Sering Dianggap Remeh, Aktivitas Bakar Sampah Ternyata Simpan Kandungan Zat Berbahaya
Jaisy Rahman Tohir June 05, 2026 10:53 PM

TRIBUNJAKARTA.COM - Pemahaman masyarakat terhadap pentingnya menjaga lingkungan hidup dinilai mulai mengalami pergeseran yang mengkhawatirkan.

Head of Program NGO Bicara Udara, Primadita Rahma Ekida, mengungkapkan pembakaran sampah masih menjadi persoalan serius di berbagai daerah, termasuk di kawasan Tangerang Selatan (Tangsel).

Banyak warga yang nekat membakar sampah tanpa menyadari bahaya yang mengintai.

Hal itu disampaikan Primandita dalam sebuah talkshow pada kegiatan MemBumi yang digelar di Taman Green Park Universitas Muhammadiyah Jakarta (UMJ), Jumat (5/6/2026).

​"Banyak masyarakat yang melakukan pembakaran sampah tanpa mengetahui kandungan berbahaya dari material yang dibakar," jelas Primadita.

Ia juga mengingatkan bahwa hubungan manusia dengan alam tidak dapat dipisahkan dari perannya sebagai khalifah yang bertanggung jawab menjaga kelestarian bumi.

"Setiap orang menghirup udara yang sama sehingga kualitas udara menjadi isu kesehatan yang harus mendapat perhatian serius," ujar dia.

Dekan Fakultas Pertanian Universitas Muhammadiyah Jakarta (UMJ), Sularno, mengatakan generasi masa depan memiliki tugas besar untuk terus meningkatkan kesadaran akan pentingnya pemeliharaan lingkungan dan penanaman pohon.

Menurutnya, penghijauan dan keberadaan tanaman masih sering dianggap hal sepele. Padahal ia menilai dampak kelalaian tersebut sangat besar terhadap kualitas lingkungan dan udara yang dirasakan saat ini.

"Generasi berikutnya memiliki tugas untuk meningkatkan kesadaran akan pentingnya pemeliharaan lingkungan dan penanaman pohon," kata Sularno.

Sularno mengungkapkan, rantai kehidupan manusia sebenarnya sangat bergantung pada sektor pertanian dan keberadaan tumbuhan di sekitar mereka.

Berdasarkan data yang diperoleh Sularno, sekitar 95 persen kehidupan manusia di bumi bergantung pada hasil pertanian.

"Tidak perlu menunggu melakukan hal besar. Mulailah dari langkah-langkah sederhana untuk melindungi lingkungan," ungkap dia.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.