Potret MBG di Kota Gorontalo: SMK Tridarma Tancap Gas, SMPN 2 Menanti Pekan Depan
Fadri Kidjab June 05, 2026 09:58 PM

 

TRIBUNGORONTALO.COM – Pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) di sejumlah sekolah di Kota Gorontalo saat ini menunjukkan potret yang beragam.

Di saat beberapa sekolah terus "tancap gas" menyalurkan makanan secara rutin tanpa kendala, sebagian sekolah lainnya masih harus bersabar menunggu kepastian jadwal lanjutan dari pihak penyelenggara.

Kondisi kontras ini salah satunya terlihat di SMK Tridarma Kota Gorontalo. Di sekolah tersebut, program pemenuhan gizi siswa ini tetap berjalan lancar sebagaimana biasanya.

Gurua sampai dengan sekarang. Tidak ada kendala apa-apa. Belum ada informasi untuk penghentian MBG," jelas Ina kepada TribunGorontalo.com, Jumat (5/6/2026).

 

"Masih adetapkan untuk menunjang aktivitas belajar mereka.

Selain SMK Tridarma, kelanjutan program MBG juga dirasakan di SMKN 1 Gorontalo dan SDN 76 Kota Tengah. Kepala SMKN 1 Gorontalo, Sumitro Kasim Panto, memastikan bahwa distribusi makanan di sekolahnya masih berlangsung normal.

Sementara di SDN 76 Kota Tengah, penyaluran makanan rutin dilakukan setiap pukul 09.00 WITA.

Sekolah ini sempat menghentikan sementara program tersebut, bukan karena kendala distribusi, melainkan karena adanya renovasi pada Sarana Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG). Setelah renovasi rampung, pembagian makanan pun langsung digenjot kembali.

Baca juga: Sempat Pulang dari Puskesmas, 1 Siswa Korban Dugaan Keracunan MBG di Gorontalo Dilarikan ke Klinik

SMPN 2 Kota Gorontalo Masih Menanti

MBG--Potret SPPG Limba U Satu Kota Selatan Kota Gorontalo, Senin (16/3/2026). Sumber foto: TribunGorontalo.com/Jefri Potabuga.
MAKAN BERGIZI GRATIS - Potret SPPG Limba U Satu Kota Selatan Kota Gorontalo, Senin (16/3/2026). Sumber foto: TribunGorontalo.com/Jefri Potabuga)

Pemandangan berbeda justru terjadi di SMP Negeri 2 Kota Gorontalo. Untuk sementara waktu, para siswa di sekolah ini belum bisa menikmati fasilitas MBG karena distribusinya sempat dihentikan.

Kepala SMP Negeri 2 Kota Gorontalo, Ronny Moh Harun, membenarkan adanya jeda dalam penyaluran makanan gratis tersebut.

"Untuk penyaluran MBG kemarin masih diberhentikan karena sesuatu hal," ujar Ronny.

Meski begitu, titik terang mulai terlihat. Pihak sekolah mengonfirmasi bahwa para siswa tidak akan menunggu terlalu lama lagi karena program ini dijadwalkan kembali bergulir dalam waktu dekat.

"Insyaallah informasi dari penyalur MBG akan lanjut minggu depan, khusus untuk kelas VII dan VIII," tambahnya.

Saat ini, pihak SMPN 2 Kota Gorontalo memilih untuk memastikan kesiapan jadwal resmi dari penyedia layanan terlebih dahulu, sebelum menyosialisasikannya kepada para siswa dan orang tua murid.

Dinamika yang terjadi di lapangan ini menunjukkan bahwa pelaksanaan MBG di Kota Gorontalo masih berlangsung secara bertahap, menyesuaikan dengan kesiapan teknis di masing-masing titik layanan.

Bagaimanapun, kelanjutan program nasional ini tetap menjadi hal yang paling dinantikan oleh pihak sekolah, orang tua, dan para siswa selaku penerima manfaat. (*)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.