Akhiri Catatan Buruk 38 Tahun, Timnas Indonesia Menang Telak 3-0 atas Oman di FIFA Matchday
Tsaniyah Faidah June 06, 2026 12:07 AM

TRIBUNNEWSBOGOR.COM - Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, menepati janjinya untuk membawa skuad Garuda menciptakan sejarah baru.

Menghadapi Oman pada laga FIFA Matchday di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, Jakarta, Jumat (5/6/2026), Indonesia keluar sebagai pemenang.

Setelah unggul 2-0 pada babak pertama, Timnas Indonesia menambah satu gol lagi di paruh kedua. Skuad Garuda menutup pertandingan dengan kemenangan meyakinkan 3-0.

Hasil ini sekaligus mengakhiri rekor buruk Indonesia yang tidak pernah menang atas Oman selama 38 tahun.

Memasuki babak kedua, Herdman langsung melakukan perubahan taktik. Ia memasukkan Dony Tri Pamungkas untuk menggantikan Justin Hubner.

Berbeda dari babak pertama yang berlangsung agresif, Indonesia kini tampil lebih tenang dan sabar dalam membangun serangan.

Sebaliknya, Oman bermain lebih terbuka dan meningkatkan intensitas permainan mereka.

Ketegangan sempat terjadi di lapangan saat Nathan Tjoe-A-On terlibat perselisihan dengan pemain Oman.

Akibat insiden tersebut, gelandang Timnas Indonesia itu harus menerima kartu kuning dari wasit.

Pada menit ke-52, Herdman kembali melakukan pergantian pemain. Ia memasukkan Calvin Verdonk untuk menggantikan Beckham Putra.

Kehadiran Verdonk langsung mendapat sambutan meriah dari puluhan ribu suporter yang memadati SUGBK.

Gol Ketiga dan Rotasi Pemain

Tak lama setelah pergantian tersebut, Indonesia nyaris kebobolan akibat kesalahan antisipasi Rizky Ridho di area pertahanan.

Beruntung, sepakan pemain Oman masih terlalu lemah sehingga dapat diamankan oleh kiper Emil Audero.

Dony Tri Pamungkas yang dimainkan di sisi kanan juga langsung menunjukkan kualitasnya.

Pemain muda ini melepaskan tendangan keras dari luar kotak penalti yang memaksa kiper Oman melakukan penyelamatan.

Tekanan Indonesia akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-56. Berawal dari umpan silang Ivar Jenner, Ragnar Oratmangoen melepaskan sepakan yang sempat ditepis kiper Oman.

Bola muntah kembali jatuh ke kaki Ragnar yang tanpa kesulitan menceploskannya ke gawang untuk membawa Indonesia unggul 3-0.

Meski sudah unggul tiga gol, Herdman tetap mempertahankan pendekatan menyerang. Pada menit ke-65, ia menarik Nathan Tjoe-A-On dan memasukkan Yakob Sayuri guna menambah daya gedor tim.

Pertahanan Solid dan Akhir Laga

Di sisi lain, Oman tidak menyerah begitu saja. Harib Al-Saadi dan kawan-kawan terus berupaya membongkar pertahanan Indonesia melalui sejumlah peluang berbahaya.

Namun, penampilan gemilang Emil Audero di bawah mistar membuat setiap peluang tim tamu gagal berbuah gol.

Pelatih Oman, Tariq Sektioui, mencoba mengubah jalannya pertandingan dengan memasukkan tiga pemain baru pada menit ke-68.

Perubahan ini membuat Oman lebih berani memainkan bola-bola panjang dan meningkatkan tekanan ke pertahanan Indonesia.

Herdman merespons kondisi tersebut dengan melakukan rotasi pada menit ke-79. Saddil Ramdani, Matthew Baker, dan Mauro Zijlstra masuk menggantikan Ole Romeny, Ragnar Oratmangoen, dan Rizky Ridho.

Memasuki menit-menit akhir, kedua tim masih saling melancarkan serangan.

Namun, hingga wasit meniup peluit panjang, tidak ada gol tambahan yang tercipta. Skor 3-0 untuk kemenangan Indonesia bertahan hingga laga usai.

Putus Rekor Buruk 38 Tahun

Kemenangan ini terasa sangat spesial karena mengakhiri catatan buruk Indonesia atas Oman yang bertahan selama hampir empat dekade.

Sebelum laga ini, Indonesia dan Oman telah bertemu sebanyak enam kali.

Indonesia terakhir kali meraih kemenangan atas Oman pada ajang King's Cup tahun 1987 dan 1988.

Setelah itu, Indonesia bermain imbang 0-0 pada 2009 dan menelan tiga kekalahan beruntun, yakni 1-2 pada Kualifikasi Piala Asia 2011, 0-1 dalam laga persahabatan tahun 2011, serta 1-3 pada pertandingan persahabatan tahun 2021.

Kemenangan di bawah arahan John Herdman ini menjadi tonggak baru bagi Timnas Indonesia.

Hasil positif tersebut juga menjadi modal berharga menjelang laga FIFA Matchday berikutnya melawan Mozambik, yang akan digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno pada 9 Juni mendatang.

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.