Ide John Herdman di Timnas Indonesia, Pakem 3 Bek, Penyerang Bebas Jemput Bola ke Tengah
Arif Tio Buqi Abdulah June 05, 2026 10:57 PM

TRIBUNNEWS.COM - Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, percaya diri dengan skema yang ia bawa dan terapkan untuk Garuda.

Setidaknya sudah tiga pertandingan di level senior Herdman selalu menggunakan pakem yang sama.

Ia memilih menurunkan tiga pemain belakang yang selalu kompak menjaga pertahanan.

Berjajarnya tiga bek tersebut sudah terlihat sejak timnas berhadapan dengan St. Kitts and Nevis, Bulgaria, dan kini Oman.

Untuk urusan personel, John Herdman belum terlalu terpaku.

Ia bisa menyesuaikan dengan kondisi tim lantaran Timnas Indonesia juga punya stok pemain belakang jempolan cukup banyak.

Baca juga: Timnas Indonesia dan Ole Romeny, Tujuan Utama Keluarga Kecil dari Bekasi Ini ke SUGBK

Mulai dari Rizky Ridho, Jay Idzes, Kevin Diks, Justin Hubner, dan Elkan Baggott yang mulai mendapatkan kepercayaan lagi dari timp pelatih yang baru.

Selain mengusung skema tiga bek, pelatih Herdman juga konsisten dengan salah satu pemain depannya.

Biasanya ia menempatkan tiga pemain depan, dengan rincian dua winger dan satu penyerang tengah.

Namun bagi penyerang tengah yang dipasang, ia tak akan berperan sebagai striker pada umumnya.

Ia sepertinya mendapatkan amanah untuk juga menyambut bola ke lini tengah sebagai jembatan penghubung antarlini.

Untuk saat ini, peran tersebut dimainkan dengan sangat baik oleh Ole Romeny.

UNGKAP PERSIAPAN TIMNAS - Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman saat diwawancarai terkait persiapan skuad Garuda jelang tampil pada dua laga FIFA Matchday kontra Oman dan Mozambik di Stadion Madya, Senayan, Jakarta, Senin (1/6/2026). Tribunnews/Abdul Majid
UNGKAP PERSIAPAN TIMNAS - Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman saat diwawancarai terkait persiapan skuad Garuda jelang tampil pada dua laga FIFA Matchday kontra Oman dan Mozambik di Stadion Madya, Senayan, Jakarta, Senin (1/6/2026). Tribunnews/Abdul Majid (Tribunnews.com/Abdul Majid)

Ole Romeny terus turun ke lapangan tengah untuk memancing pemain belakang lawan mengikutinya.

Pada pertandingan melawan Oman kali ini pun juga sama.

Ole kerap turun ke lini tengah untuk menjemput bola.

Sejauh ini, skema tersebut berjalan dengan sangat baik.

Para pemain Timnas Indonesia bisa mengeksekusi permintaan John Herdman itu juga dengan baik.

Mereka tak canggung bermain dengan skema 3-4-3 lantaran sudah pernah mendapatkan materi serupa saat masih bersama pelatih Shin Tae-yong.

Namun jelas ada yang berbeda dari pendekatan Shin Tae-yong dan John Herdman.

Herdman menekankan para pemainnya untuk aktif memberikan tekanan kepada lawan sejak bola masih berada di lini belakang lawan.

Hasilnya, timnas menjadi mendapatkan ruang lebih besar untuk mengembangkan permainan.

Sebagaimana yang terjadi saat melawan Oman di FIFA Matchday awal Juni ini.

Timnas Indonesia bisa dibilang tak mendapatkan ancaman berat dari sang lawan.

Padahal status Oman saat datang ke Stadion Utama Gelora Bung Karno cukup meyakinkan.

Mereka adalah tim berperingkat 79 dunia, sedangkan Timnas Indonesia berperingkat 122 dunia.

Namun perbedaan peringkat yang sangat jauh itu tak nampak di atas lapangan.

Timnas Indonesia bisa tampil dominan dengan mengontrol permainan dari lini belakang, tengah, dan depan.

Lini depan pun maksimal untuk menyelesaikan peluang yang didapatkan.

Segala kemajuan ini bisa menjadi modal yang baik bagi Timnas Indonesia di era John Herdman.

Pasalnya tantangan bagi timnas tak akan surut di masa mendatang.

Justru tantangan akan semakin besar dengan berbagai turnamen berbeda tingkatan akan dilakoni.

(Tribunnews.com/Guruh)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.