TRIBUNWOW.COM - Svay Rieng FC kembali menjadi sorotan setelah jadi pesaing Persib Bandung di grup A ASEAN Club Championship.
Svay Rieng FC merupakan klub asal Kamboja didirikan pada 1997 oleh Jenderal Kamboja, Sao Sokha.
Terkini, kepemilikan Svay Rieng berada di bawah komando Dy Vichea.
Dalam beberapa tahun terakhir, Svay Rieng berkembang menjadi satu di antara kekuatan penting di Cambodian Premier League atau Liga Kamboja.
Tak cuma di Liga Kamboja, Svay Rieng juga patut diperhitungkan di kancah ASEAN.
Di bawah arahan Matthew McConkey, Svay Rieng menerapkan gaya permainan agresif dengan pressing tinggi serta transisi cepat.
Pendekatan ini membuat mereka mampu bersaing dengan klub-klub kuat dari Thailand, Vietnam, dan Singapura yang selama ini mendominasi kompetisi regional.
Meski menunjukkan perkembangan positif, konsistensi masih menjadi tantangan utama, terutama dalam menjaga fokus di momen-momen krusial pertandingan.
Dengan perkembangan yang terus meningkat sejak berdiri pada 1997, PKR Svay Rieng FC datang ke ASEAN Club Championship dengan ambisi untuk menembus fase gugur dan memperkuat statusnya sebagai salah satu klub yang sedang naik di kawasan.
Svay Rieng merupakan klub yang menjadi satu di antara klub tersukses di sepak bola Kamboja dengan kolekasi gelar yang cukup impresif di level domestik.
Hingga saat ini, Svay Rieng telah meraih 5 gelar Cambodian Premier League, yaitu pada musim 2012/2013, 2019, 2023/2024, 2024/2025, dan 2025/2026.
Selain itu, mereka juga sukses mengoleksi 6 gelar Cambodian Cup, yang diraih pada musim 2010/2011, 2011/2012, 2014/2015, 2016/2017, 2023/2024, dan 2025/2026.
Catatan ini memperkuat status Svay Rieng sebagai salah satu klub paling berprestasi di Kamboja.
Baca juga: Jadwal Drawing ASEAN Club Championship 2026/2027, Persib Bandung dan Borneo FC Bisa Satu Grup?
Svay Rieng FC dari Kamboja dan Persib Bandung dari Indonesia tercatat belum pernah bertemu di kompetisi resmi mana pun, baik di level domestik maupun turnamen Asia.
Hingga saat ini, tidak ada catatan pertemuan atau head-to-head antara kedua klub tersebut.
Jika keduanya bertemu di ajang ASEAN Club Championship, laga itu akan menjadi pertemuan perdana yang berpotensi menarik perhatian karena mempertemukan dua tim kuat dari kawasan Asia Tenggara.
(TribunWow.com/Peserta Magang dari STMIK Amikom Surakarta/Lifia Anggraini)