Portugal Incar Juara di Piala Dunia 2026, Pengamat Kepri Soroti Peran Cristiano Ronaldo
Dewi Haryati June 05, 2026 11:07 PM

KEPRI, TRIBUNBATAM.id - Portugal mengincar juara sekaligus menjadikan bintang timnas, Cristiano Ronaldo melengkapi gelar menjadi juara Piala Eropa 2016 dan Piala Dunia 2026.

Kegagalan yang dialami tim asuhan pelatih Martinez ini pada Piala Eropa 2004 dan Piala Dunia 2022, membayangi perjalanan tim berjulukan lima perisai tersebut atau Selecao das Quinas.

Ronaldo menjadi salah satu pemain tertua pada Piala Dunia kali ini. Usianya 41 tahun.

Perekrutan pemain yang biasa dipanggil dengan CR-7 itu, dinilai secara fisik maupun stamina sudah tidak maksimal untuk even Piala Dunia.

Pelatih Roberto Martinez menyebutkan, Ronaldo masuk tim bertujuan sebagai motivator tim dan panutan pemain lain. Mengingat pengalamannya mengikuti Piala Dunia sebanyak enam kali.

Pengamat Sepak Bola Kepri, Chris Triwinasis menyampaikan, pelatih berkebangsaan Spanyol tersebut menilai kehadiran Ronaldo sangat berpengaruh positif dalam tim.

Dengan Vitinha (PSG), Bruno Fernandez (MU) serta Joan Neves (PSG) sebagai pengatur lini tengah, menjadikan Portugal kuat dalam penyerangan.

Peran Leao (Milan), Ramos serta Neto sebagai trio pendobrak gawang lawan, tidak dipungikiri menjadi ancaman semua lawan yang akan dihadapi nantinya.

Bersama Kolombia, Uzbekhistan dan Republik Demokratik Kongo, Portugal berada dalam Grup K.

"Uzbekhistan wakil Asia merupakan tim dengan gaya Eropa serta kecepatan yang dimiliki menjadi modal untuk tampil perdana dalam Piala Dunia," katanya, Jumat (5/6/2026).

Disampaikannya, pelatih Cannavarro (Italia) memahami tipikal permainan Uzbekhistan. Pengalaman sebagai mantan pemain lini belakang menjadikan tim berjulukan serigala putih tersebut memiliki pertahanan yang solid.

Kolombia hadir dengan warna yang berbeda. Penampilan Luiz Diaz bersama Munchen cukup menjanjikan dalam menggedor pertahanan lawan.

Masih diperkuat James Rodriquez yang pernah bersinar pada Piala Dunia 2022 serta penjaga gawang Vargas, menjadikan tim asuhan pelatih Nestor Lorenzo (Argentina) tersebut diunggulkan lolos bersama Portugal masuk fase 32 besar.

Secara jadwal pertandingan, kelolosan wakil grup K memang akan ditentukan partai ketiga masing-masing tim pada tanggal 28 Juni, dengan partai yang digelar bersamaan yaitu Portugal vs Kolombia serta Uzbhekistan melawan Republik Demokratik Kongo.

"Secara peringkat baik Uzbhekistan maupun Rep D.Kongo beda tipis, jika Kongo peringkat 46, maka Uzbhekistan peringkat ke-50," katanya.

Jika kedua tim bertemu dengan hasil imbang, maka grup K meloloskan Portugal dan Kolombia ke babak selanjutnya. (TRIBUNBATAM.id/ Ronnye Lodo Laleng)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.