New Delhi: Neymar tidak ikut bepergian bersama skuad Brasil ke Cleveland untuk laga uji coba Piala Dunia FIFA melawan Mesir pada Sabtu, 6 Juni, menurut Konfederasi Sepak Bola Brasil. Asosiasi sepak bola negara tersebut menyatakan pada Kamis bahwa pemain berusia 34 tahun itu akan tetap berada di New Jersey untuk menjalani perawatan.
Pekan lalu, dokter tim mengungkapkan bahwa pemain berusia 34 tahun itu diperkirakan harus absen selama tiga minggu akibat cedera betis. Brasil akan menghadapi Maroko pada laga pembuka Piala Dunia 2026 di New Jersey, dan hingga kini belum dipastikan apakah Neymar akan pulih tepat waktu untuk tampil di pertandingan tersebut.
Pemanggilan Neymar ke dalam skuad berisi 26 pemain dianggap sebagai langkah berisiko karena riwayat cederanya dalam beberapa tahun terakhir. Ia merupakan pencetak gol terbanyak sepanjang masa Brasil dengan 79 gol, tetapi mengalami kesulitan setelah kembali dari cedera ligamen anterior (ACL) di lutut kirinya yang dialaminya pada Oktober 2023 dalam pertandingan kualifikasi Piala Dunia.
“Dia masih bisa meningkatkan kebugarannya hingga pertandingan pertama Piala Dunia. Dia memiliki pengalaman dalam kompetisi seperti ini, dicintai oleh tim kami, dan dapat menciptakan suasana yang lebih positif di dalam skuad,” ujar pelatih Carlos Ancelotti bulan lalu.
Neymar baru tampil dalam delapan pertandingan untuk Santos FC tahun ini, mencetak empat gol dan memberikan dua assist. Sesuai pedoman FIFA, tim diizinkan mengganti pemain yang cedera hingga satu hari sebelum pertandingan pembuka turnamen. Jika Neymar tampil, ini akan menjadi Piala Dunia keempat baginya.
Marquinhos akan memimpin Brasil di Piala Dunia
Awal pekan ini, Brasil menunjuk bek berusia 32 tahun, Marquinhos, sebagai kapten tim. Bek Paris Saint-Germain tersebut mengungkapkan rasa bangga dan kehormatannya menerima tanggung jawab tersebut.
“Anda akan teringat semua kapten legendaris yang pernah mengenakan ban kapten ini sebelumnya, jadi saya merasa sangat terhormat dan bahagia. Menjadi kapten bukan hanya soal mengenakan ban kapten dan bermain sepak bola. Ini jauh lebih dari itu,” ujarnya.
Setelah menghadapi Maroko, Brasil dijadwalkan melawan Haiti pada 20 Juni di Philadelphia dan Skotlandia pada 25 Juni di Miami.