Laporan Wartawan Tribun Gayo Bustami | Bener Meriah
TribunGayo.com, REDELONG - Kepolisian Resor (Polres) Bener Meriah mengerahkan 153 personel untuk mengamankan pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak yang akan berlangsung besok, Sabtu (6/6/2026).
Pengarahan pasukan ini dipimpin oleh Kapolres Bener Meriah, AKBP Aris Cai Dwi Susanto dalam apel pergeseran pasukan yang digelar di Lapangan Tribrata Polres Bener Meriah, Jumat (5/6/2026).
Adapun apel pasukan tersebut bertujuan untuk memastikan pesta demokrasi tingkat desa tersebut berjalan aman, tertib dan kondusif.
Kapolres menegaskan kepada seluruh personel untuk menjaga netralitas dan profesionalisme selama menjalankan tugas di lapangan.
Ia menginstruksikan anggota agar tidak terlibat dalam politik praktis dan selalu berpedoman pada standar operasional prosedur (SOP).
"Karena kelancaran serta keamanan Pilkades merupakan cerminan dari profesionalisme Polri di mata masyarakat.
Sehingga seluruh potensi konflik harus dicegah sejak dini melalui pendekatan yang humanis," tegas Kapolres.
Dikatakan, ratusan personel yang dikerahkan tersebut terdiri dari personel pengamanan (PAM), perwira pengendali (Padal), dan perwira pengamat wilayah (Pamatwil).
Mereka akan disebar ke 141 Tempat Pemungutan Suara (TPS) yang tersebar di delapan wilayah hukum Kepolisian Sektor (Polsek) dan satu Pos Polsubsektor di Kabupaten Bener Meriah.
Secara rinci, kekuatan pengamanan ini melibatkan 135 personel Polres Bener Meriah, sembilan Pamatwil, dan sembilan Padal yang bertugas mengawal jalannya pemilihan di masing-masing kampung.
Kapolres mengingatkan pentingnya sinergitas antar-satuan, mulai dari tingkat Polsek, Polres, hingga Brimob demi menjaga kedisiplinan dan keselamatan bersama.
Kapolres juga meminta seluruh personel untuk mengedepankan patroli pencegahan dan pengamanan ketat di TPS agar masyarakat dapat menyalurkan hak pilihnya dengan aman dan damai.
Sekaligus menjaga nama baik institusi Polri hingga seluruh rangkaian tugas selesai.
Perlu diketahui, pesta demokrasi pemilihan Reje atau kepala desa di Kabupaten Bener Meriah akan diikuti oleh sebanyak 355 calon tersebar di 135 Kampung.
Sementara jumlah pemilih mencapai 61.934 pemilih yang terdaftar dalam Daftar Pemilih Tetap (DPT).
Plt Kepala DPMK Bener Meriah, Iwan Pasha mengungkapkan bahwa perhelatan ini sebenarnya sempat tertunda.
Dari jadwal semula pada Desember 2025 akibat bencana hidrometeorologi yang melanda daerah tersebut, hingga akhirnya diputuskan bergeser ke tanggal 6 Juni 2026.
Lalu untuk memfasilitasi puluhan ribu pemilih tersebut, pihak panitia telah menyiapkan 143 Tempat Pemungutan Suara.
"Untuk calon Reje mencapai 355 calon, tapi tetap kita pastikan akan berkompetisi memperebutkan simpati masyarakat secara sehat," katanya.
Sementara terkait logistik utama seperti surat suara, kotak suara, segel, dan bilik suara, Iwan menegaskan semuanya dipersiapkan secara matang oleh panitia kecamatan dan Panitia Pemilihan Reje (P2R) kampung dengan berpedoman pada Qanun Aceh Nomor 04 Tahun 2029 Pasal 30.
"Sebagai langkah pengawasan langsung, kita juga akan turun ke lapangan melakukan kunjungan kerja ke desa-desa saat hari pencoblosan nanti," demikian katanya. (*)
Baca juga: 355 Calon Reje di Bener Meriah Siap Bertarung, Ini Jadwal Pilkades
Baca juga: Imbas Jalan Rusak, Semen Langka dan Mahal di Bener Meriah
Baca juga: Kasus SPBU BUMDesma Rugikan Negara Rp1,4 M, Kejari Bener Meriah Resmi Tahan Satu Tersangka