma 3 di Politeknik Imigrasi, lembaga pendidikan kedinasan yang mencetak sumber daya manusia profesional di bidang keimigrasian.

Selain itu, ia juga menyelesaikan pendidikan Sarjana Hukum, meskipun informasi mengenai perguruan tinggi tempat ia menempuh studi tersebut belum diketahui secara pasti.

Untuk jenjang pendidikan pascasarjana, Ronald meraih gelar Magister Administrasi Publik dari Universitas Pendidikan Nasional.

Ronald pernah diwawancara Warta Kota (grup surya.co.id) saat baru menjabat sebagai Kepala Kantor Imigrasi Jakarta Pusat.

Saat itu dia berjanji akan berusaha memberikan pelayanan yang optimal kepada masyarakat. 

“Selain memberikan pelayanan kepada masyarakat, saya akan memperkuat sinergitas bersama dengan pihak - pihak terkait," katanya, Sabtu (1/6/2024).

Ronald menyebut akan melanjutkan kebijakan yang telah disusun dan direncanakan dengan baik oleh pejabat sebelumnnya. 

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.