Iran Lontarkan Sumpah jika Zionis Lancarkan Serangan ke Beirut, Pihaknya akan Jadikan Israel Neraka
Hadiyya QurrataAyyuun June 05, 2026 07:57 PM

- Iran melontarkan sumpah terbarunya pada Jumat (5/6/2026) waktu setempat.

Di mana, jika Zionis melancarkan serangan ke Beirut, maka pasukan Iran akan menjadikan Israel seperti neraka.

Mengutip Al Mayadeen pada (5/6), sumpah itu dilontarkan oleh Anggota Dewan Penentu Kebijakan Iran, Mayor Jenderal Mohsen Rezaei.

Perlu diketahui di awal, ketegangan di Timur Tengah kian berada di ambang titik didih.

Iran secara terbuka melontarkan ancaman keras ke Israel, menyusul meningkatnya spekulasi mengenai potensi serangan militer Zionis ke wilayah Beirut, Lebanon.

Teheran menegaskan, langkah ceroboh apa pun dari Israel akan dibayar dengan balasan yang mematikan.

Rezaei menegaskan bahwa setiap kemajuan menuju wilayah pinggiran selatan Beirut, akan memicu respons yang keras.

Lantas dalam keterangannya, pihak Teheran menyatakan bahwa jika musuh berani mengambil langkah apa pun ke arah pinggiran selatan, maka hal itu sudah lebih dari cukup bagi Iran untuk mengubah bagian utara wilayah pendudukan Israel menjadi neraka.

“Cukup bagi musuh untuk mengambil langkah apa pun ke arah pinggiran selatan, bagi kita untuk mengubah bagian utara wilayah pendudukan menjadi neraka,” katanya, menambahkan bahwa kemampuan rudal Iran sepenuhnya siap untuk skenario seperti itu.

Ancaman ini bukan sekadar gertakan.

Pihak Iran menambahkan bahwa seluruh komando dan kemampuan rudal mereka saat ini berada dalam status siaga tertinggi.

Serta sepenuhnya siap untuk mengeksekusi skenario serangan balasan ekstrem tersebut.

Sementara itu, analis militer menilai bahwa wilayah utara Israel memang menjadi target paling rentan jika eskalasi ini benar-benar pecah.

Di mana, dengan dukungan persenjataan canggih, termasuk rudal balistik dan drone presisi tinggi, Iran bersama sekutunya di kawasan bersiap meluncurkan serangan multisektor yang belum pernah terjadi sebelumnya.

Sumpah Rezaei ini sekaligus menjadi peringatan keras bagi sekutu-sekutu Israel, termasuk Amerika Serikat.

Terutama, bahwa kawasan Timur Tengah bisa terseret ke dalam perang skala penuh jika lampu hijau diberikan kepada Zionis untuk membombardir Beirut.

Lebih dari itu, Rezaei juga membahas aliansi regional.

Dia mengatakan bahwa Qatar dan Arab Saudi "beradaptasi dengan realitas baru".

Juga, sambil mengkritik posisi Uni Emirat Arab, Bahrain, dan Kuwait, dengan mengklaim bahwa mereka masih sangat bergantung pada pengaruh AS.

Rezaei juga menuduh beberapa negara regional melakukan kerja sama di masa lalu dengan Saddam Hussein.

Serta memperingatkan bahwa koordinasi berkelanjutan dengan Israel akan membawa konsekuensi.

Rezaei bahkan mengatakan Teheran dapat "memberikan pukulan lain" kepada pendudukan Israel dan Amerika Serikat.

Tepat, jika kondisi semakin memburuk, kecuali jika apa yang ia sebut sebagai tuntutan Iran dipenuhi.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.