Ketua Sinode GMIM Pdt Adolf Wenas: Apapun Pergumulan Kita Harus Bersatu
Ventrico Nonutu June 06, 2026 02:22 AM

TRIBUNMANADO.CO.ID - Rangkaian kegiatan Hari Persatuan Pria/Kaum Bapa Sinode GMIM tahun 2026 resmi dibuka.

Pembukaan kegiatan ditandai dengan ibadah agung yang berlangsung di Mission Centre GMIM di Jalan Ring Road kota Manado, Sulut, Jumat (5/6/2026). 

Ibadah dipimpin oleh Ketua Sinode GMIM Pdt Adolf Katuuk Wenas.

Sebelum dan sesudah khotbah,  Pdt Adolf Wenas memekikkan salam PKB GMIM. 

"PKB GMIM, kibarkan, kobarkan dan kabarkan," katanya. 

Dalam khotbahnya, Wenas meminta warga GMIM bersatu. 

"Apapun pergumulan torang musti bersatu, dengan bersatu maka pergumulan ini akan torang lewati bersama," kata dia. 

Wenas mengimbau umat untuk memperbanyak doa dalam menghadapi pergumulan. 

Ia menyinggung gerakan sejuta lilin yang baru baru ini dilaksanakan. 

"Mari kita banyak berdoa, hadapi dengan doa, mari kita sampaikan kasih," katanya. 

Dirinya mengimbau pria kaum bapa GMIM memotori persatuan. Sikap saling tolong menolong musti dikembangkan. 

"Mari torang saling baku baku bantu, banyak kekurangan tapi anugerah melengkapi kita," katanya. 

Ia menyinggung sikap sikap buruk seperti dinyatakan oleh orang Farisi maupun Yudas. 

Wenas mengajak semua pihak menolak sikap seperti itu. 

"Mari kita tolak bersama, sebaliknya kita angkat kebersamaan," katanya.

Dia mengapresiasi sikap dari Gubernur Sulut Yulius Selvanus dan Wagub Victor Mailangkay yang sangat mencintai GMIM. 

Salam Hangat dari Gubernur Sulut

Gubernur Sulut Yulius Selvanus menyampaikan salam hangat pada para peserta lewat sambutan yang disampaikan Wagub Victor Mailangkay pada sesi sambutan usai ibadah. 

"Saya menyampaikan salam hangat dari pak Gub," kata dia. 

Menurut dia, Gubernur juga adalah anggota kaum Bapa GMIM. 

Dia kini aktif di Gereja GMIM Eben Haezer. 

Terinformasi Yulius bakal ikut serta dalam kegiatan gerak jalan Jumat siang.

Wagub membacakan sambutan Gubernur. 

Yulius mengucapkan selamat merayakan Hapsa untuk para P/KB GMIM.

"Selamat merayakan Hapsa," katanya. 

Menurut dia, Hapsa tak sekedar perayaan.

Tapi juga momen penguatan spiritual yang berdampak luas. 

"Ini mempertegas komitmen pria kaum Bapa GMIM pada Gereja dan bangsa," katanya. 

Ia berharap para pria kaum Bapa dapat terus eksis, sebagai pilar Gereja dan juga pilar masyarakat. 

Di tengah tantangan dunia, sebut dia, pria kaum Bapa GMIM dapat memperkokoh iman serta berkarya menurut slogan kibarkan, kobarkan dan kabarkan.

"Kibarkan adalah kita kibarkan panji iman Kristen, kobarkan berarti kita giatkan semangat membangun Gereja dan berpartisipasi pad pembangunan daerah dan kabarkan berarti berikan kabar baik untuk dunia," katanya. 

(TribunManado.co.id/Art)

© Copyright @2026 LIDEA. All Rights Reserved.