TRIBUNGORONTALO.COM – Bupati Gorontalo, Sofyan Puhi, menghadiri kegiatan Apel Akbar Sabuk Kamtibmas yang diselenggarakan di halaman Markas Kepolisian Daerah (Mapolda) Gorontalo pada Jumat (5/6/2026) pagi.
Kehadiran Bupati menjadi bentuk komitmen nyata jajaran pemerintah daerah dalam mendukung sinergi demi terciptanya stabilitas keamanan wilayah.
Bupati Sofyan Puhi tiba di lokasi pelaksanaan pada pukul 08.16 WITA dan langsung diarahkan menuju ruangan khusus yang disediakan bagi para pejabat daerah serta tokoh masyarakat.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati Gorontalo tampak duduk bersebelahan dengan Bupati Bone Bolango, Ismet Mile.
Turut hadir pula di jajaran VIP, Gubernur Gorontalo Gusnar Ismail, Ketua DPRD Provinsi Gorontalo Thomas MT Mopili, Kapolda Gorontalo, serta Komandan Korem 133/Nani Wartabone.
Agenda Apel Akbar Sabuk Kamtibmas—singkatan dari Sambang dan Buka Komunikasi Kamtibmas—ini dipimpin langsung oleh Kapolda Gorontalo, Irjen Pol Widodo.
Diawali pembacaan ikrar Sabuk Kamtibmas oleh seluruh peserta sebagai bentuk dukungan penuh terhadap terciptanya lingkungan yang aman, tertib, dan nyaman.
Kegiatan ini merupakan momentum penting untuk memperkuat sistem keamanan berbasis komunitas sekaligus mendorong partisipasi aktif masyarakat dalam menjaga ketertiban di lingkungan masing-masing.
Saat diwawancarai, Kapolda Gorontalo menekankan pentingnya kolaborasi antara Polri, pemerintah daerah, dan seluruh elemen masyarakat.
Baca juga: DLH Kabupaten Gorontalo Dorong Konsep Zero Waste, Sebut Penanganan Sampah Tanggung Jawab Bersama
Menjaga keamanan bukan hanya menjadi tanggung jawab aparat kepolisian semata, melainkan tugas bersama seluruh lapisan masyarakat guna mewujudkan suasana yang tertib dan damai.
“Mengambil tema melalui kegiatan Sambang Buka Komunikasi Kamtibmas, kita tingkatkan sinergitas Polri dan masyarakat dalam memerhatikan stabilitas keamanan, guna mendukung program pemerintah demi terwujudnya situasi yang kondusif di Provinsi Gorontalo,” ungkap Widodo.
Kapolda juga mengingatkan semua pihak untuk senantiasa meningkatkan kewaspadaan terhadap berbagai potensi gangguan kamtibmas, seperti peredaran minuman keras, aksi penganiayaan, pencurian, kekerasan dalam rumah tangga (KDRT), hingga kasus pelecehan seksual terhadap anak.
Di sisi lain, Gubernur Gorontalo Gusnar Ismail menyambut baik dan memberikan apresiasi tinggi terhadap pelaksanaan apel akbar ini.
Menurutnya, program Sabuk Kamtibmas menjadi jembatan komunikasi yang sangat strategis antara komunitas masyarakat, pemerintah, dan institusi kepolisian.
“Kami sambut dengan antusias karena ini merupakan jembatan antara komunitas-komunitas masyarakat dengan pemerintah, termasuk di dalamnya dari kepolisian RI. Jadi, ini adalah sebuah langkah yang strategis untuk terus kita membina kondisi kamtibmas,” ungkap Gusnar.
Kegiatan ini diikuti oleh sedikitnya 755 warga yang merepresentasikan 16 elemen masyarakat sebagai wujud komitmen bersama dalam menjaga stabilitas keamanan di daerah.
Jalannya apel tersebut diakhiri dengan foto bersama para pemimpin daerah dengan peserta apel. (*)