Seekor Harimau Sumatera masuk ke kawasan permukiman warga di Dusun Aih Lukup, Desa Akang Siwah, Kecamatan Blangpegayon, Kabupaten Gayo Lues, Provinsi Aceh.
Satwa liar yang dilindungi tersebut, dilaporkan telah memangsa satu ekor anjing warga di Desa Akang Siwah, Jumat (5/6/2026).
Berdasarkan informasi yang dihimpun wartawan TribunGayo.com, aksi Harimau Sumatera tersebut sempat dilihat langsung oleh warga.
Menurut kesaksian warga, Harimau Sumatera tersebut menerkam satu ekor anjing peliharaan milik warga Desa Akang Siwah di bawah pohon kakao.
Harimau Sumatera yang berkeliaran disekitar permukiman warga tersebut, membuat warga Desa Akang Siwah mulai resah, terutama saat beraktivitas ke kebun.
Bahkan, dilaporkan saat ini warga juga mulai ketakutan untuk keluar dari rumah.
Pengulu Kute (Kepala Desa) Akang Siwah, Dhody kepada wartawan TribunGayo.com pada Jumat (5/6/2026), membenarkan bahwa satu ekor Harimau Sumatera berkeliaran di sekitar permukiman warga di Dusun Aih Lukup.
"Bahkan, Harimau Sumatera tersebut telah menerkam atau memangsa seekor anjing milik warga dan disaksikan langsung oleh warga tepatnya sebelum masuk waktu salat Jumat," ujarnya.
Lebih lanjut, Dhody mengatakan, saat ini warga telah diimbau melalui alat pengeras suara dari Masjid, agar selalu waspada saat beraktivitas di kebun maupun saat berada di luar rumah.
"Warga betul-betul sangat resah dan ketakutan atas penampakan dan berkeliarannya seekor Harimau Sumatera yang masuk dalam kawasan permukiman itu," katanya.
Menurutnya, beberapa hari sebelumnya, warga juga sempat melihat Harimau Sumatera berkeliaran di perkebunan warga Desa Akang Siwah.
"Namun hari ini satwa liar yang dilindungi itu telah masuk dan berkeliaran di permukiman warga," ungkapnya.
Dhody menjelaskan peristiwa tersebut telah dilaporkan kepada pihak terkait, yakni Resor Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Aceh Tenggara-Gayo Lues dan pihak Taman Nasional Gunung Leuser (TNGL) Gayo Lues
"Keresahan warga atas penampakan Harimau Sumatera yang berkeliaran di perkebunan maupun di permukiman warga di Desa Akang Siwah itu kini telah dilaporkan kepada pihak terkait dalam hal ini Resor BKSDA Aceh Tenggara-Gayo Lues dan pihak TNGL Gayo Lues," sebutnya.
Namun, lebih lanjut Dhody menjelaskan bahwa saat ini pihak BKSDA tengah menanganin kasus yang sama di kawasan perkebunan warga di Desa Simpur Kecamatan Ketambe, Kabupaten Aceh Tenggara.
Untuk itu, ia mengimbau warga untuk selalu waspada saat beraktivitas di luar rumah, terutama ke kebun.
"Warga diminta untuk saat ini agar selalu waspada baik saat keluar rumah maupun saat beraktivitas ke kebun, bahkan harus menjauh terutama di lintasan atau kawasan satwa liar yang sedang berkeliaran itu.
Hal itu untuk menghindari terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan sama sekali," pungkasnya. (*)